القصص (Al-Qasas)
Per AyatMushaf
وَقَالُوْٓا
dan mereka berkata
اِنْ
jika
نَّتَّبِعِ
kami mengikuti
الْهُدٰى
petunjuk
مَعَكَ
bersama kamu
نُتَخَطَّفْ
kami disambar petir/diusir
مِنْ
dari
اَرْضِنَاۗ
bumi/negeri kami
اَوَلَمْ
sudah tidak
نُمَكِّنْ
Kami meneguhkan
لَّهُمْ
bagi/kepada mereka
حَرَمًا
yang suci
اٰمِنًا
yang aman
يُّجْبٰٓى
dipungut (tidak didatangkan)
اِلَيْهِ
kepadanya/tempat itu
ثَمَرٰتُ
buah-buahan
كُلِّ
segala
شَيْءٍ
sesuatu/macam
رِّزْقًا
rezeki
مِّنْ
dari
لَّدُنَّا
sisi Kami
وَلٰكِنَّ
akan tetapi
اَكْثَرَهُمْ
kebanyakan mereka
لَا
tidak
يَعْلَمُوْنَ
mereka mengetahui
﴿٥٧﴾
Dan mereka berkata, “Jika kami mengikuti petunjuk bersama engkau, niscaya kami akan diusir dari negeri kami.” (Allah berfirman) Bukankah Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam tanah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan) sebagai rezeki (bagimu) dari sisi Kami? Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
3309 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang kafir Makkah berkata, “jika kami mengikuti kebenaran yang kamu bawa kepada kami dan kami berlepas diri dari para pembela dan tuhan-tuhan (kami), niscaya kami akan diusir dari tempat kami dengan dibunuh, ditawan dan terampas kekayaan kami.” Bukankah Kami telah menjadikan mereka berkuasa di negeri yang aman, di mana Kami mengharamkan atas manusia untuk menumpahkan darah di dalamnya, dipasok kepadanya buah-buahan dari segala sesuatu (tumbuhan) sebagai rizki dari sisi Kami? akan tetapi, kebanyakan kaum musyrikin tidak mengerti urgensi kenikmatan-kenikmatan yang tercurah kepada mereka itu, sehingga mereka tidak mensyukuri Dzat yang telah melimpahkan karunia itu kepada mereka dan tidak menaatiNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7107-surat-al-qashash-ayat-57.html
Tafsir as-Sa'di
57. Allah mengabarkan bahwasanya orang-orang yang mendustakan dari kaum Quraisy dan penduduk Makkah berkata kepada Rasulullah, “Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami akan diserang dari negeri kami,” dengan pembunuhan, penawanan, dan perampasan harta benda. Sebab semua orang telah memusuhimu dan menyalahimu.Maka kalau kami mengikkutimu, niscaya kami menghadapi permusuhan semua orang, sedangkan kami tidak mempunyai daya untuk menghadapi mereka. Perkataan ini menunjukkan sikap buruk sangka terhadap Allah, bahwa Allah tidak akan menolong agamaNya, tidak akan meninggikan kalimatNya. Bahkan, akan membuat manusia mengalahkan para penganut agamaNya, lalu mereka menimpakan siksaan terhadap mereka.Mereka mengira bahwa kebatilan akan mengungguli kebenaran. Maka Allah berfirman seraya menjelaskan keadaan mereka yang terlindungi dari masyarakat luar dan bahwasanya Allah telah mengistimewakan mereka dengannya, seraya berfirman, “Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan) untuk menjadi rizki (bagimu) dari sisi Kami?” maksudnya, tidakkah Kami telah menjadikan mereka berkuasa dan bertempat tinggal dengan teguh di tanah haram yang banyak didatangi oleh para delegasi dan menjadi tempat tujuan para peziarah?Ia telah diharamkan oleh orang yang dekat dan yang jauh, maka penduduknya tidak akan diganggu, dan mereka pun tidak akan dilecehkan sedikit ataupun banyak. Padahal kondisinya, semua daerah yang ada di sekitarnya telah diliputi rasa takut dari segala penjuru, penduduknya tidak merasa aman dan tidak pula merasa tentram. Maka hendaklah mereka (penduduk Makkah) memuji Allah Rabb mereka atas rasa aman yang menyeluruh ini, yang tidak dimiliki oleh selain mereka, dan atas rizki yang berlimpah ruah yang dibawa kepada mereka dari segala tempat, berupa berbagai buah-buahan, makanan, dan barang-barang lainnya yang dengannya mereka dapat mengambil keuntungan dan bersenang-senang; dan hendaklah mereka mengikuti Rasul yang mulia ini agar rasa aman dan kesejahteraan menjadi sempurna.Dan jangan sampai mereka mendustakannya dan kufur terhadap nikmat Allah, sehingga mereka merubah keadaan aman mereka menjadi rasa takut, kemuliaan mereka akan berubah menjadi kehinaan, dan kekayaan mereka menjadi kefakiran.
Sumber: https://tafsirweb.com/7107-surat-al-qashash-ayat-57.html
Tafsir Al-Wajiz
57. Orang-orang musyrik Quraisy berkata: “Jika kami masuk agamamu wahai Muhammad, maka bangsa Arab akan menawan kami dari tanah kami yaitu Mekah, dengan menjauhkan kami dari negeri kami.” Kemudian Allah menanggapi mereka: “Bukankah Kami telah menjadikan Mekah aman.” Buah-buahan dan rejeki-rejeki dibawa ke dalamnya dari berbagai tempat sebagai bentuk rejeki dari Kami bagi mereka. Akan tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui bahwa yang Kami firmankan itu benar.Mereka itu tidak tahu dan tidak mau berpikir tentang hakikat perkara-perkara itu. Maknanya jika ini adalah keadaan mereka, yaitu penyembah berhala, lalu bagaimana bisa Kami membuat mereka ketakutan dan keluar dari rumah, jika mereka telah melekatkan diri untuk mensucikan Ka’bah dan menyatu dengannya. Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya orang-orang dari suku Quraisy berkata kepada Nabi ﷺ: “Jika kami mengikutimu, maka orang-orang akan menawan kami” kemudian turunlah ayat ini”
Sumber: https://tafsirweb.com/7107-surat-al-qashash-ayat-57.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 56-57 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada RasulNya ﷺ, bahwa sesungguhnya kamu, wahai Muhammad: (tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi) yaitu hal itu bukan merupakan urusanmu. Sesungguhnya tugasmu hanyalah menyampaikan, dan Allahlah yang memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. BagiNya hikmah yang jelas dan hujjah yang mengalahkan, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk, akan tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya) (Surah Al-Baqarah: 272) dan (Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman, walaupun kamu sangat menginginkannya (103)) (Surah Yusuf) Ayat ini lebih khusus daripada ayat lainnya, karena Allah berfirman: (Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk (56)) yaitu, Dia lebih mengetahui siapa yang layak mendapatkan petunjuk dan siapa yang layak mendapat kesesatan.Disebutkan dalam hadits shahih Bukari Muslim bahwa ayat ini diturunkan tentang Abu Thalib, paman Rasulullah ﷺ, Padahal dia adalah orang yang melindungi, membantu dan berdiri di barisannya dan mencintainya dengan cinta yang sangat dahsyat dan secara naluri, bukan secara syar'i. Ketika ajal menjelang dan sudah tiba ajalnya, Rasulullah ﷺ menyerunya untuk beriman dan masuk Islam. Tetapi takdir telah mendahuluinya dan nyawanya telah meregang, sedangkan dia masih berada di dalam kekafirannya.Hanya milik Allahlah hikmah yang sempurna Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan mereka berkata, "Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami akan diusir dari negeri kami") Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan alasan sebagian orang-orang kafir yang tidak mau mengikuti jalan petunjuk. Mereka berkata kepada Rasulullah ﷺ: (Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami diusir dari negeri kami) yaitu kami takut jika mengikuti petunjuk yang kamu sampaikan dan menentang orang-orang Arab musyrik yang ada di sekitar kami, maka mereka akan mengganggu kami, memerangi kami, dan mengusir kami dari tempat kami berada. Allah سبحانه وتعالى berfirman menjawab ucapan mereka: (Dan apakah Kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yang aman) yaitu, alasan yang mereka kemukakanadalah dusta dan kebathilan, karena sesungguhnya Allah menjadikan mereka di negeri yang aman dan tanah suci yang agung, yang sejak pertama kali telah aman.Maka bagaimanakah tanah suci ini menjadi tanah yang aman bagi mereka, padahal mereka kafir dan syirik, dan tidak menjadi aman bagi mereka, sedangkan mereka beriman dan mengikuti kebenaran? Firman Allah سبحانه وتعالى: (yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan)) yaitu semua buah-buahan yang beragam dari daerah sekitarnya, seperti Thaif dan lainnya, begitu juga barang dagangan dan keperluan lain (untuk menjadi rezeki (bagimu) dari sisi Kami?) yaitu dari sisi Kami (Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui) Oleh karena itu mereka mengatakan apa yang mereka katakan itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/7107-surat-al-qashash-ayat-57.html
Informasi
Surat
القصص (Al-Qasas)
Kisah-Kisah — 88 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
57 dari 88 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 392
Ruku
Ruku 339
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 79 (157/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3309 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-28