العنكبوت (Al-'Ankabut)
Per AyatMushaf
وَتِلْكَ
dan ini/itu
الْاَمْثَالُ
perumpamaan-perumpamaan
نَضْرِبُهَا
Kami membuatnya
لِلنَّاسِۚ
untuk manusia
وَمَا
dan tidak
يَعْقِلُهَآ
dapat memahaminya
اِلَّا
kecuali
الْعَالِمُوْنَ
orang-orang yang berilmu
﴿٤٣﴾
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tidak ada yang akan memahaminya kecuali mereka yang berilmu.
3383 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Perumpamaan-perumpamaan ini Kami adakan bagi sekalian manusia, agar mereka dapat mengambil manfaat darinya dan mengambil pelajaran darinya. Dan tidak ada yang memahaminya kecuali orang yang mengenal Allah, ayat-ayat dan syariatNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7269-surat-al-ankabut-ayat-43.html
Tafsir as-Sa'di
43. “Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia,” maksudnya, untuk mereka, agar mereka mengambil manfaat dan untuk mengajar mereka, karena perumpamaan itu termasuk salah satu metode yang dapat menjelaskan ilmu, karena ia dapat memudahkan hal-hal yang logis dengan hal-hal yang empiris (nyata) sehingga makna yang dimaksud menjadi jelas karenanya. Dan perumpamaan itu menjadi maslahat bagi kebanyakan orang, “dan” tetapi “tiada yang memahaminya,” untuk menghayati dan memikirkan serta menerapkannya sesuai gambaran yang dikemukakan oleh perumpamaan itu, dan memahaminya di dalam hati “kecuali orang yang berilmu,” maksudnya, kecuali orang yang benar-benar memiliki ilmu yang sebenarnya, yaitu mereka yang memiliki ilmu sampai ke dalam hati mereka. Ini adalah pujian untuk perumpamaan-perumpamaan yang dilontarkan, dan suatu anjuran untuk dihayati dan dipahami, dan pujian pula bagi orang yang memahaminya, dan bahwa itu merupakan tanda bahwa dia termasuk ahli imu.Dengan demikian, dapat diketahui bahwa orang yang tidak memahaminya, (padahal perumpamaan itu sangat penting), adalah tidak termasuk ahli ilmu. Sebab hal tersebut adalah bahwa permisalan-permisalan yang dicontohkan oleh Allah di dalam al-Quran hanyalah perkara-perkara yang besar, tuntutan-tuntutan yang tinggi, dan permisalan-permisalan yang agung. Ahli ilmu adalah orang-orang yang mengetahui arti pentingnya hal itu daripada perkara lainnya, karena perhatian Allah terhadapnya, anjuranNya kepada para hamba untuk memahami dan memikirnya, sehingga mereka mengerahkan kemampuan mereka untuk mengetahuinya.Adapun orang yang tidak memahaminya, maka itu merupakan bukti bahwa dia bukan ilmu. Sebab apabila ia tidak mengetahui masalah-masalah yang penting, maka ia tidak mengetahui masalah-masalah lain tentu lebih utama dan lebih pasti. Maka dari itu Allah sering memberikan perumpamaan-perumpamaan dalam masalah-masalah prinsip agama (ushuludin) dan yang serupa dengannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7269-surat-al-ankabut-ayat-43.html
Tafsir Al-Wajiz
43. Perumpamaan-perumpamaan yang ada dalam Al-Qur’an ini Kami jelaskan kepada manusia untuk menarik perhatian dan mendekatkan diri (pada Al-Qur’an) agar paham. Tidak ada yang memahami perumpamaan itu kecuali orang-orang berilmu yang mau merenung memikirkan apa yang dibacakan untuk mereka dan hal-hal yang mereka saksikan
Sumber: https://tafsirweb.com/7269-surat-al-ankabut-ayat-43.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 41-43 Ini merupakan perumpamaan yang dibuat Allah untuk orang-orang musyrik karena mereka mengambil tuhan-tuhan selain Allah yang mereka harapkan pertolongan dan rezekinya serta mereka berpegang di saat mereka ditimpa kesengsaraan. Keadaan mereka dalam hal itu seperti rumah laba-laba dalam hal kelemahan dan kerapuhannya. Maka tidaklah ada yang diterima orang-orang itu dari para tuhan mereka melainkan seperti orang yang berpegangan pada rumah laba-laba, maka sesungguhnya hal itu tidak memberikan suatu apapun.Sekiranya mereka mengetahui keadaan ini, maka mereka tidak akan menjadikan penolong-penolong selain Allah. Ini berbeda dengan orang muslim dan beriman hatinya kepada Allah, selain dari itu dia beramal sesuai dengan hukum syariat. Maka sesungguhnya dia berpegang teguh kepada tali yang kuat yang tidak akan terputus karena kekuatan dan kekokohannya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengancam orang-orang yang menyembah selain Dia dan menyekutukanNya dengan yang lain. Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى mengetahui amal perbuatan mereka dan mengetahui apa yang mereka persekutukan denganNya berupa tandingan-tandingan. Allah akan membalas mereka; sesungguhnya Dia Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu (43)) yaitu, tidak ada yang dapat memahami dan merenungkannya kecuali orang-orang yang mendalam ilmunya dan berwawasan luas.
Sumber: https://tafsirweb.com/7269-surat-al-ankabut-ayat-43.html
Informasi
Surat
العنكبوت (Al-'Ankabut)
Laba-Laba — 69 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
43 dari 69 ayat
Juz
Juz 20
Halaman
Halaman 401
Ruku
Ruku 345
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 80 (160/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3383 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-29