لقمٰن (Luqman)
Per AyatMushaf
وَاِنْ
dan jika
جَاهَدٰكَ
keduanya memaksamu
عَلٰٓى
untuk
اَنْ
bahwa
تُشْرِكَ
mempersekutukan
بِيْ
dengan Aku
مَا
apa-apa
لَيْسَ
tidak
لَكَ
bagimu
بِهٖ
dengannya tentang itu
عِلْمٌ
pengetahuan
فَلَا
maka jangan
تُطِعْهُمَا
kamu mentaati keduanya
وَصَاحِبْهُمَا
dan pergaulilah keduanya
فِى
di
الدُّنْيَا
dunia
مَعْرُوْفًا
dengan baik
ۖوَّاتَّبِعْ
dan ikutilah
سَبِيْلَ
jalan
مَنْ
orang yang
اَنَابَ
kembali
اِلَيَّۚ
kepada-Ku
ثُمَّ
kemudian
اِلَيَّ
kepada-Ku
مَرْجِعُكُمْ
tempat kembalimu
فَاُنَبِّئُكُمْ
lalu akan Ku-beritahukan kamu
بِمَا
tentang apa
كُنْتُمْ
kalian adalah
تَعْمَلُوْنَ
kamu kerjakan
﴿١٥﴾
Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
3484 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan bila bapak ibumu memaksamu (wahai anak yang beriman) untuk membuatmu menyekutukan sesuatu denganKu dalam ibadahmu kepadaKu dimana kamu tidak memiliki ilmu tentangnya atau keduanya mengajakmu berbuat maksiat, maka jangan taati keduanya, karena tidak ada ketaatan bagi makhluk untuk bermaksiat kepada khaliq, namun tetaplah bergaul dengan keduanya di dunia ini dengan baik dalam hal-hal yang bukan menagndung dosa. Dan tempuhlah olehmu (Wahai anak yang beriman) jalan orang-orang yang bertaubat dari dosanya, yang kembali kepadaKu, beriman kepada utusanKu, Muhammad, kemudian hanya kepadaKu-lah tempat kembali kalian lalu Aku mengabarkan kepada kalian apa yang dulu kalian kerjakan di dunia dan Aku membalas setiap orang sesuai dengan perbuatannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7499-surat-luqman-ayat-15.html
Tafsir as-Sa'di
15. “Dan jika keduanya memaksamu,” maksudnya, kedua ibu bapakmu bersikeras “untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mematuhi kepadanya,” dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa yang demikian ini termasuk berbuat baik kepada keduanya; sebab hak Allah harus lebih diutamakan atas hak semua orang, dan tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan terhadap sang khaliq. Di sini Allah tidak mengatakan, “Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka durhakailah mereka berdua,” melainkan Allah mengatakan, “maka janganlah kamu mematuhi keduanya,” yakni dalam kesyirikan. Adapun berbuat baik kepada keduanya, maka terus lakukanlah.Maka dari itu Allah berfirman sesudahnya, “Dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik,” maksudnya, dengan pergaulan ihsan kepada mereka dengan cara yang baik.Adapun tentang “mengikuti keduanya”, sedangkan keduanya dalam kondisi kafir dan maksiat, maka (dalam hal ini) jangan kamu ikuti, “dan ikutilah jalan orang yang kembali kepadaKU.” Mereka adalah orang-orang yang beriman kepada Allah, kepada para malaikatNya, kitab-kitabNya, dan para rasulNya, yang berserah diri kepada Rabb (Allah), yang kembali kepadaNya. Mengikuti jalan mereka berarti menempuh jalan mereka dalam berinabah kepada Allah, inabah yang merupakan ketertarikan hasrat-hasrat hati dan kemauannya kepada Allah, lalu diikuti oleh usaha dengan badan dalam hal-hal yang diridhai Allah dan mendekatkan kepadaNya. “Kemudian hanya kepadaKu-lah kembalimu,” baik yang taat maupun yang durhaka, yang berinabah maupun yang tidak, “maka Kuberitakan kepadamu amal yang telah kamu kerjakan,” maka tidak ada satu pun dari amal perbuatan mereka yang tersembunyi dari Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/7499-surat-luqman-ayat-15.html
Tafsir Al-Wajiz
15. Namun, jika kedua orang tua bersikeras untuk mengajak putera mereka untuk menyekutukan Allah. Tidak akan pernah ada bukti bahwa Allah memiliki sekutu, maka jangan engkau taati mereka.Sesungguhnya perbuatan syirik adalah perbuatan yang dzalim. Tidak ada tuntunan untuk mentaati manusia dalam hal maksiat kepada Allah. Namun berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua tetap menjadi kewajiban seorang anak.Ikutilah jalan orang-orang yang senantiasa bertaubat kepada-Ku, melakukan ketaatan dan senantiasa ikhlas. Kalian semua wahai manusia akan kembali kepada-Ku, bukan kepada selain-Ku. Aku akan memberitahu kalian atas amal baik dan buruk yang kalian lakukan.Setiap orang akan aku beri balasan atas setiap perbuatan yang telah mereka lakukan
Sumber: https://tafsirweb.com/7499-surat-luqman-ayat-15.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 13-15 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang nasehat Luqman kepada anaknya. Allah سبحانه وتعالى menyebutnya dengan sebaik-baik penyebutan dan telah memberinya hikmah, yaitu ketika memberikan nasehat kepada anaknya yang paling disayangi dan dicintai. Sungguh itu merupakan hak yang sebenarnya untuk memberikan yang terbaik yang dia ketahui kepadanya.Oleh karena itu, pertama-tama dia menasehati anaknya untuk menyembah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apa pun. Kemudian dia berkata seraya memperingatkan (sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar), yaitu kezaliman yang paling besar. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, dia berkata:”Ketika turun ayat (Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik) [Surah Al-An'am: 82], hal itu membuat kesusahan para sahabat Rasulullah ﷺ dan mereka bertanya,”Siapakah di antara kita yang tidak mencampuradukkan keimanan dengan kezaliman?” Maka Rasulullah ﷺ bersabda,”Ini bukan tentang itu, apakah kalian tidak mendengar perkataan Luqman: ("Wahai anakku!Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.") Kemudian beliau mengaitkan nasehatnya kepada anaknya dengan menyembah hanya kepada Allah dan berbuat baik kepada kedua orang tua. sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak) [Surah Al-Isra: 23].Seringkali Allah سبحانه وتعالى mengaitkan antara kedua hal itu dalam Al-Quran, dan di sini Allah berfirman: (Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya.Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah) Mujahid berkata yaitu kesulitan saat mengandung anak Qatadah berkata bahwa maknanya adalah,”Kepayahan demi kepayahan” Firman Allah: (dan menyapihnya dalam usia dua tahun) yaitu mengasuh dan menyusuinya setelah melahirkannya selama dua tahun, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang ingin menyusui secara sempurna) [Surah Al-Baqarah: 233).Sesungguhnya Allah hanya menyebut pengasuhan, jerih payah, dan kesulitan ibu dalam mengurus anaknya malam dan siang hari agar anak mengingat kebaikannya yang telah diberikan kepadanya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan ucapkanlah, "Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil") (Surah Al-Isra’: 24).Oleh karena itu, Allah berfirman: (Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu) yaitu: Sesungguhnya Aku akan memberikan balasan yang paling sempurna atas hal itu.Firman Allah: (Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya) yaitu: Jika keduanya sangat menginginkanmu untuk mengikuti agama mereka, maka janganlah menerimanya, dan janganlah hal itu menghalangimu untuk berbuat baik kepada keduanya di dunia, yaitu: berbuat baik kepada keduanya, (dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku) yaitu orang-orang mukmin (Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan)
Sumber: https://tafsirweb.com/7499-surat-luqman-ayat-15.html
Informasi
Surat
لقمٰن (Luqman)
Luqman — 34 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
15 dari 34 ayat
Juz
Juz 21
Halaman
Halaman 412
Ruku
Ruku 356
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 82 (164/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3484 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-31