Kembali ke Surat Al-Ahzab

الاحزاب (Al-Ahzab)

Surat ke-33, Ayat ke-71

يُّصْلِحْ لَكُمْ اَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا

niscaya Allah akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan barangsiapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh, dia menang dengan kemenangan yang agung.

📚 Tafsir Al-Muyassar

Bila kalian bertakwa kepada Allah dan berkata benar, niscaya Allah akan memperbaiki amal-amal perbuatan kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Barangsiapa menaati Allah dan rasulNya dalam perintah dan larangan, maka dia telah beruntung dengan mendapatkan kehormatan besar di dunia dan di akhirat.

Sumber: https://tafsirweb.com/7683-surat-al-ahzab-ayat-71.html

📚 Tafsir as-Sa'di

71. Kemudian Allah menjelaskan pengaruh yang ditimbulkan oleh takwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar, seraya berfirman, “Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu,” maksudnya, hal itu dapat menjadi sebab bagi keshalihan (kebaikan) amal dan jalan untuk diterima. Karena dengan menggunakan takwa, maka amal kebajikan bisa diterima, sebagaimana Allah berfirman, "Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa". (Al-Maidah:27) Dan dengannya pula seseorang akan diberi taufik untuk beramal shalih, dan Allah akan memperbaiki amal-amalnya dengan cara memeliharanya dari hal-hal yang dapat merusaknya, menjaga pahalanya dan melipatgandakannya.

Demikian pula, mengabaikan takwa dan ucapan yang benar merupakan sebab bagi rusaknya amal kebajikan, ia tidak diterima dan tidak mempunyai bekas (pengaruh). “Dan mengampuni bagimu” juga “dosa-dosamu” yang merupakan sebab kebinasaan kalian. Jadi, dengan takwa, berbagai perkara dapat menjadi lurus, dan dengannya pula segala yang terlarang menjadi terhindarkan. Maka dari itu Allah berfirman, “Dan barangsiapa menaati Allah dan rasulNya, maka sesuungguhnya dia telah mendapat kemenangan yang besar."

Sumber: https://tafsirweb.com/7683-surat-al-ahzab-ayat-71.html

📚 Tafsir Al-Wajiz

71. Niscaya Allah akan memperbaiki dan mempermudahmu untuk mengerjakan amal-amal saleh dan memberimu pahala. Kemudian Allah juga akan menghapus kesalahan dan dosamu atas keistiqamahanmu.

Barangsiapa mentaati perintah Allah dan rasul-Nya, maka dia akan memperoleh tujuannya, dan akan memperoleh keridhoan Allah

Sumber: https://tafsirweb.com/7683-surat-al-ahzab-ayat-71.html

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 70-71 Allah SWT berfirman seraya memerintahkan kepada para hambaNya yang beriman agar tetap bertakwa kepadaNya dan menyembahNya dengan penyembahan sebagaimana seseorang yang melihatNya, dan hendaklah mereka berkata (perkataan yang benar) yaitu yang lurus, tidak bengkok dan tidak menyimpang. Lalu Allah menjanjikan kepada mereka jika mereka melakukan hal itu, maka Dia akan memberi mereka pahala dengan memperbaiki amal perbuatan mereka, yaitu Allah memberi taufik kepada mereka untuk mengerjakan amal shalih dan bahwa Allah SWT mengampuni dosa-dosa mereka yang terdahulu. Sedangkan dosa yang akan mereka lakukan di masa yang akan datang, Allah akan memberi ilham kepada mereka untuk bertaubat darinya.

Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar)Demikian itu karena dia dihindarkan dari neraka Jahim dan dimasukkan ke dalam kenikmatan yang kekal. Mujahid berkata bahwa maknanya adalah perkataan yang benar. Sedangkan yang lain berkata bahwa perkataan yang benar.

Semua hal ini benar.

Sumber: https://tafsirweb.com/7683-surat-al-ahzab-ayat-71.html

Informasi Tambahan

Juz

22

Halaman

427

Ruku

369

Apabila kamu membaca Al-Quran, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk

Surah An-Nahl: 98

Adab Membaca Al-Quran

1. Suci dari Hadats

Pastikan dalam keadaan suci dari hadats besar dan kecil sebelum memegang dan membaca Al-Quran. Berwudhu terlebih dahulu merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada kitab suci Al-Quran.

2. Niat yang Ikhlas

Membaca Al-Quran dengan niat mencari ridha Allah SWT, bukan untuk pamer atau mencari pujian. Niat yang ikhlas akan membawa keberkahan dalam membaca Al-Quran.

3. Menghadap Kiblat

Diutamakan menghadap kiblat saat membaca Al-Quran sebagai bentuk penghormatan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Posisi duduk yang sopan dan tenang juga dianjurkan.

4. Membaca Ta'awudz

Memulai dengan membaca ta'awudz dan basmalah sebelum membaca Al-Quran. Ta'awudz merupakan permintaan perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

5. Khusyuk dan Tenang

Membaca dengan tenang dan penuh penghayatan, memahami makna ayat yang dibaca. Tidak tergesa-gesa dan memperhatikan tajwid dengan baik.

6. Menjaga Kebersihan

Membaca Al-Quran di tempat yang bersih dan suci, serta menjaga kebersihan diri dan pakaian. Hindari membaca Al-Quran di tempat yang tidak pantas.

7. Memperindah Suara

Membaca Al-Quran dengan suara yang indah dan tartil, sesuai dengan kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri, yang terpenting adalah membaca dengan benar sesuai tajwid.

Masukan & Feedback:info@finlup.id
© 2026 quran.finlup.id - All rights reserved