لقمٰن (Luqman)
Per AyatMushaf
اَلَمْ
tidaklah
تَرَ
kamu memperhatikan
اَنَّ
bahwasanya
الْفُلْكَ
perahu
تَجْرِيْ
berlayar
فِى
di
الْبَحْرِ
laut
بِنِعْمَتِ
dengan nikmat
اللّٰهِ
Allah
لِيُرِيَكُمْ
untuk Dia perlihatkan kepadamu
مِّنْ
dari
اٰيٰتِهٖۗ
tanda-tanda-Nya
اِنَّ
bahwasanya
فِيْ
di
ذٰلِكَ
demikian itu
لَاٰيٰتٍ
benar-benar tanda-tanda
لِّكُلِّ
bagi setiap
صَبَّارٍ
orang yang sabar
شَكُوْرٍ
lagi bersyukur
﴿٣١﴾
Tidakkah engkau memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, agar diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran)-Nya bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur.
3500 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kamu tidak melihat (wahai orang yang menyaksikan) bahwa kapal-kapal itu berjalan di laut dengan perintah Allah sebagai nikmat dariNya kepada makhlukNya, agar Dia memperlihatkan pelajaran-pelajaran dan hujjah-hujjahNya kepada kalian yang bisa membuat kalian mengambil pelajaran? Sesungguhnya berlayarnya kapal-kapal itu di laut merupakan bukti bagi orang-orang yang sangat sabar dalam menjauhi hal-hal yang diharamkan Allah dan sangat sabar atas ketaatan kepadaNya serta sangat sabar atas takdirnya, lagi banyak bersyukur atas nikmat-nikmatNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7515-surat-luqman-ayat-31.html
Tafsir as-Sa'di
31. Maksudnya, tidakkah kamu melihat sebagian dari tanda-tanda kekuasaanNya, rahmatNya, dan perhatianNya kepada hamba-hambaNya, yaitu menundukkan lautan, di mana kapal dapat berlayar dengan perintahNya yang bersifat taqdiri (ketetapan) dan kehalusan dan kebaikanNYa, “supaya diperlihatkanNYa kepadamu sebagian dari tanda-tandaNYa,” karena di dalamnya terdapat manfaat dan pelajaran. “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur,” merekalah yang memanfaatkan ayat-ayat tersebut, “yang sangat sabar,” atas segala kesempitan, “lagi banyak bersyukur” atas segala kelapangan. Penyabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah dan terhadap maksiat serta terhadap takdir-takdirNya, lagi penuh syukur kepada Allah atas segala nikmatNya yang bersifat duniawi, dan yang ukhrawi.
Sumber: https://tafsirweb.com/7515-surat-luqman-ayat-31.html
Tafsir Al-Wajiz
31. Apakah engkau tidak melihat, bahwa perahu-perahu itu bisa berjalan di atas air dengan cepat di atas laut sebab Kemahalembutan, rahmat, serta kemurahan Allah untuk menunjukkan kepada kalian bentuk kekuasaan, bukti dan keajaiban kekuasaan dan ciptaan-Nya. Segala kenikmatan yang disebutkan itu sebagai tanda dan bukti bagi orang-orang yang senantiasa sabar terhadap segala cobaan dan maksiat serta orang-orang yang selalu bersyukur kepada Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/7515-surat-luqman-ayat-31.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 31-32 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia telah menundukkan laut agar bahtera dapat berlayar di permukaannya dengan izinNya, yaitu berkat kelembutan dan penundukanNya, karena sesungguhnya seandainya Allah tidak menciptakan kekuatan pada laut untuk menahan beban batera-bahtera dengannya, maka bahtera tidak dapat berlayar. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya) yaitu, sebagian dari kekuasaanNya (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur) yaitu sabar dalam penderitaan dan bersyukur dalam kemakmuran. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung) yaitu sebagaimana gunung dan awan (mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya) sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilanglah siapa yang kamu seru kecuali Dia) (Surah Al-Isra’: 67) dan Allah سبحانه وتعالى: (Maka apabila mereka naik kapal, mereka berdoa kepada Allah dengan penuh rasa pengabdian (ikhlas) kepada-Nya) (Surah Al-'Ankabut: 65).Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus) Mujahid berkata bahwa maknanya adalah kafir, seakan-akan dia menafsirkan “AL-Muqtashid” di sini sebagai ingkar, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) menyekutukan (Allah)) (Surah Al-'Ankabut: 65) Ibnu Zaid berkata bahwa makna yang dimaksud adalah pertengahan dalam beramal.Apa yang dikatakan oleh Ibnu Zaid ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam firmanNya: (lalu di antara mereka ada yang menzalimi diri sendiri, ada yang pertengahan dan ada (pula) yang berlomba dalam berbuat kebaikan) (Surah Fathir: 32) makna Al-muqtasid di sini adalah pertengahan dalam beramal.Bisa juga maknanya adalah yang ada dalam ayat ini juga. Hal ini juga termasuk dalam sikap ingkar dari orang yang menyaksikan pemandangan yang mengerikan dan kejadian yang agung serta tanda-tanda kekuasaanNya yang jelas di laut. Kemudian setelah Allah memberikan keselamatan dari bahaya itu, maka seharusnya dia merespon hal itu dengan mengerjakan amal yang sempurna, terus dalam beribadah, dan bersegera mengerjakan kebaikan.Barangsiapa yang hanya bersikap pertengahan setelah itu, maka dia termasuk dalam orang-orang yang berpikir pendek. Hanya Allah yang lebih Mengetahui. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar) Makna “Al-khattar” adalah pengkhianat.Pendapat ini dikatakan Mujahid, Al-Hasan, Qatadah, dan Malik, dari Zaid bin Aslam. yaitu orang yang setiap kali berjanji selalu mengkhianati janjinya. Dan “al-khatr” adalah pengkhianatan berat. Hal itu dikatakan Amr bin Ma'di Yakrib: “Dan sesungguhnya kamu bila melihat Abu Umair, maka kamu akan menyaksikan kecurangan dan pengkhianatan yang banyak” Firman Allah: (lagi ingkar) yaitu, sangat ingkar kepada nikmat-nikmat dan tidak mensyukurinya, bahkan sengaja melupakan dan tidak mengingatnya
Sumber: https://tafsirweb.com/7515-surat-luqman-ayat-31.html
Informasi
Surat
لقمٰن (Luqman)
Luqman — 34 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
31 dari 34 ayat
Juz
Juz 21
Halaman
Halaman 414
Ruku
Ruku 357
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 83 (165/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3500 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-31