لقمٰن (Luqman)

Per AyatMushaf
مَا
tidak
خَلْقُكُمْ
menciptakan kalian
وَلَا
dan tidak
بَعْثُكُمْ
kebangkitanmu
اِلَّا
kecuali
كَنَفْسٍ
seperti jiwa
وَّاحِدَةٍ
satu
ۗاِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
سَمِيْعٌۢ
Maha Mendengar
بَصِيْرٌ
Maha Melihat
﴿٢٨﴾
Menciptakan dan membangkitkan kamu (bagi Allah) hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja (mudah). Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha Melihat.
3497 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Penciptaan kalian (wahai manusia) dan kebangkitan kalian di Hari Kiamat dalam kemudahan dan keringanannya tidak lain kecuali seperti menciptakan satu jiwa dan membangkitkannya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar kata-kata kalian, Maha Melihat perbuatan kalian dan akan membalas kalian atasnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7512-surat-luqman-ayat-28.html

Tafsir as-Sa'di

28. Kemudian Dia menjelaskan keagungan dan kesempurnaan kekuasaanNya, dan bahwa ia tidak bisa dibayangkan oleh akal pikiran, seraya berfirman, “Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkanmu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti menciptakan dan membangkitkan satu jiwa saja,” ini adalah sesuatu yang membingungkan akal, di mana bahwa penciptaan seluruh manusia yang begitu banyak dan pembangkitan kembali mereka sesudah mati setelah mereka tercerai berai hanya dalam sekejap saja, sebagaimana Dia menciptakan satu jiwa. Maka tidak ada jalan untuk memungkiri kebangkitan, kehidupan kembali dan pembalasan terhadap amal perbuatan, kecuali karena kebodohan akan keagungan Allah dan kehebatan kekuasaanNya.Kemudian Dia menjelaskan keumuman (keuniversalan) pendengaranNya terhadap segala sesuatu yang bisa di dengar, dan penglihatannya terhadap segala sesuatu yang bisa dilihat, seraya berfirman, “Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.”

Sumber: https://tafsirweb.com/7512-surat-luqman-ayat-28.html

Tafsir Al-Wajiz

28. Wahai manusia, Kami tidak menciptakan dan membangkitkan kalian dari kubur pada hari kiamat kecuali hanya seperti mencuptakan satu jiwa saja kemudian membangkitkannya. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat atas segala sesuatu.Ayat ini turun untuk beberapa orang Quraisy yang mengingkari hari kebangkitan.

Sumber: https://tafsirweb.com/7512-surat-luqman-ayat-28.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 27-28 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang keagunganNya, kebesaranNya, dan kemuliaanNya, nama-namaNya yang terbaik, sifat-sifatNya yang tinggi, dan kalimat-kalimatNya yang sempurna yang tidak ada seorangpun dapat meliputinya dan tidak ada seorangpun yang dapat menggambarkan dan menghitung, sebagaimana pemimpin manusia dan penutup para rasul berdoa:”Aku tidak dapat menghitung pujian yang selayaknya kepadaMu. sebagaimana Engkau yang memuji DzatMu” Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah) yaitu, seandainya semua pepohonan bumi ini dijadikan sebagai pena-pena dan semua lautan sebagai tintanya, lalu ditambahkan kepadanya tujuh lautan yang serupa lalu digunakan untuk menulis kalimat-kalimat Allah yang menunjukkan atas keagungan, sifat-sifat, dan keluhuranNya, maka pena-pena itu akan patah dan semua laut menjadi kering, sekalipun ditambahkan lagi yang serupa berkali-kali lipat. Sesungguhnya penyebutan tujuh laut itu hanya untuk menunjukkan makna hiperbola, bukan dimaksudkan untuk membatasi, bukan juga menunjukkan bahwa ada tujuh lautan di dunia ini sebagaimana yang dikatakan orang-orang yang menukil dari berita israiliyat yang tidak dapat dibenarkan dan didustakan, bahkan sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain: (Katakanlah, "Kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimah-kalimah Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimah-kalimah Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan yang semisal” (109)) (Surah Al-Kahfi) Makna yang dimaksud dari firmanNya (bimitslihi) bukan hal lainnya saja, melainkan tambahan yang serupa, lalu ditambahkan yang serupa lagi, kemudian serupa lagi tanpa ada hentinya, karena ayat-ayat dan kalimat-kalimat Allah tidak dapat dibatasi.Diriwayatkan bahwa ayat ini diturunkan tentang bantahan terhadap orang-orang Yahudi. Ibnu Ishaq berkata,”Telah bercerita kepadaku Muhammad bin Abi Muhammad, dari Sa'id bin Jubair atau Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa para pendeta Yahudi berkata kepada Rasulullah ﷺ di Madinah,"Wahai Muhammad, bagaimana pendapatmu tentang ucapanmu: (dan tidaklah kamu diberi pengetahuan, melainkan sedikit) (Surah Al-Isra: 85) Apakah yang kamu maksud itu kami atau kaummu?" Lalu Rasulullah ﷺ menjawab, "Keduanya" Mereka berkata,"Bukankah kamu sering membaca apa yang diturunkan kepadamu menyatakan bahwa sesungguhnya kami telah diberi kitab Taurat yang di dalamnya terdapat penjelasan segala sesuatu?" Lalu Rasulullah ﷺ menjawab: “Sesungguhnya kitab Taurat itu menurut ilmu Allah adalah sedikit, dan menurut kalian dari kitab itu terdapat apa yang menjadi kecukupan bagi kalian” Allah menurunkan firmanNya tentang apa yang mereka pertanyaankan tentang itu: (Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena) Demikian juga diriwayatkan dari Ikrimah dan ‘Atha’ bin Yasar.Hal ini menunjukkan bahwa ini adalah ayat Madaniyah, bukan Makkiyyah. Tetapi pendapat yang terkenal bahwa ayat ini adalah Makkiyyah. Hanya Allah yang lebih Mengetahui.Firman Allah: (Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana) yaitu Maha Perkasa yang menundukkan dan mengalahkan segala sesuatu. Maka tidak ada yang dapat mencegah apa yang Dia kehendaki, dan tidak ada yang dapat menentang dan menghalangi keputusanNya. Dia Maha Bijaksana dalam penciptaan, perintah, firman, perbuatan, syariat­ dan semua urusanNya.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu, melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja) yaitu tidaklah penciptaan semua manusia dan membangkitkan mereka di hari kebangkitan jika dikaitkan dengan kekuasaanNya itu tidak lain bagaikan menciptakan satu jiwa saja. Semuanya sangat mudah dan gampang bagiNya (Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka terjadilah ia (82)) (Surah Yasin), (Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata (50)) (Surah Al-Qamar) yaitu, tidak sekali-kali Allah memerintah sesuatu melainkan hanya sekali perintah, maka sesuatu itu terjadi, tanpa perlu mengulang dan mengukuhkan perintahNya (Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja (13) maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi (14)) (Surah An-Nazi'at) Firman Allah: (Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) Sebagaimana Dia Maha Mendengar ucapan mereka, Maha Mengetahui perbuatan merekam, Dia mendengarkan dan melihat satu jiwa saja.Begitu pula kekuasaan Allah atas mereka, seperti kekuasaanNya atas satu jiwa, Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah itu Maha Mendengar lagi Maha Mleihat)

Sumber: https://tafsirweb.com/7512-surat-luqman-ayat-28.html

Informasi

Surat

لقمٰن (Luqman)

Luqman — 34 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

28 dari 34 ayat

Juz

Juz 21

Halaman

Halaman 413

Ruku

Ruku 357

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 83 (165/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3497 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-31