القصص (Al-Qasas)
Per AyatMushaf
وَلَمَّا
dan tatkala
وَرَدَ
dia sampai
مَاۤءَ
air
مَدْيَنَ
negeri Madyan
وَجَدَ
dia menjumpai
عَلَيْهِ
atasnya
اُمَّةً
suatu ummat (sekumpulan)
مِّنَ
dari
النَّاسِ
manusia (orang)
يَسْقُوْنَ
mereka memberi minum
ەۖ
وَوَجَدَ
dan dia menjumpai
مِنْ
dari
دُوْنِهِمُ
selain mereka
امْرَاَتَيْنِ
dua orang wanita
تَذُوْدٰنِۚ
keduanya menghambat/menahan
قَالَ
(Musa) berkata
مَا
apa
خَطْبُكُمَا
maksud kamu berdua
ۗقَالَتَا
keduanya berkata (menjawab)
لَا
tidak
نَسْقِيْ
kami dapat memberi minum
حَتّٰى
sehingga
يُصْدِرَ
menghalau
الرِّعَاۤءُ
penggembala-penggembala
وَاَبُوْنَا
dan bapak kami
شَيْخٌ
lanjut usia
كَبِيْرٌ
besar/tua
﴿٢٣﴾
Dan ketika dia sampai di sumber air negeri Madyan, dia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang memberi minum (ternaknya), dan dia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang perempuan sedang menghambat (ternaknya). Dia (Musa) berkata, “Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?” Kedua (perempuan) itu menjawab, “Kami tidak dapat memberi minum (ternak kami), sebelum penggembala-penggembala itu memulangkan (ternaknya), sedang ayah kami adalah orang tua yang telah lanjut usianya.”
3275 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan ketika ia sampai di sumber air negeri Madyan, ia menyaksikan sekumpulan orang di sana memberi minuman untuk ternak-ternak mereka. Dan ia menjumpai di belakang kumpulan orang-orang itu dua orang wanita yang memisahkan diri dari manusia menahan kambing mereka dari air, karena ketidakkuatan dan kelemahan fisik mereka untuk menerobos kumpulan orang-orang lelaki, dan mereka menunggu hingga binatang-binatang ternak orang-orang pulang darinya, kemudian mereka berdua baru memberikan minum bagi ternak mereka berdua. Ketika Musa melihat mereka berdua, hati Musa merasa iba kepada mereka, kemudian bertanya kepada mereka, “apa yang kalian inginkan?” mereka menjawab, “Kami tidak mampu menerobos kumpulan orang-orang lelaki,dan kami tidak bisa memberi minum ternak-ternak kami sampa orang-orang selesai memberi minum ternak-ternak mereka, sedang ayah kami adalah orang yang sudah lanjut usia, tidak mampu memberi minum ternaknya karena kelemahan fisik dan usianya yang sudah tua.”
Sumber: https://tafsirweb.com/7073-surat-al-qashash-ayat-23.html
Tafsir as-Sa'di
23. “Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Madyan, dia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan” ternaknya. Penduduk Madyan ini adalah masyarakat peternak hewan yang sangat banyak, “dan dia menjumpai di belakang orang banyak itu,” di belakang sekumpulan orang itu, “dua orang wanita yang sedang menghambat,” domba-dombanya agar tidak mendekat kepada kerumunan orang banyak itu, karena keduanya merasa tidak mampu untuk berdesakan dengan kaum lelaki, dan karena kaum lelaki itu bakhil dan tidak mempunyai kepribadian baik (jiwa sosialnya) untuk membiarkan keduanya memberi minum hewan ternaknya. “Musa berkata” kepada kedua gadis itu, “Apakah maksudmu berdua?” maksudnya, bagaimana kalian dengan kondisi seperti ini? “kedua wanita menjawab, ‘Kami tidak meminumkan (ternak kami), sehingga penggembala-penggembala itu memulangkan (ternaknya)’.” Maksudnya, sudah menjadi kebiasaan bahwa kami tidak mungkin dapat meminumkan ternak sehingga para penggembala memulangkan ternak-ternaknya, lalu apabila keadaan sudah lengang, barulah kami meminumkan, “sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya,” maksudnya, sudah tidak mempunyai kekuatan untuk meminumkan ternaknya, dan kami pun tidak mempunyai daya untuk melakukannya dan kami juga tidak mempunyai orang laki-laki yang bisa berdesakan dengan para penggembala.
Sumber: https://tafsirweb.com/7073-surat-al-qashash-ayat-23.html
Tafsir Al-Wajiz
23. Tatkala Musa sampai di sumber air negeri Madyan ia menjumpai sekumpulan orang yang sedang memberi minum ternaknya. Ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang kesulitan memberi minum ternaknya karena berdesak-desakan..Musa berkata: "Apakah maksudmu dengan berbuat begitu?" Kedua wanita itu menjawab: "Kami tidak dapat memberi minum ternak kami, sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan ternaknya, sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut usia" Beliau tidak dapat memberi makan ternaknya sendiri. Ra’a’ adalah jamak dari ra’in.
Sumber: https://tafsirweb.com/7073-surat-al-qashash-ayat-23.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 21-24 Setelah dia diberitahu lelaki itu yang menyatakan bahwa Fir'aun dan seluruh orang dari negerinya sedang berbuat makar untuk menangkapnya, maka nabi Musa keluar sendirian meninggalkan negeri Mesir, padahal sebelum itu dia tidak biasa mengembara, karena dia selalu hidup dalam kemewahan, kesenangan dan kedudukan tinggi (Maka keluarlah Musa dari kota itu dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir) dengan memantau sekitar (Dia berdoa, "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu”) yaitu dari Fir'aun dan para pembesarnya (Dan tatkala ia menghadap ke jurusan Madyan) yaitu menempuh jalan, yang menghantarkannya, yang terbentang. Maka dia bergembira dengan itu (ia berdoa (lagi), "Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar”) yaitu jalan yang lurus, dan Allah memenuhi permintaannya, lalu memberinya petunjuk ke jalan yang lurus di dunia dan akhirat dan menjadikannya sebagai orang yang mendapat petunjuk dan memberi petunjuk. (Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Madyan) yaitu, setelah sampai di negeri Madyan, dia mendatangi sumber airnya. Negeri itu mempunyai sebuah sumur yang didatangi oleh banyak penggembala ternak (ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya)) yaitu sekumpulan orang yang memberi minum ternaknya (dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya)) yaitu mengekang dombanya agar tidak ikut minum dengan ternak mereka agar keduanya tidak disakiti.Ketika nabi Musa melihat keduanya, maka muncullah rasa kasihan terhadap keduanya (Musa bertanya, "Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?”) yaitu, apa yang membuat kalian tidak ikut meminumkan ternak bersama mereka? (Kedua wanita itu menjawab, 'Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum penggembala-penggembala itu memulangkan (ternaknya)) yaitu kami tidak dapat mendapatkan bagian meminumkan ternak kecuali setelah mereka selesai (sedangkan, bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut usianya”) Inilah yang mendesak kami mengalami keadaan yang kamu saksikan. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya)
Sumber: https://tafsirweb.com/7073-surat-al-qashash-ayat-23.html
Informasi
Surat
القصص (Al-Qasas)
Kisah-Kisah — 88 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
23 dari 88 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 388
Ruku
Ruku 336
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 78 (155/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3275 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-28