العنكبوت (Al-'Ankabut)
Per AyatMushaf
فَكَذَّبُوْهُ
maka mereka mendustakannya
فَاَخَذَتْهُمُ
lalu menimpa mereka
الرَّجْفَةُ
goncangan/gempa
فَاَصْبَحُوْا
maka jadilah mereka
فِيْ
dalam
دَارِهِمْ
rumah-rumah mereka
جٰثِمِيْنَ
mayat-mayat bergelimpangan
ۙ
﴿٣٧﴾
Mereka mendustakannya (Syuaib), maka mereka ditimpa gempa yang dahsyat, lalu jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.
3377 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Maka penduduk Madyan mendustakan syuaib dalam perkara yang dibawanya diri Allah berupa risalah, maka merepa ditimpa gempa yagn besar sekali, maka negeri mereka menjadi hancur dan binasa.
Sumber: https://tafsirweb.com/7263-surat-al-ankabut-ayat-37.html
Tafsir as-Sa'di
36-37. Maksudnya, “Dan,” Kami mengutus “kepada penduduk Madyan,” suatu suku yang sangat terkenal, “Syu’aib,” lalu dia memerintah mereka untuk beribadah kepada Allah saja, tiada sekutu bagiNya, dan berima kepada kebangkitan (sesudah kematian), mengharapkannya dan beramal untuk menghadapinya. Dan dia pun melarang mereka berbuat kerusakan di muka bumi ini, seperti berbuat curang dalam takar-menakar dan timbang menimbang serta melakukan perompakan di jalan-jalan. “Maka mereka mendustakannya,” lalu mereka ditimpa azab Allah, “maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka.”
Sumber: https://tafsirweb.com/7263-surat-al-ankabut-ayat-37.html
Tafsir Al-Wajiz
37. Lalu mereka mendustakan Syu’aib, kemudian mereka ditimpa gempa, yaitu guncangan dahsyat melalui teriakan Jibril yang mengakibatkan gempa. Kemudian mereka menjadi tumpukan-tumpukan mayat dalam rumah-rumah mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/7263-surat-al-ankabut-ayat-37.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 36-37 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang hamba dan rasulNya, Syu'aib, bahwa dia memberi peringatan kepada kaumnya, penduduk Madyan. Dia memerintahkan kepada mereka untuk menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya; dan hendaknya mereka takut kepada azab dan pembalasan Allah di hari kiamat. Maka dia berkata: (Hai kaumku, sembahlah olehmu Allah, dan harapkanlah (pahala) hari akhir) Ibnu Jarir berkata,”Sebagian dari mereka ada yang berkata bahwa maknanya adalah,”Takutlah terhadap hari akhir” Ini sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: ((yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat) (Surah Al-Ahzab: 21) Kemudian dia melarang mereka berbuat onar dan kerusakan di bumi, yaitu berbuat sewenang-wenang terhadap penghuninya.Demikian itu karena mereka biasa mengurangi takaran dan timbangan serta menyamun. Bersamaan dengan semua tindakan itu, mereka juga kafir kepada Allah dan rasulNya, maka Allah membinasakan mereka dengan gempa dahsyat yang menghancurkan negeri mereka, dan pekikan mengguntur yang dapat mengeluarkan jantung mereka. Azab itu terjadi pada hari yang dinaungi awan yang gelap; sehingga arwah mereka meregang dari tempatnya, sesungguhnya itu merupakan azab yang besar.Kisah mengenai mereka telah disebutkan panjang lebar dalam surah Al-A'raf, surah Hud, dan surah Asy-Syu'ara. Firman Allah: (dan jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat-tempat tinggal mereka) Qatadah berkata bahwa maknanya adalah menjadi mayat
Sumber: https://tafsirweb.com/7263-surat-al-ankabut-ayat-37.html
Informasi
Surat
العنكبوت (Al-'Ankabut)
Laba-Laba — 69 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
37 dari 69 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 400
Ruku
Ruku 345
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 80 (160/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3377 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-29