الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Per AyatMushaf
قَالُوْا
mereka berkata
لَىِٕنْ
sesungguhnya jika
لَّمْ
kamu tidak
تَنْتَهِ
berhenti
يٰلُوْطُ
Hai Luth
لَتَكُوْنَنَّ
niscaya kamu adalah
مِنَ
dari/termasuk
الْمُخْرَجِيْنَ
orang-orang yang diusir
﴿١٦٧﴾
Mereka menjawab, “Wahai Lut! Jika engkau tidak berhenti, engkau termasuk orang-orang yang terusir.”
3099 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kaum Luth berkata kepada Luth, “Jika kamu tidak berhenti dari melarang kami dari menggauli kaum lelaki dan menilai tindakan itu buruk, wahai Luth, pastilah kamu benar-benar termasuk orang-orang yang akan diusir dari negeri kami.”
Sumber: https://tafsirweb.com/6577-surat-asy-syuara-ayat-167.html
Tafsir as-Sa'di
160-167 Dia (luth) berkata kepada mereka, dan mereka pun mengatakan seperti yang dikatakan oleh kaum-kaum sebelum mereka. Hati mereka serupa dalam kekafiran, maka serupa pula perkataan-perkataan mereka. Dan mereka, beserta perbuatan syirik yang mereka lakukan juga melakukan perbuatan keji yang tidak pernah dilakukan oleh seorang manusia pun sebelumnya.Maka lebih suka memilih mencabuli para laki-laki, (pencabulan) yang sangat menjijikan lagi sangat busuk, dan mereka tidak menyukai istri-istri mereka yang diciptakan untuk mereka, Karena sikap melampaui batas dan kezahliman mereka. Dan luth pun terus melarang mereka hingga “mereka menjawab, ’hai luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir,” yaitu dari negeri ini.
Sumber: https://tafsirweb.com/6577-surat-asy-syuara-ayat-167.html
Tafsir Al-Wajiz
167. Mereka menjawab: "Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti untuk melarang perbuatan kami, maka kamu benar-benar termasuk orang-orang yang akan diusir dari negeri kami”
Sumber: https://tafsirweb.com/6577-surat-asy-syuara-ayat-167.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 165-175 Setelah Nabi Luth melarang mereka melakukan perbuatan keji dan menggauli laki-laki, seraya membimbing mereka untuk mendatangi kaum wanita yang telah diciptakan Allah untuk mereka, maka tidak ada lain jawaban mereka melainkan berkata: (Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, hai Luth) yaitu dari apa yang kamu datangkan kepada kami itu (benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir) yaitu, kami akan membuangmu jauh dari kami. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan, “Usirlah Lut beserta keluarganya dari negeri kalian, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan) dirinya bersih” (56)) (Surah An-Nahl) Setelah nabi Luth melihat bahwa mereka tidak meninggalkan kebiasaan mereka, bahkan mereka terus menerus dalam kesesatannya, maka nabi Luth berlepas diri dari mereka seraya berkata: (Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatan kalian) yaitu tidak menyukainya dan tidak meridhainya. dan sesungguhnya aku berlepas diri dari perbuatan kalian.Kemudian dia berdoa kepada Allah untuk mereka: (Ya Tuhanku, selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan (169)) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Lalu Kami selamatkan Luth beserta keluarganya semua (170)) yaitu seluruh keluarganya (kecuali seorang perempuan tua yang termasuk dalam golongan yang tinggal (171)) Dia adalah istri nabi Luth yang sudah berusia tua dan berwatak jahat. dia tinggal dan ikut binasa bersama orang-orang dari kaumnya yang tinggal. Demikian juga telah disebutkan tentang mereka dalam surah Al-A'raf, surah Hud, dan surah Al-Hijr, yaitu ketika Allah memerintahkan kepada nabi Luth agar pergi dengan keluarganya di malam hari kecuali istrinya. Mereka tidak ada yang menoleh ke belakang ketika mendengar suara mengguntur yang menimpa kaumnya.Dan mereka bersabar menaati perintah Allah, lalu terus berjalan. Allah menurunkan azab yang menimpa kaum yang berdosa itu secara keseluruhan. Allah menghujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi.Oleh karena itu Allah berfirman: (Kemudian Kami binasakan yang lain (172) Dan Kami hujani mereka (dengan hujan batu), maka betapa buruk hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu (173) Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman (174) Dan sungguh, Tuhanmu, Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang (175))
Sumber: https://tafsirweb.com/6577-surat-asy-syuara-ayat-167.html
Informasi
Surat
الشعراۤء (Asy-Syu'ara')
Para Penyair — 227 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
167 dari 227 ayat
Juz
Juz 19
Halaman
Halaman 374
Ruku
Ruku 324
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 75 (149/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3099 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-26