العنكبوت (Al-'Ankabut)
Per AyatMushaf
وَالَّذِيْنَ
dan orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
بِاٰيٰتِ
dengan/kepada ayat-ayat
اللّٰهِ
Allah
وَلِقَاۤىِٕهٖٓ
dan pertemuan dengan-Nya
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
يَىِٕسُوْا
mereka putus asa
مِنْ
dari
رَّحْمَتِيْ
rahmat-Ku
وَاُولٰۤىِٕكَ
dan mereka itu
لَهُمْ
bagi mereka (mendapat)
عَذَابٌ
azab
اَلِيْمٌ
yang pedih
﴿٢٣﴾
Dan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Allah dan pertemuan dengan-Nya, mereka berputus asa dari rahmat-Ku, dan mereka itu akan mendapat azab yang pedih.
3363 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan orang-orang yang menolak hujjah-hujjah Allah, serta mengingkari dalil-dalilNya dan perjumpaan denganNya pada Hari Kiamat, mereka itu tidak memiliki keinginan terhadap rahmatKu di akhirat ketika mereka menyaksikan sendiri siksaan yang dipersiapkan bagi mereka, dan mereka akan mendapat siksaan yang pedih lagi menyakitkan.
Sumber: https://tafsirweb.com/7249-surat-al-ankabut-ayat-23.html
Tafsir as-Sa'di
23. Allah mengabarkan siapa mereka yang sama sekali tidak memiliki kebaikan dan (hanya) memperoleh keburukan, dan bahwasanya mereka adalah orang-orang yang kafir kepadaNya, kepada para RasulNya dan kepada ajaran yang mereka bawa serta kepada para RasulNya dan kepada ajaran yang mereka bawa serta mendustakan perjumpaan dengan Allah. Mereka sama sekali tidak memiliki apa-apa kecuali dunia, maka dari itu mereka berani melakukan syirik dan berbagai maksiat, sebab di dalam hati mereka tidak ada sesuatu yang dapat mereka takut dari akibat semua perbuatan mereka itu, maka dari itu Allah berfirman, “Mereka berputus asa dari raahmatKu,” maksudnya, maka “Mereka berputus asa dari rahmatKu,” maksudnya, maka dari itu mereka tidak melakukan satu sebab pun yang dengannya mereka bisa mendapat rahmat.Sebab bila tidak, kalau saja mereka masih mempunyai keinginan untuk mendapat rahmatNya, tentu mereka melakukan amal-amal kebajikan. Berputus asa dari rahmat Allah merupakan bahaya yang sangat besar. Ia ada dua macam, yaitu : Putus asanya kaum kafir dari rahmat Allah, dalam bentuk meninggalkan semua hal yang dapat membuat mereka dekat dengannya.Dan (kedua), putus asanya para pelaku maksiat disebabkan banyaknya dosa-dosa yang mereka lakukan yang membuat mereka merasa jauh, hingga dosa-dosa itu menyelimuti hati mereka, lalu menimbulkan rasa putus asa, “dan mereka itu mendapat azab yang pedih,” yaitu azab yang sangat pedih lagi menyakitkan.
Sumber: https://tafsirweb.com/7249-surat-al-ankabut-ayat-23.html
Tafsir Al-Wajiz
23. Dan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Allah yang diturunkan dalam kitab-kitab samawi dan ayat-ayat kauniyyah yang menunjukkan kepada keesaan sang pencipta, dan menolak untuk bertemu Allah dengan dibangkitkan setelah mati, maka mereka itu tidak mendapatkan rahmatKu pada hari kiamat dan bagi mereka itu azab yang pedih di neraka Jahanam akibat kekufuran mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/7249-surat-al-ankabut-ayat-23.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 19-23 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang nabi Ibrahim bahwa dia memberi petunjuk mereka untuk membuktikan adanya hari kebangkitan yang mereka ingkari melalui apa yang mereka saksikan di dalam diri mereka sendiri, yaitu bahwa Allah menciptakan mereka yang pada sebelumnya sesuatu yang tidak pernah ada, kemudian mereka diadakan dan menjadi manusia yang dapat mendengar dan melihat. Maka Dzat yang memulai penciptaan itu mampu mengembalikannya hidup, dan sesungguhnya hal itu mudah dan ringan bagiNya. Kemudian nabi Ibrahim memberi petunjuk kepada mereka tentang hal itu melalui segala sesuatu yang mereka saksikan di cakrawala berupa berbagai tanda kekuasaan Allah yang telah menciptakan segala sesuatu, yaitu langit dan bintang-bintang yang ada padanya, baik yang bersinar, yang tetap, dan yang beredar.Serta bumi dan tanah-tanah membentang, gunung-gunung, lembah-lembah, tanah datar yang terbuka, hutan-hutan, pepohonan, sungai-sungai, buah-buahan, dan lautan; semua itu menunjukkan keadaannya, dan menunjukkan adanya Dzat yang menciptakannya, mengadakan, dan memilihnya. Dzat yang berfirman terhadap sesuatu,"Jadilah," maka terjadilah hal itu. Oleh karena itu dia berkata. (Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali).Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah (19)) sebagaimana firmanNya: (Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikannya (menghidupkannya) kembali, dan menghidupkan kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya) (Surah Ar-Rum: 27) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi) yaitu hari kiamat (Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) Kedudukan ini serupa dengan firman Allah سبحانه وتعالى: (Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu adalah benar) (Surah Fushshilat: 53) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya) yaitu, Dialah Dzat yang menentukan dan mengatur yang berbuat apa yang Dia kehendaki dan memutuskan apa yang Dia inginkan, tidak ada yang menghalangi keputusanNya, dan tidak ada yang meminta pertanggungjawaban terhadap apa yang Dia perbuah, melainkan merekalah yang akan dimintai pertanggungjawabannya.Hanya milikNyalah semua makhluk dan semua urusan, apa yang Dia lakukan hanyalah keadilan, karena Dialah yang Maha Merajai yang tidak pernah berbuat zalim bahkan seberat dzarrah. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan hanya kepada-Nyalah kalian akan dikembalikan (21)) yaitu dikembalikan pada hari kiamat. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di bumi dan tidak (pula) di langit) yaitu, tidak ada seorang pun dari kalangan penduduk langit dan bumi yang bisa melemahkanNya, bahkan Dia Maha Perkasa atas semua hambaNya.Segala sesuatu takut dan butuh kepadaNya, sedangkan Dia tidak membutuhkan kepada selainNya. (dan sekali-kali tiadalah bagimu pelindung dan penolong selain Allah (22) Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan pertemuan denganNya) yaitu mereka ingkar dan kafir kepada hari kebangkitan (mereka putus asa dari rahmat-Ku) yaitu, tidak ada bagian bagi mereka dari rahmatKu (dan mereka itu mendapat azab yang pedih) yaitu menyakitkan dan keras di dunia dan akhirat
Sumber: https://tafsirweb.com/7249-surat-al-ankabut-ayat-23.html
Informasi
Surat
العنكبوت (Al-'Ankabut)
Laba-Laba — 69 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
23 dari 69 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 398
Ruku
Ruku 344
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 80 (159/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3363 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-29