العنكبوت (Al-'Ankabut)

Per AyatMushaf
وَلَىِٕنْ
dan jika
سَاَلْتَهُمْ
kamu bertanya kepada mereka
مَّنْ
siapa
خَلَقَ
menciptakan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضَ
dan bumi
وَسَخَّرَ
dan menundukkan
الشَّمْسَ
matahari
وَالْقَمَرَ
dan bulan
لَيَقُوْلُنَّ
tentu mereka akan berkata
اللّٰهُ
Allah
ۗفَاَنّٰى
maka bagaimana
يُؤْفَكُوْنَ
mereka dipalingkan
﴿٦١﴾
Dan jika engkau bertanya kepada mereka, ”Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?” Pasti mereka akan menjawab, ”Allah.” Maka mengapa mereka bisa dipalingkan (dari kebenaran).
3401 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan jikalau kamu (wahai Rasul) bertanya kepada kaum musyrikin, “Siapakah Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keteraturan yang indah ini, dan menundukkan matahari dan bulan?” pastilah mereka benar-benar akan mengatakan, “Allah-lah saja yang menciptakannya.” Maka mengapa mereka dapat dipalingkan dari beriman kepada Allah, Pencipta segala sesuatu dan pengaturannya, dan menyembah selain Allah bersamaNYa? Alangkah aneh kedustaan dan kebohongan mereka!

Sumber: https://tafsirweb.com/7287-surat-al-ankabut-ayat-61.html

Tafsir as-Sa'di

61-63. ini adalah suatu pengambilan dalil (sebagai bukti) bagi kaum musyrikin yang mendustakan tauhid ilahiyah dan ibadah, dan pengharusan terhadap mereka berdasarkan tauhid rububiyyah yang mereka yakini. Sebab, kalau “kamu tanyakan kepada mereka, ’siapakah yang menjadikan langit, lalu dengannya Dia menghidupkan (menyuburkan) kembali bumi ini setelah kedustaannya? Dan siapa yang memilki kekuasaan mengatur segala sesuatu? “tentu mereka akan menjawab, ’Allah’,” semata, dan tentu mereka mengakui ketidakberdayaan berhala-berhala dan orang-orang yang menyembahnya bersama Allah untuk melakukan sedikit saja dari hal-hal itu!Maka heranlah anda terhadap kebohongan dan kedustaan mereka serta tindakan mereka menghadap kepada sesuatu yang mereka yakini ketidakberdayaanya, mereka mengakui bahwa sembahan itu tidak berhak mengurus sesuatu apa pun! Anda sangat prihatin terhadap mereka karena mereka tidak berkaal, dan karena mereka dungu, sangat lemah akalnya! Apakah kamu menemukan orang yang lebih lemah akalnya dan lebih dangkal mata hatinya daripada orang-orang yang datang kepada batu, atau kuburan atau yang serupa dengannya, “sedangkan dia mengetauhi bahwa benda-benda itu tidak dapat memberikan untungan, tidak dapat menimpakan bahaya, tidak dapat menciptakan dan tidak pula dapat memberi rizki), lalu ia mempersembahkan seluruh keikhlasannya dan ketulusan ubudih (penghambaannya), kepadanya, dan dia mempersekutukannya dengan Rabb sang pencipta, pemberi rizki, pemberi keuntungan, dan penurun bahaya?Ucapkanlah,”segala puji bagi Allah yang telah menjelaskan petunjuk (hidayah) dari kesesatan dan menjelaskan kepalsuan ajaran yang dianut oleh kaum musyrikin, agar diwaspadai oleh orang-orang yang mendapat taufikNya,” dan katakanlah, “segala puji bagi Allah yang telah menciptakan amal atas dan alam bawah, dan bertindak mengatur dan memberi mereka rizki, dan Dia melapangkan rizki kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan menyempitkannya terhadap siapa saja yang Dia kehendaki karena hikmah dariNya dan karena Dia tahu apa yang menjadi kemaslahatan bagi hamba-hmabNya serta apa yang pantas bagi mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/7287-surat-al-ankabut-ayat-61.html

Tafsir Al-Wajiz

61. Wahai Nabi, sungguh jika kamu bertanya kepada orang-orang musyrik: “Siapakah yang menciptakan dan menyempurnakan langit dan bumi, dan menundukkan matahari dan bulan sehingga keduanya bisa beredar untuk memberi manfaat bagi para makhluk?” Mereka akan berkata: “Hanya Allahlah yang Maha Pencipta dan Maha Memfungsikan (keduanya)” Lalu bagaimana bisa mereka tidak mau mengesakanNya setelah pengakuan mereka itu?!

Sumber: https://tafsirweb.com/7287-surat-al-ankabut-ayat-61.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 61-63 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menegaskan bahwa tifsk ada Tuhan selain Dia, karena sesungguhnya orang-orang musyrik yang menyembah tuhan lain bersamaNya itu mengakui bahwa Allah sendiri yang menciptakan langit, bumi, matahari, bulan, serta menundukkan malam dan siang. Dia adalah Dzat yang Maha Pencipta dan Maha Pemberi rezeki kepada hamba-hambaNya dan menentukan ajal mereka, serta yang memberikan rezeki mereka yang berbeda-beda. Maka terjadilah perbedaan di antara mereka.Maka di antara mereka ada yang kaya dan ada yang fakir. Dia Maha Mengetahui apa yang baik bagi masing-masing dari mereka, dan siapakah yang layak dengan kekayaan dan siapakah yang layak dengan kefakiran. Allah menyebutkan bahwa hanya Dialah yang menciptakan dan mengatur segala sesuatu.Apabila demikian keadaannya, maka kenapa menyembah kepada selain Allah? Mengapa bertawakal kepada selain Allah? Sebagaimana Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dalam kerajaanNya, maka hendaklah Dia diesakan dalam penyembahan.Sering kali Allah سبحانه وتعالى menetapkan kedudukan ketuhananNya dengan pengakuan keesaan ketuhananNya. Dahulu orang-orang musyrik mengakui hal itu sebagaimana mereka berkata dalam kalimat talbiyah mereka, "Aku penuhi panggilanMu, tidak ada sekutu bagiMu kecuali sekutu yang Engkau miliki, sedangkan dia tidak memiliki.

Sumber: https://tafsirweb.com/7287-surat-al-ankabut-ayat-61.html

Informasi

Surat

العنكبوت (Al-'Ankabut)

Laba-Laba — 69 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

61 dari 69 ayat

Juz

Juz 21

Halaman

Halaman 403

Ruku

Ruku 347

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 81 (161/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3401 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-29