اٰل عمران (Ali 'Imran)
Per AyatMushaf
۞
قُلْ
katakanlah
اَؤُنَبِّئُكُمْ
maukah aku beritakan kepadamu
بِخَيْرٍ
dengan yang lebih baik
مِّنْ
dari
ذٰلِكُمْ
demikian itu
ۗ
لِلَّذِيْنَ
bagi orang-orang yang
اتَّقَوْا
(mereka) bertakwa
عِنْدَ
di sisi
رَبِّهِمْ
Tuhan mereka
جَنّٰتٌ
surga
تَجْرِيْ
mengalir
مِنْ
dari
تَحْتِهَا
bawahnya
الْاَنْهٰرُ
sungai-sungai
خٰلِدِيْنَ
mereka kekal
فِيْهَا
di dalamnya
وَاَزْوَاجٌ
dan isteri-isteri
مُّطَهَّرَةٌ
yang disucikan
وَّرِضْوَانٌ
dan (mendapatkan) keridhaan
مِّنَ
dari
اللّٰهِ
Allah
ۗ
وَاللّٰهُ
dan Allah
بَصِيْرٌۢ
Maha Melihat
بِالْعِبَادِۚ
pada hamba-hambaNya
﴿١٥﴾
Katakanlah, “Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya, dan pasangan-pasangan yang suci, serta rida Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya.
308 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah (wahai rasul), ”maukah aku kabarkan kepada kalian tentang sesuatu yang lebih baik dari apa yang dijadikan indah bagi manusia di kehidupan dunia ini?” bagi siap saja yang senantiasa merasa diawasi oleh Allah dan takut azab Nya, tersedia surge-surga yang di bawah istana-istana dan pepohonannya mengalir sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan bagi mereka istri-istri yang bersih dari haid, nifas, dan akhlak yang buruk. Dan bagi mereka karunia yang lebih agung dari itu, yaitu menggapai keridhaan dari Allah.Dan Allah Maha mengetahui keadaan-keadaan mereka, dan dia akan memberikan balasan kepada mereka atas semua itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/1147-surat-ali-imran-ayat-15.html
Tafsir as-Sa'di
15. Kemudian Allah memberitakan tentang hal itu yaitu bahwasanya orang-orang yang bertakwa kepada Allah yang menegakkan penghambaan hanya kepadaNya, maka bagi mereka kesenangan yang lebih baik dari semua kenikmatan itu. Mereka akan mendapatkan berbagai bentuk kebaikan dan kenikmatan yang abadi yang belum pernah dilihat oleh mata, tidak pernah di dengar oleh telinga dan tidak pernah terlintas dalam benak seorang manusia pun.Dan bagi mereka keridhaan Allah yang merupakan perkara yang paling agung dari segala sesuatu, bagi mereka istri-istri yang suci dari segala kekurangan dan cacat, akhlak mereka baik, bentuk mereka sangat sempurna, karena peniadaan itu berkonsekuensi kepada hal yang bertentangan dengannya, oleh karena itu kesuciannya dari kekurangan menunjukkan kepada kesempurnaannya. “Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya,” maka Allah memudahkan setiap orang itu kepada apa yang telah diciptakan untuknya. Orang-orang yang bahagia, Allah memudahkan mereka dalam beramal untuk negeri yang abadi tersebut dan mereka menjadikan kehidupan dunia ini dan segala hal yang ada padanya untuk membantunya dalam beribadah kepada Allah dan taat kepadaNya. Sedangkan orang-orang yang sengsara dan yang berpaling, Allah membiarkan mereka melakukan perbuatan orang-orang yang sengsara dan mereka ridha terhadap kehidupan dunia, senang padanya, serta mereka menjadikannya sebagai tempat menetap mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/1147-surat-ali-imran-ayat-15.html
Tafsir Al-Wajiz
15. Wahai Nabi, katakanlah: “Apakah kalian ingin aku kabarkan tentang sesuatu yang lebih baik dari syahwat-syahwat itu, yaitu sesuatu yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang bertakwa yang taat dan menjalankan perintah Allah, serta menjauhi laranganNya, berupa surga-surga yang dibawah pepohonan dan rumah-rumahnya itu mengalir sungai-sungai. Mereka tinggal di sana selama-lamanya.Dan bagi mereka itu istri-istri yang disucikan dari kecacatan wanita di dunia seperti haid dan nifas. Keridhaan abadi dari Allah سبحانه وتعالى (bagi mereka), tidak ada kemurkaan setelah itu. Dan Allah itu Mengawasi urusan-urusan hambaNya, tidak ada satupun yang luput dariNya, sehingga Dia akan membalas setiap perbuatan dengan sesuatu yang layak”
Sumber: https://tafsirweb.com/1147-surat-ali-imran-ayat-15.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 14-15 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang hal-hal yang dihiasi untuk manusia di kehidupan dunia ini berupa berbagai jenis tempat berlindung, wanita dan anak-anak. Dimulai dengan wanita, karena godaan melalui mereka itu lebih kuat, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidaklah aku meninggalkan suatu fitnah setelahku yang lebih dahsyat bagi kaum laki-laki melebihi fitnah wanita” Adapun jika tujuannya adalah untuk menjaga kehormatan dan memiliki banyak keturunan, maka ini adalah hal yang diharapkan, diinginkan, dan dianjurkan. Sebagaimana yang teradapat dalam berbagai hadits tentang pentingnya pernikahan dan memperbanyak keturunan darinya. “Sebaik-baik umatku adalah yang yang paling banyak istrinya” dan sabda beliau, “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah isteri yang shalihah.Jika suaminya melihatnya, dia membuatnya gembira, jika memerintahkannya, maka dia taat, dan jika suaminya tidak ada di sisinya, dia menjaga dirinya dan hartanya.” Para mufasir berbeda pendapat tentang dengan ukuran “qinthar” kesimpulannya adalah bahwa itu adalah harta yang melimpah, sebagaimana yang diungkapkan oleh Adh-Dhahhak dan lainnya. Firman Allah سبحانه وتعالى, (dan binatang ternak) yaitu unta, sapi, dan kambing. (dan sawah lading) yaitu tanah yang diolah untuk ditanami Kemudian Allah berfirman, (Itulah kesenangan hidup di dunia) yaitu sesungguhnya semua ini adalah keindahan dan perhiasan kehidupan dunia yang fana dan berlalu. (dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)) yaitu sebaik-baik tempat kembali dan pahala.Oleh karena itu, Allah berfirman, (Katakanlah: "Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?") yaitu katakanlah kepada manusia, wahai Muhammad “Adakah yang ingin aku beritahukan kepada kalian sesuatu yang lebih baik daripada apa yang telah dihias untuk manusia di dunia ini yang berupa keindahan dan kenikmatan dunia yang pasti akan lenyap.” Kemudian Allah memberitahukan tentang hal itu.Dia berfirman, (Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai) yaitu pada sisi-sisinya mengalir sungai dari berbagai jenis minuman berupa madu, susu, khamr, air, dan lain sebagainya yang belum pernah dilihat oleh mata dan didengar oleh telinga, serta tidak pernah terlintas pada hati manusia (mereka kekal didalamnya ) yaitu mereka tinggal di sana selama-lamanya, dan tidak akan pindah kemana pun, (Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan) yaitu dari kotoran, noda, penyakit, haid, nifas, dan hal lain yang merendahkan wanita di dunia. (serta keridhaan Allah) mereka meraih keridhaan Allah sehingga Dia tidak akan marah kepada mereka setelah itu selama-lamanya. Oleh karena itu Allah berfirman dalam ayat lain dalam surah Bara’ah (Dan keridhaan Allah adalah lebih besar) itulah hal paling agung dari yang Dia berikan kepada manusia dari nikmat-nikmat yang terus menetap.Kemudian Allah berfirman, (Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya) yaitu Allah memberikan kepada setiap orang sesuai dengan kadar yang layak diberikan untuknya.
Sumber: https://tafsirweb.com/1147-surat-ali-imran-ayat-15.html
Informasi
Surat
اٰل عمران (Ali 'Imran)
Keluarga Imran — 200 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
15 dari 200 ayat
Juz
Juz 3
Halaman
Halaman 51
Ruku
Ruku 43
Manzil
Manzil 1
Hizb
Hizb 11 (21/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-308 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-3