لقمٰن (Luqman)

Per AyatMushaf
اَلَمْ
tidaklah
تَرَ
kamu memperhatikan
اَنَّ
bahwasanya
اللّٰهَ
Allah
يُوْلِجُ
Dia memasukkan
الَّيْلَ
malam
فِى
ke dalam
النَّهَارِ
siang
وَيُوْلِجُ
dan memasukkan
النَّهَارَ
siang
فِى
ke dalam
الَّيْلِ
malam
وَسَخَّرَ
dan Dia menundukkan
الشَّمْسَ
matahari
وَالْقَمَرَۖ
dan bulan
كُلٌّ
masing-masing
يَّجْرِيْٓ
berjalan/beredar
اِلٰٓى
sampai
اَجَلٍ
waktu
مُّسَمًّى
ditentukan
وَّاَنَّ
dan bahwasanya
اللّٰهَ
Allah
بِمَا
terhadap apa yang
تَعْمَلُوْنَ
kamu kerjakan
خَبِيْرٌ
Maha Mengetahui
﴿٢٩﴾
Tidakkah engkau memperhatikan, bahwa Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar sampai kepada waktu yang ditentukan. Sungguh, Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.
3498 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Apakah kamu tidak melihat bahwa Allah mengambil sebagian waktu dari malam sehingga siangnya menjadi panjang dan malamnya pendek, Dia mengambil sebagian waktu dari siang sehingga malamnya menjadi panjang dan siangnya menjadi pendek, Dia menundukkan matahari dan rembulan untuk kalian, masing-masing dari keduanya berjalan di atas orbitnya sampai waktu yang sudah ditentukan dan ditetapkan, dan sesungguhnya Allah maha mengetahui segala yang diperbuat makhluk-Nya dari kebaikan maupun keburukan, tiada sesuatu pun yang samar bagiNya?

Sumber: https://tafsirweb.com/7513-surat-luqman-ayat-29.html

Tafsir as-Sa'di

29. Ini juga, di dalamnya terdapat penjelasan tentang keesaanNya dalam berbuat dan mengatur, serta keluasan wewenangNya dalam berbuat memasukkan malam kepada siang dan memasukkan siang kepada malam. Apabila salah satunya masuk, maka yang satu hilang.Dan Dia menundukkan matahari dan bulan di mana keduanya berotasi (berjalan) dengan suatu aturan yang tidak pernah rusak semenjak penciptaan keduanya; untuk membangun berbagai kemaslahatan dan manfaat bagi manusia dalam urusan agama dan dunia mereka yang dengannya mereka dapat mengambil pelajaran dan mengambil manfaat. Dan “masing-masing” dari keduanya “berjalan sampai kepada waktu yang telah ditentukan,” apabila waktu yang telah ditentukan itu tiba, maka berhentilah perjalanannya dan hilanglah kekuatan keduanya. Dan hal ini (terjadi) pada Hari Kiamat pada saat matahari digulung, bulan ditenggelamkan dan negeri dunia berakhir serta dimulainya negeri akhirat. “Dan bahwa Allah terhadap amal yang kamu kerjakan” yang baik ataupun yang buruk, “Maha Mengetahui,” tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dariNYa, dan Dia akan memberikan pembalasan kepada kalian atas amal perbuatan kalian berupa pahala bagi orang-orang yang taat dan siksa bagi orang-orang yang durhaka.

Sumber: https://tafsirweb.com/7513-surat-luqman-ayat-29.html

Tafsir Al-Wajiz

29. Apakah engkau tidak melihat bahwa Allah memasukkan siang ke dalam malam dan malam ke dalam siang, sehingga salah satu bertambah dan lainnya menjadi berkurang. Kemudian Allah menundukkan matahari dan bulan dengan terbit dan terbenam.Itu sebagai pembatasan waktu dan pemberian manfaat. Matahari dan bulan, atau siang dan malam, kedua bergulir sesuai waktu dan jalurnya dengan waktunya sendiri. Sehingga semua berjalan berdasarkan hitungan daur bulan dan tahun.Allah Maha Memperhatikan terhadap setiap amal perbuatan. Tidak ada yang dapat tersembunyi dari pengawasan Allah. Allah akan memberi balasan kepada setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7513-surat-luqman-ayat-29.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 29-30 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa: (Allah memasukkan malam ke dalam siang) yaitu mengambil sebagian darinya ke dalam siang sehingga siang menjadi panjang, dan malam menjadi pendek. Hal ini terjadi pada musim panas, karena di musim panas itu siang hari sangat panjang. Kemudian mulai berkurang, dan malam hari menjadi panjang dan siang hari menjadi pendek.Hal ini terjadi pada musim dingin (dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan) Dikatakan, maknannya adalah sampai pada tujuan yang ditetapkan. Dikatakan juga bahwa maknannya sampai hari kiamat. Kedua pendapat itu benar.Pendapat pertama dikuatkan dengan hadits Abu Dzar yang terdapat di dalam hadits shahih Bukhari Muslim bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:”"Wahai Abu Dzar, apakah kamu mengetahui ke manakah matahari ini pergi?” Aku menjawab, "Allah dan RasulNya lebih mengetahui” Rasulullah ﷺ bersabda,"Sesungguhnya matahari ini pergi dan sujud di bawah 'Arsy kemudian ia meminta izin kepada Tuhannya. Maka sudah dekat masanya akan dikatakan kepada matahari,"Kembalilah kamu ke arah kamu datang” Firman Allah: (dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan) sebagaimana firmanNya: (Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi) (Surah Al-Hajj: 70) Makna ini menunjukkan bahwa Allah سبحانه وتعالى adalah Dzat yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui segala sesuatu, sebagaimana firmanNya: (Allah yang menciptakan tujuh langit dan dari (penciptaan) bumi juga serupa.Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, dan ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu (12)) (Surah Ath-Thalaq) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang bathil) yaitu sesungguhnya Dia menampakkan kepada kalian tanda-tanda kekuasaanNya agar kalian dapat menyimpulkan darinya bahwa Dialah Dzat yang hak yaitu benar adaNya dan Tuhan yang sebenarnya, dan bahwa semua yang selain Dia itu bukan apa-apa.Maka sesungguhnya Dia Maha Kaya dari selainNya, dan segala sesuatu membutuhkanNya, karena semua yang ada di langit dan di bumi merupakan makhluk dan hamba-hambaNya. Tidak ada seorangpun dari mereka yang dapat menggerakkan suatu dzarrah pun kecuali dengan izinNya. Seandainya semua penduduk bumi berkumpul untuk menciptakan seekor lalat, maka mereka tidak akan mampu melakukannya.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Demikianlah, karena sesungguhnya Allah, Dialah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar (30)) yaitu Maha Tinggi, tidak ada yang lebih tinggi daripada Dia, dan Maha Besar daripada segala sesuatu, dan segala sesuatu tunduk dan hina di hadapanNya

Sumber: https://tafsirweb.com/7513-surat-luqman-ayat-29.html

Informasi

Surat

لقمٰن (Luqman)

Luqman — 34 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

29 dari 34 ayat

Juz

Juz 21

Halaman

Halaman 414

Ruku

Ruku 357

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 83 (165/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3498 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-31