اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
اَلَمْ
tidakkah
تَرَ
kamu memperhatikan
اِلَى
kepada
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اُوْتُوْا
(mereka) diberi
نَصِيْبًا
bagian
مِّنَ
dari
الْكِتٰبِ
Al Kitab
يُدْعَوْنَ
mereka diseru
اِلٰى
kepada
كِتٰبِ
kitab
اللّٰهِ
Allah
لِيَحْكُمَ
supaya ia menetapkan hukum
بَيْنَهُمْ
diantara mereka
ثُمَّ
kemudian
يَتَوَلّٰى
berpaling
فَرِيْقٌ
segolongan/sebagian
مِّنْهُمْ
diantara mereka
وَهُمْ
dan mereka
مُّعْرِضُوْنَ
(mereka) berpaling
﴿٢٣﴾
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang telah diberi bagian Kitab (Taurat)? Mereka diajak (berpegang) pada Kitab Allah untuk memutuskan (perkara) di antara mereka. Kemudian sebagian dari mereka berpaling seraya menolak (kebenaran).
316 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Apakah kamu sudah melihat (wahai Rasul) suatu yang lebih mengherankan dari keadaan orang Yahudi yang telah Allah berikan kepada mereka kitab (Taurat), lalu mereka mengetahui bahwa apa yang kamu bawa adalah merupakan kebenaran, mereka diseru kepada ayat-ayat yang ada di dalam kitabullah (yaitu al-qur'an) supaya memutuskan perkara yang mereka perselisihkan, maka jika tidak sesuai dengan keinginan hawa nafsu mereka, kebanyakan dari mereka menolak hukum-hukum Allah, sebab sudah kebiasaan mereka berpaling dari kebenaran?

Sumber: https://tafsirweb.com/1155-surat-ali-imran-ayat-23.html

Tafsir as-Sa'di

23-25. Maksudnya, tidakkah anda perhatikan dan heran terhadap mereka, “orang-orang yang telah diberi bagian yaitu al-Kitab (Taurat)”, dan “mereka diseru kepada kitab Allah” yang membenarkan apa yang diturunkan Allah kepada Rasul-rasulNya, “kemudian sebagian dari mereka berpaling, dan mereka selalu membelakangi” dari mengikuti kebenaran. Seolah-olah dikatakan, apa pendorong mereka berpaling seperti itu, padahal mereka adalah orang-orang yang paling berhak untuk mengikuti dan paling mengetahui hakikat dari apa yang dibawa oleh nabi Muhammad?Lalu Allah menyebutkan dua sebab dari hal itu: Pertama, rasa aman dan persaksian mereka yang batil lagi diri mereka sendiri akan keselamatan dan bahwa neraka itu tidaklah akan menyentuk mereka kecuali hanya beberapa waktu saja yang mereka tentukan menurut hawa nafsu mereka sendiri yang rusak. Seolah-olah pengaturan kepemilikan kembali kepada mereka, di mana mereka berkata, "Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani”. QS- Al-Baqarah: 111- Telah diketahui bahwa hal ini merupakan angan-angan kosong yang batil secara syari maupun akal.Kedua, bahwasanya mereka ketika mendustakan ayat-ayat Allah dan membuat kebohongan atasnya, setan menghiasi perbuatan-perbuatan mereka yang buruk, dan mereka terpedaya oleh hal tersebut, hingga Nampak oleh mereka bahwa itu merupakan sesuatu yang benar, (dan itu adalah) sebagai suatu hukuman atas keberpalingan mereka dari kebenaran, oleh karena itu, bagaimanakah kondisi mereka ketika Allah mengumpulkan mereka pada Hari Kiamat nanti? Di mana Allah akan memberikan balasan akan perbuatan manusia dan berlakulah keadilan Allah terhadap hamba-hambaNya. Saat itu tidaklah perlu ditanya lagi tentang siksaan yang akan mereka rasakan, kebaikan dan pahala tidak mungkin didapatkan.Dan itu adalah karena tindakan yang diperbuat oleh tangan mereka sendiri, dan tidaklah Tuhanmu itu berlaku zhalim terhadap hamba-hambaNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/1155-surat-ali-imran-ayat-23.html

Tafsir Al-Wajiz

23 Wahai Nabi, tidakkah kamu memperhatikan orang-orang yang telah diberi bagian dari kitab Taurat? Mereka adalah para pendeta Yahudi. Mereka diseru untuk menjalankan perintah Taurat dan menetapkan hukum tentang apa yang mereka perselisihkan.Dalam Taurat terkandung hukum untuk menyelesaikan perselisihan mereka. Namun sebagian dari mereka berpaling dari seruan yang ditujukan kepada mereka, padahal mereka tahu bahwa seruan itu benar. Mereka enggan untuk mendengarkan.Mereka telah keliru dengan menganggap bahwa mereka hanya akan merasakan sedikit siksa neraka saja. Ayat ini turun ketika orang-orang Yahudi mengklaim bahwa Nabi Ibrahim adalah Yahudi. Maka Rasul menjawab : Kemarilah, lihatlah kembali pada Taurat, Taurat telah ada di tangan kami dan juga kalian, Kemudian Allah menurukan ayat ini dari awal hingga akhir ayat berikutnya

Sumber: https://tafsirweb.com/1155-surat-ali-imran-ayat-23.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 23-25 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menolak tegas tuduhan orang-orang Yahudi dan Nasrani yang mengklaim bahwa kitab-kitab yang ada pada mereka, yaitu Taurat dan Injil. Ketika mereka diajak untuk mengambil hukum kepada apa yang ada dalam kandungan kedua kitab itu berupa ketaatan kepada Allah sesuai dengan apa yang Dia perintahkan dalam kitab-kitab tersebut, berupa mengikuti ajaran nabi Muhammad ﷺ, mereka justru berpaling dan menolak kandungan kedua kitab itu. Hal ini bertujuan untuk mencela mereka dan ejekan terhadap ketidaksesuaian dari apa yang mereka sebutkan dengan kekeras kepalaan mereka.Kemudian Allah berfirman, (Hal itu adalah karena mereka mengaku: "Kami tidak akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang dapat dihitung") yaitu keberanian mereka dalam mengingkari kebenaran dan sangkaan mereka kepada Allah dalam klaim mereka atas diri mereka sendiri bahwa mereka akan disiksa di neraka hanya selama tujuh hari dalam seribu tahun di dunia.Pembahasan mengenai hal ini telah disebutkan sebelumnya dalam surah Al-Baqarah. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman (Mereka diperdayakan dalam agama mereka oleh apa yang selalu mereka ada-adakan) yaitu mereka tetap kokoh pada agama mereka yang bathil, dan terhadap sesuatu yang mereka gunakan yang menipu diri mereka sendiri berupa sangkaan bahwa neraka tidak akan menyentuh mereka karena dosa-dosa mereka kecuali hanya beberapa hari saja. Mereka adalah orang-orang yang telah mengada-adakan klaim ini untuk diri mereka sendiri dengan sengaja.Allah belum menurunkan hukumannya karena hal itu, Allah berfirman seraya mengancam dan memberikan peringatan kepada mereka (Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya) yaitu bagaimana keadaan mereka sedangkan mereka telah mengada-adakan hal itu kepada Allah, mendustakan para rasulNya, membunuh para nabiNya, dan ulama’ dari kaum mereka yang memerintahkan kepada kebaikan dan mencegah dari kemunkaran?Allah akan meminta pertanggungjawaban kepada mereka atas hal itu semua dan akan menghisab mereka, serta membalas mereka atas hal tersebut. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman (Bagaimanakah nanti apabila mereka Kami kumpulkan di hari (kiamat) yang tidak ada keraguan tentang adanya) yaitu tidak ada keraguan atas terjadinya (Dan disempurnakan kepada tiap-tiap diri balasan apa yang diusahakannya sedang mereka tidak dianiaya)

Sumber: https://tafsirweb.com/1155-surat-ali-imran-ayat-23.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

23 dari 200 ayat

Juz

Juz 3

Halaman

Halaman 53

Ruku

Ruku 44

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 11 (21/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-316 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3