العنكبوت (Al-'Ankabut)

Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
يَعْلَمُ
mengetahui
مَا
apa
يَدْعُوْنَ
mereka seru/sembah
مِنْ
dari
دُوْنِهٖ
selain Dia
مِنْ
dari
شَيْءٍۗ
sesuatu
وَهُوَ
dan Dia
الْعَزِيْزُ
Maha Perkasa
الْحَكِيْمُ
Maha Bijaksana
﴿٤٢﴾
Sungguh, Allah mengetahui apa saja yang mereka sembah selain Dia. Dan Dia Mahaperkasa, Mahabijaksana.
3382 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Allah mengetahui tandingan-tandingan yang mereka persekutukan dengan Allah, dan sesungguhnya obyek-obyek itu tidak ada apa-apanya, hanya sekedar nama-nama yang mereka bubuhkan kepadanya, tidak dapat mendatangkan manfaat, juga tidak dapat mencelakai. Dia Mahaperkasa dalam menghukum orang yang kafir kepadaNya lagi Mahabijaksana dalam pengaturan dan perbuatanNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7268-surat-al-ankabut-ayat-42.html

Tafsir as-Sa'di

41. Ini adalah sebuah perumpamaan yang diberikan oleh Allah bagi orang yang menyembah selain Dia di samping menyembahNya dengan maksud agar mulia, menjadi kuat dan memperoleh manfaat, dan bahwa (hakikat) perkaranya adalah malah kebalikannya dari apa yang dimaksudkannya. Sesungguhnya perumpamaannya adalah seperti laba-laba yang membuat sarang untuk melindunginya dari cuaca panas, dingin dan berbagai ancaman. “Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah,” paling rapuh dan paling lemah, “ialah rumah laba-laba.” Sebab laba-laba adalah termasuk jenis hewan yang sangat lemah, dan rumahnya pun adalah rumah yang paling rapuh.Maka tidaklah dia bertambah dengan tindakannya itu melainkan kelemahan. Demikian pula mereka yang menjadikan selain Allah sebagai pelindung, mereka fakir dan lemah dari segala sisi. Dan dikala mereka mengambil pelindung-pelindung dari selainNYa (dengan maksud) agar mereka menjadi mulia karenanya dan meminta pertolongan kepada mereka, maka makin bertambah lemah dan makin bertambah rapuh.Sebab mereka menjadikan para sesembahan itu sebagai sandaran dalam kebanyakan kepentingan mereka, dan menyerahkan berbagai permasalahan itu kepada mereka, serta membiarkan mereka (untuk mengurusinya) dengan keyakinan bahwa para sesembahan (pelindung) itu akan menuntaskannya. Lalu mereka (para sesembahan) itu menelantarkan mereka, akhirnya mereka sama sekali tidak memperoleh apa pun dari mereka, dan mereka pun tidak memberikan pertolongan sekecil apa pun kepada mereka. Kalau saja mereka mengerahui dengan sebenarnya keadaan para pelinduung itu dan keadaan orang-orang yang menjadikannya sebagai pelindung, tentu mereka tidak mengangkatnya dan tentu mereka pasti berlepas diri darinya, dan niscaya mereka menyerahkan (permasalahan mereka) kepada Allah Yang Mahakuasa lagi Mahapenyayang, yaitu Dzat yang apabila sang hamba berlindung kepadaNya dan berserah diri kepadaNya, niscaya Dia memberinya kecukupan pada urusan agama dan dunianya, dan niscaya dia akan makin bertambah kuat di dalam hati, badan, keadaan dan pekerjaannya. 42.Setelah Allah menjelaskan puncak kerapuhan sesembahan-sesembahan kaum musyrikin, maka Allah berpindah meningkat dari pembahasan ini kepada hal yang lebiih tegas darinya, dan bahwa sesembahan-sesembahan itu bukanlah sesuatu yang berarti, akan tetapi semua ttuhan itu hanyalah nama-nama yang mereka berikan dan dugaan-dugaan yang mereka yakini. Dan setelah diteliti ternyata Nampak jelas bagi orang yang berakal tentang kepalsuan dan kenihilan sesembahan-sesembahan tersebut. Oleh karenanya, Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang mereka seru selain Allah.” Maksudnya, sesungguhnya Allah mengetahui, -DIa-lah yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata-, bahwasanya mereka tidak menyembah sesuatu yang ada (berwujud) dari selain Allah, dan tidak pula sembahan yang mempunyai hakikat.Sebagaimana Firman Allah, "Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun untuk (menyembah) nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka." (An’Najm:23) dan FirmanNYa "Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidaklah mengikuti (suatu keyakinan). Mereka tidak mengikuti kecuali prasangka belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga." (Yunus:66). “Dan Dia Mahaperkasa,” yang milikNya-lah semua kekuatan, yang dengannya Dia menguasai seluruh makhluk, “lagi Mahabijaksana” Yang menempatkan segala sesuatu tepat pada tempatnya, dan Yang membuat segala seesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang mengokohkan apa yang diperintahkanNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7268-surat-al-ankabut-ayat-42.html

Tafsir Al-Wajiz

42. Sesungguhnya Allah mengetahui sesuatu yang mereka sembah selain Allah berupa berhala dan patung. Tidak sedikitpun sesuatu yang disembah itu memberi manfaat atau memberi bahaya.Dialah Dzat yang Maha Kuat dan Maha Membalas orang yang mengingkariNya serta Maha Bijaksana terhadap ciptaanNya, pengaturanNya dan seluruh firman dan tindakanNya

Sumber: https://tafsirweb.com/7268-surat-al-ankabut-ayat-42.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 41-43 Ini merupakan perumpamaan yang dibuat Allah untuk orang-orang musyrik karena mereka mengambil tuhan-tuhan selain Allah yang mereka harapkan pertolongan dan rezekinya serta mereka berpegang di saat mereka ditimpa kesengsaraan. Keadaan mereka dalam hal itu seperti rumah laba-laba dalam hal kelemahan dan kerapuhannya. Maka tidaklah ada yang diterima orang-orang itu dari para tuhan mereka melainkan seperti orang yang berpegangan pada rumah laba-laba, maka sesungguhnya hal itu tidak memberikan suatu apapun.Sekiranya mereka mengetahui keadaan ini, maka mereka tidak akan menjadikan penolong-penolong selain Allah. Ini berbeda dengan orang muslim dan beriman hatinya kepada Allah, selain dari itu dia beramal sesuai dengan hukum syariat. Maka sesungguhnya dia berpegang teguh kepada tali yang kuat yang tidak akan terputus karena kekuatan dan kekokohannya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengancam orang-orang yang menyembah selain Dia dan menyekutukanNya dengan yang lain. Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى mengetahui amal perbuatan mereka dan mengetahui apa yang mereka persekutukan denganNya berupa tandingan-tandingan. Allah akan membalas mereka; sesungguhnya Dia Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu (43)) yaitu, tidak ada yang dapat memahami dan merenungkannya kecuali orang-orang yang mendalam ilmunya dan berwawasan luas.

Sumber: https://tafsirweb.com/7268-surat-al-ankabut-ayat-42.html

Informasi

Surat

العنكبوت (Al-'Ankabut)

Laba-Laba — 69 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

42 dari 69 ayat

Juz

Juz 20

Halaman

Halaman 401

Ruku

Ruku 345

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 80 (160/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3382 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-29