اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
يٰٓاَهْلَ
Wahai ahli
الْكِتٰبِ
Kitab
تَعَالَوْا
marilah
اِلٰى
kepada
كَلِمَةٍ
satu kalimat
سَوَاۤءٍۢ
yang sama
بَيْنَنَا
antara kami
وَبَيْنَكُمْ
dan antara kamu
اَلَّا
bahwa tidak
نَعْبُدَ
kami menyembah
اِلَّا
bahwa tidak
اللّٰهَ
Allah
وَلَا
dan tidak
نُشْرِكَ
kami menyekutukan
بِهٖ
denganNya
شَيْـًٔا
sesuatu
وَّلَا
dan tidak
يَتَّخِذَ
menjadikan
بَعْضُنَا
sebagian kami
بَعْضًا
sebagian yang lain
اَرْبَابًا
Tuhan
مِّنْ
dari
دُوْنِ
sisi
اللّٰهِ
Allah
ۗ
فَاِنْ
maka jika
تَوَلَّوْا
mereka berpaling
فَقُوْلُوا
maka katakanlah
اشْهَدُوْا
saksikanlah
بِاَنَّا
bahwa kami
مُسْلِمُوْنَ
orang-orang yang menyerahkan diri
﴿٦٤﴾
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
357 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai rosul) kepada ahli kitab dari kaum Yahudi dan Nasroni; “kemarilah kalian kepada kalimat adil dan benar yang kita berpegang teguh kepadanya secara bersama-sama” yaitu kita menghususkan Allah satu-satunya dalam beribadah, dan kita tidak mengambil sekutu apapun bersama Nya, dari berhala atau patung atau salib atau toghut atau selain itu, dan tidak beragama sebagian dari kita kepada sebagian yang lain dengan ketaatan kepada selain Allah. Maka jika mereka berpaling dari ajakan yang baik ini, maka katakanlah kepada mereka (wahai orang-orang yang beriman) “persaksikanlah atas kami bahwa kami adalah orang-orang muslim yang melaksanakan ketaatan kepada tuhan kami dengan ibadah dan ikhlas. Dan ajakan kepada kalimat yang sama itu, sebagaimana ditujukan kepada orang-orang Yahudi dan Nashroni, ditujukan juga kepada orang-orang yang berbuat seperti perbuatan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/1196-surat-ali-imran-ayat-64.html

Tafsir as-Sa'di

64. Ayat yang mulia ini adalah ayat yang ditulis oleh Nabi untuk dikirim kepada raja-raja Ahli Kitab. Beliau kadang membacanya pada rakaat pertama shalat Sunnah fajar. قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ – Al-Baqarah:136- Dan beliau membaca ayat tadi pada rakaat terakhir dari shalat Sunnah Shubuh; karena mengandung dakwah kepada satu agama, yang telah disepakati oleh para Nabi dan Rasul.Ayat itu juga mengandung tauhid uluhiyah yang berasaskan ibadah kepada Allah semata yang tidak ada sekutu bagiNya. Dan agar diyakini bahwa manusia dan seluruh makhluk dalam kapasitas kemanusiaan, salah seorang di antara mereka tidak berhak sedikit pun memiliki sifat-sifat keuluhiyahan. Bila ahli Kitab dan selain mereka patuh terhadap hal itu, maka mereka telah mendapat petunjuk dan “jika mereka berpaling, maka katakanlah kepada mereka, ‘Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)’.” Ini persis seperti Firman Allah, "Katakanlah: “Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”." QS -Al-Kafirun:1-6-

Sumber: https://tafsirweb.com/1196-surat-ali-imran-ayat-64.html

Tafsir Al-Wajiz

64 Katakanlah wahai rasul: “Hai Ahli Kitab, marilah berpegang teguh kepada suatu ketetapan yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu. Kalimat yang adil yang diturunkan kepadaku dan kepada kalian. Yang sudah ada penjelasannya di semua kitab yang benar, yaitu dari suhuf Ibrahim, Taurat, Injil dan Al-quran.Bahwa agar kita tidak menyembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dalam hal penciptaan, raja, rizki ataupun hak untuk disembah. Dan sebagian kita tidak pula menjadikan sesembahan selain Allah”. Seperti keyakinan bahwa Uzair dan Isa sebagai tuhan dalam penghalalan maupun pengharaman dan kita tidak bersujud kecuali hanya kepada Allah semata.Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri kepada Allah dan hukum-hukum-Nya”

Sumber: https://tafsirweb.com/1196-surat-ali-imran-ayat-64.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Firman ini mencakup orang-orang Ahli Kitab, dari kalangan Yahudi dan Nasrani, serta orang-orang yang mengikuti jejak mereka. (Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat) kalimat ini merujuk pada jumlah mufidah (kalimat yang bermakna, sebagaimana yang difirmankan Allah di sini. Kemudian digambarkan dengan firmanNya: (yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu) secara adil sebagian kami sama seperti kalian tentang kalimat itu. Kemudian Dia menjelaskannya (bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun) yaitu tidak berhala, sesuatu yang disalib, patung, thagut, api, dan tidak sesuatu apapun, namun kita hanya menyembah kepada Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Ini adalah ajakan semua rasul (Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku" (25)).Allah juga berfirman (Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu") (Surah An-Nahl: 36) kemudian Allah berfirman (dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah) Ibnu Juraij berkata, yaitu kita saling patuh untuk tidak melakukan kemaksiatan kepada Allah. (Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri) yaitu jika mereka berpaling dari sebagian ini dan ajakan ini, maka persaksikanlah kepada mereka bahwa kalian tetap melanjutkan berpegang pada Islam yang telah ditetapkan oleh Allah untuk kalian.

Sumber: https://tafsirweb.com/1196-surat-ali-imran-ayat-64.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

64 dari 200 ayat

Juz

Juz 3

Halaman

Halaman 58

Ruku

Ruku 48

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 12 (23/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-357 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3