العنكبوت (Al-'Ankabut)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidak
كُنْتَ
ada kamu
تَتْلُوْا
kamu membaca
مِنْ
dari
قَبْلِهٖ
sebelumnya
مِنْ
dari
كِتٰبٍ
suatu Kitab
وَّلَا
dan tidak
تَخُطُّهٗ
kamu menulisnya
بِيَمِيْنِكَ
dengan tangan kananmu
اِذًا
jika demikian
لَّارْتَابَ
tentu ragu-ragulah
الْمُبْطِلُوْنَ
orang-orang yang membatalkan/mengingkari
﴿٤٨﴾
Dan engkau (Muhammad) tidak pernah membaca sesuatu kitab sebelum (Al-Qur'an) dan engkau tidak (pernah) menulis suatu kitab dengan tangan kananmu; sekiranya (engkau pernah membaca dan menulis), niscaya ragu orang-orang yang mengingkarinya.
3388 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan termasuk mukjizat-mukjizatmu yang nyata (wahai Rasul) adalah bahwasanya kamu itu tidak dapat membaca kitab apa pun dan menulis huruf-huruf dengan tanganmu sendiri sebelum turunnya al-Qur’an kepadamu. Dan mereka tahu itu. Sekiranya kamu itu dapat membaca atau menulis sebelum diwahyukan wahyu kepadamu, pastilah para penentang ragu-ragu perihal al-Qur’an.Dan mereka akan mengatakan, “Dia telah mempelajarinya dari kitab-kitab terdahulu atau menyalinnya dari kitab-kitab tersebut.”

Sumber: https://tafsirweb.com/7274-surat-al-ankabut-ayat-48.html

Tafsir as-Sa'di

48. maka dari itu Dia berfirman, ”dan kamu (wahai Muhammad) tidak pernah mentilawah” maksudnya, membaca “sebelumnya suatu kitab pun dan kamu tidak pernah menulis suatu kitab pun dengan tangan kananmu; andaikata demikian,” andaikata kamu seperti demikian keadaannya, “benar-benar ragulah orang yang mengingkari,” pasti mereka mengatakan, ”Muhammad telah mempelajarinya dari kitab-kitab terdahulu, atau mengutipnya dari sana.” Namun, kenyataannya, sungguh telah diturunkan kepada hatimu sebuah kitab yang sangat mulia, yang dapat kamu gunakan untuk menantang para ahli sastra arab yang mempunyai retorika yang sangat tinggi, lagi menjadi musuh yang sangat memusuhi, agar mereka mendatangkan kitab yang semisal dengannya, atau satu surat yang semisal dengannya, lalu mereka tidak mampu sama sekali untuk melakukannya, bahkan jiwa mereka sama sekali tidak membisikkan kepada mereka untuk menantangnya, karena mereka tahu retorika dan kefasihan al-qur’an ini, dan mereka tahu bahwa perkataan seorang manusia tidak akan pernah bisa menandinginya, atau mirip dengannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7274-surat-al-ankabut-ayat-48.html

Tafsir Al-Wajiz

48. Dan Kamu wahai rasul, tidak membaca kitab apapun sebelum Al-Qur’an. Kamu juga tidak menulis dengan tangan kananmu.Sesungguhnya kamu buta huruf, tidak bisa membaca dan menulis. Kalaupun kamu membaca dan menulis karena keraguan orang-orang bathil tentang urusanmu, maka serulah mereka bahwa apa yang kamu baca diambil dari kitab-kitab terdahulu. Al-Mubthilun adalah orang-orang yang menjadikan kebenaran sebagai kebathilan dan terjerumus dalam kebathilan. {Min Kitaabin} menunjukkan keumuman fungsi nafi terhadap kalimat setelahnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7274-surat-al-ankabut-ayat-48.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 47-49 Ibnu Jarir berkata bahwa Allah سبحانه وتعالى berfirman, "Sebagaimana Kami turunkan kitab-kitab kepada rasul-rasul sebelum kamu, wahai Muhammad, begitu pula Kami menurunkan kepadamu kitab ini" Ini Pendapat yang dikatakan Ibnu Jarir ini baik, sesuai dan kaitannya cukup baik. Firman Allah: (maka orang-orang yang telah Kami berikan kepada mereka Al-Kitab (Taurat) mereka beriman kepadanya (Al-Qur'an)) yaitu orang-orang yang mengambilnya, lalu membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, yaitu orang-orang berilmu dan orang-orang pandai mereka, seperti Abdullah bin Salam, Salman Al-Farisi dan lainnya yang serupa dengan keduanya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan di antara mereka (orang-orang kafir Makkah) ada yang beriman kepadanya) yaitu orang-orang Arab dari kalangan Quraisy dan lainnya (Dan tidak adalah yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang kafir) yaitu, tidak ada yang mendustakannya dan mengingkari kebenarannya selain orang yang menutupi kebenaran dengan kebathilan, dan menutupi cahaya matahari dengan berbagai penutup yang menghalanginya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya (Al-Qur'an) sesuatu kitab pun dan kamu tidak (pernah) menulis suatu kitab dengan tangan kananmu) yaitu sungguh kamu telah tinggal di kalangan kaummu, wahai Muhammad, sebelum kamu datang kepadamu Al-Qur'an ini selama usiamu, sedangkan kamu tidak dapat membaca tulisan dan tidak pula menulis, bahkan semua orang dari kaummu dan lainnya mengetahui bahwa kamu adalah laki-laki ummi yang tidak dapat membaca dan menulis. Demikian juga disebutkan sifatnya dalam kitab-kitab terdahulu, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang munkar) (Surah Al-A'raf: 157).Demikianlah Rasulullah ﷺ, selamanya sampai hari kiamat, beliau tidak baik dalam menulis, membuat garis dan huruf dengan tangan beliau, bahkan beliau hanya mempunyai para juru tulis yang mencatatkan untuk beliau wahyu dan surat-surat kepada berbagai kawasan. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan kamu tidak pernah membaca) yaitu membaca (sebelumnya (Al-Qur'an) sesuatu kitab pun) untuk menegaskan nafi (dan kamu tidak (pernah) menulis suatu kitab dengan tangan kananmu) juga untuk menegaskan dan seringkali digunakan, sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (dan (tiadalah) burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya) (Surah Al-An'am: 38) Firman Allah سبحانه وتعالى: (andaikata (kamu pernah membaca dan menulis), benar-benar ragulah orang yang mengingkari(mu)) yaitu, seandainya kamu pandai dalam hal itu, maka sebagian dari orang-orang bodoh akan meragukannya dan berkata bahwa sesungguhnya kamu mengetahui Al-Qur'an ini hanya dari kitab-kitab sebelumnya yang bersumber dari para nabi, sekalipun para nabi terdahulu dalam kitab mereka menyebutkan bahwa beliau adalah seorang yang ummi, tidak pandai membaca dan menulis (Dan mereka berkata, "Dongengan-dongengan orang-orang dahulu dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan-dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang” (5) lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Al-Qur'an itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi”, sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (6)) (Surah Al-Furqan).Dalam di sini Allah berfirman: (Sebenarnya Al-Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu) yaitu Al-Qur'an ini adalah ayat-ayat yang jelas dalam menunjukkan kepada kebenaran yang mengandung perintah, larangan, dan kebaikan, yang dihafal oleh para ulama.Allah memudahkan kepada mereka untuk menghafal, membaca, dan menafsirkannya, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (17)) (Surah Al-Qamar) Ibnu Jarir memilih pendapat yang mengatakan bahwa makna firmanNya سبحانه وتعالى: (Sebenarnya Al-Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu) bahkan pengetahuan yang menyatakan bahwa kamu tidak pernah membaca sebelumnya suatu kitab pun dan kamu tidak menulis dengan tangan kananmu ayat-ayat yang jelas dalam dada orang-orang yang dianugerahi ilmu dari kalangan Ahli Kitab.Dia menukil hal ini dari Qatadah dan Ibnu Juraij. Pendapat pertama diriwayatkan dari Hasan Al-Bahsri saja. Dan itu merupakan pendapat yang paling jelas, Hanya Allah yang lebih mengetahui.Firman Allah: (Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim) yaitu Tidak ada yang mendustakannya dan mengurangi haknya, serta menolaknya selain orang-orang zalim. yaitu orang-orang yang melampaui batas dan angkuh yang mengetahui kebenaran, tetapi mereka berpaling darinya, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman (96) meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan azab yang pedih (97)) (Surah Yunus)

Sumber: https://tafsirweb.com/7274-surat-al-ankabut-ayat-48.html

Informasi

Surat

العنكبوت (Al-'Ankabut)

Laba-Laba — 69 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

48 dari 69 ayat

Juz

Juz 21

Halaman

Halaman 402

Ruku

Ruku 346

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 81 (161/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3388 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-29