السّجدة (As-Sajdah)

Per AyatMushaf
اَمْ
ataukah/apakah
يَقُوْلُوْنَ
mereka mengatakan
افْتَرٰىهُ
ia mengada-adakannya
ۚ
بَلْ
bahkan
هُوَ
ia/itu(Al Qur'an)
الْحَقُّ
benar
مِنْ
dari
رَّبِّكَ
Tuhanmu
لِتُنْذِرَ
supaya kamu memberi peringatan
قَوْمًا
kaum
مَّآ
belum
اَتٰىهُمْ
datang kepada mereka
مِّنْ
dari
نَّذِيْرٍ
seorang pemberi peringatan
مِّنْ
dari
قَبْلِكَ
sebelum kamu
لَعَلَّهُمْ
agar mereka
يَهْتَدُوْنَ
mereka mendapat petunjuk
﴿٣﴾
Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan, “Dia (Muhammad) telah mengada-adakannya.” Tidak, Al-Qur'an itu kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah didatangi orang yang memberi peringatan sebelum engkau; agar mereka mendapat petunjuk.
3506 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Namun orang-orang musyrik justru berkata, “Muhammad telah membuat al-Qur’an.” Mereka dusta, karena al-Qur’an adalah haq yang pasti yang diturunkan kepadamu (wahai Rasul) dari Tuhanmu agar dengan al-Qur’an itu kamu memberikan peringatan kepada orang-orang yang belum didatangi pembawa peringatan sebelummu, semoga mereka mau mengikuti petunjuk, lalu kemudian mereka mengetahui yang haq dan beriman kepadanya serta mendahulukannya, di samping itu mereka pun beriman kepadamu.

Sumber: https://tafsirweb.com/7555-surat-as-sajdah-ayat-3.html

Tafsir as-Sa'di

3. Sekalipun demikian, orang-orang yang mendustakan Rasulullah dan mereka zhalim dalam hal ini berkata, “Ia dibuat-buat oleh Muhammad dan diada-adakannya dari dirinya sendiri!” ini tentu merupakan kelancangan terbesar untuk mengingkari kalamullah dan menuduh Muhammad dengan kedustaan yang paling besar (serta menganggap) makhluk mempunyai kemampuan mengeluarkan kalam sebagaimana kalam dari Sang Pencipta. Masing-masing dari salah satu perbuatan ini termasuk perkara yang sangat besar.Allah berfirman seraya membantah orang yang mengatakan, “Dia telah membuat-buatnya,” “Sebenarnya al-Quran itu adalah kebenaran,” yang tidak akan dihampiri oleh kebatilan dari depan ataupun dari belakangnya.Ia diturunkan dari Dzat Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji. “Dari Rabbmu,” Dia menurunkannya sebagai rahmat bagi hamba-hambaNya, “agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu.” Maksudnya, mereka sedang dalam kondisi sangat membutuhkan diutusnya seorang rasul dan diturunkannya kitab suci, karena tidak adanya orang yang memberikan peringatan, bahkan mereka terombang-ambing di dalam kebodohan mereka, dan bimbang di dalam gelap kesesatan, maka dari itu Kami menurunkan kitab ini kepadamu, “mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk,” dari kesesatan mereka, sehingga mereka mengetahui yang benar dan mengutamakannya. Semua hal yang disebutkan oleh Allah di atas, semuanya berlawanan dengan pendustaan mereka terhadapnya, dan sesungguhnya ia menuntut mereka beriman dan membenarkan sepenuhnya padanya, yaitu keberadaannya berasal dari Rabb semesta alam, dan bahwa sesungguhnya ia benar, dan yang benar itu diterima bagaimanapun keadaannya, dan bahwa sesungguhnya ia sama sekali tidak mengandung keraguan dari sisi manapun, karena tidak ada di dalamnya yang mengharuskan keraguan, baik karena berita (informasi) yang tidak sesuai dengan realita ataupun karena kekeringan dan kesamaran makna-maknanya; dan bahwa mereka sedang berada dalam kondisi sangat memerlukan dan membutuhkan kepada risalah (kerasulan) dan bahwa di dalamnya terdapat hidayah (petunjuk) bagi setiap kebaikan dan perbuatan baik.

Sumber: https://tafsirweb.com/7555-surat-as-sajdah-ayat-3.html

Tafsir Al-Wajiz

3. Tetapi mengapa orang-orang musyrik berkata: “Muhammad hanya mengada-adakan Al-quran dengan dirinya sendiri, bukan dari Allah.” Tetapi Al-quran adalah benar-benar haq yang diturunkan dari sisi Allah. Al-quran diturunkan sebagai peringatan kepada orang-orang belum pernah mendapat peringatan, yaitu peringatan tentang azab Allah jika mereka menyekutukan Allah dan durhaka kepada-Nya.Mereka adalah orang-orang Arab dan orang-orang selain Arab. Mereka semua diberi seruan kepada agama Islam sebagaimana telah dijelaskan pada ayat lain. Agar mereka mendapat petunjuk kepada jalan kebenaran dan keimanan dengan peringatanmu, sehingga mereka bisa hidup bahagia.Fungsi huruf am adalah sebagai tanda perpindahan kalimat pertama, untuk mengingkari klaim atau anggapan mereka bahwa Al-quran itu palsu. Adapun huruf bal berfungsi menekan atau memukul perkataan mereka, dan menetapkan bahwa Al-quran itu benar

Sumber: https://tafsirweb.com/7555-surat-as-sajdah-ayat-3.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-3 Telah dijelaskan pembahasan tentang huruf-huruf hijaiyah di permulaan surah Al-Baqarah dengan pembahasan yang tidak perlu diulangi lagi di sini. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Turunnya Al-Qur’an yang tidak ada keraguan padanya) Tidak ada keraguan dan kebimbangan, bahwa sesungguhnya Al-Qur'an itu diturunkan (dari Tuhan semesta alam) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang musyrik: (Tetapi mengapa mereka (orang-orang kafir) mengatakan, "Dia (Muhammad) mengada-adakannya”) yaitu membuat-buat Al-Qur'an itu dari dirinya sendiri (Sebenarnya Al-Qur’an itu adalah kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk) yaitu mengikuti kebenaran

Sumber: https://tafsirweb.com/7555-surat-as-sajdah-ayat-3.html

Informasi

Surat

السّجدة (As-Sajdah)

Sajdah — 30 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

3 dari 30 ayat

Juz

Juz 21

Halaman

Halaman 415

Ruku

Ruku 358

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 83 (165/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3506 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-32