الاحزاب (Al-Ahzab)
Per AyatMushaf
لِّيُعَذِّبَ
karena akan menyiksa
اللّٰهُ
Allah
الْمُنٰفِقِيْنَ
orang-orang munafik laki-laki
وَالْمُنٰفِقَتِ
dan orang munafik perempuan
وَالْمُشْرِكِيْنَ
dan orang musyrik laki-laki
وَالْمُشْرِكٰتِ
dan orang musyrik perempuan
وَيَتُوْبَ
dan akan menerima taubat
اللّٰهُ
Allah
عَلَى
atas
الْمُؤْمِنِيْنَ
orang beriman laki-laki
وَالْمُؤْمِنٰتِۗ
orang beriman perempuan
وَكَانَ
dan adalah
اللّٰهُ
Allah
غَفُوْرًا
Maha Pengampun
رَّحِيْمًا
Maha Penyayang
ࣖ
﴿٧٣﴾
sehingga Allah akan mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, orang-orang musyrik, laki-laki dan perempuan; dan Allah akan menerima tobat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
3606 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sehingga akibat dari dipikulnya amanat oleh manusia adalah bahwa Allah akan menyiksa orang-orang munafik, laki-laki dan perempuan, yaitu orang-orang yang menampakkan Islam dan menyembunyikan kekafiran dan orang-orang yang menyekutukan Allah dalam beribadah kepadaNya, yang laki-laki dan yang perempuan. Dan Allah menerima taubat orang-orang mukmin, yang laki-laki dan yang perempuan, dengan menutupi dosa-dosa mereka dan tidak menghukum mereka. Allah Maha Pengampun bagi hamba-hambaNya yang bertaubat kepadaNya dan juga Maha Penyayang kepada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/7685-surat-al-ahzab-ayat-73.html
Tafsir as-Sa'di
73. Maka manusia terbagi menjadi tiga bagian menurut pelaksanan atau tidaknya amanat tersebut. Yaitu (pertama), kaum munafik.Mereka menampakkan bahwa mereka melaksanakannya secara lahir, tidak secara batin. Dan (kedua), orang-orang musyrik yang mengabaikannya secara lahir dan batin. Dan (ketiga), orang-orang Mukmin yang menunaikannya secara lahir dan batin.Lalu Allah menjelaskan perbuatan tiga macam manusia ini dan apa yang pantas bagi mereka, pahala atau siksaan, seraya berfirman, “Sehingga Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, dan orang-orang musrikin laki-laki dan perempuan; dan Allah menerima taubat orang-orang Mukmin laki-laki dan perempuan. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Maka segala puji hanya untukNya, yang mana telah mengakhiri ayat ini dengan dua nama (Nya) yang sangat mulia yang menunjukkan kepada kesempurnaan ampunan Allah dan luasnya rahmatNya, serta keuniversalan kemurahanNYa, padahal sesungguhnya manusia-manusia yang akan diadili sangat banyak, di antara mereka ada yang tidak berhak mendapat ampunan dan rahmat karena kenifakan dan kesyirikannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7685-surat-al-ahzab-ayat-73.html
Tafsir Al-Wajiz
73. Amanah itu diemban oleh manusia agar Allah mengazab orang-orang munafik atas kemunafikan dan penghianatan mereka atas amanah yang mereka emban. Juga mengazab orang-orang musyrik atas kesyirikan mereka kepada Allah.Juga agar Allah menerima taubat orang-orang mukmin yang senantiasa taat kepada Allah dan rasul-Nya. Juga menerima taubat orang-orang yang senantiasa menjaga amanah. Allah Maha luas dalam memberi ampunan atas dosa-dosa orang yang bertaubat.Allah Mengasihi mereka atas penjagaan mereka terhadap amanah yang mereka emban untuk beribadah dan seterusnya
Sumber: https://tafsirweb.com/7685-surat-al-ahzab-ayat-73.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 72-73 Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa amanah ini adalah hal-hal wajib yang ditawarkan Allah سبحانه وتعالى kepada langit, bumi, dan gunung-gunung. Jika mereka menunaikannya, maka Allah akan memberi mereka pahala, dan jika mereka menyia-nyiakannya, maka Allah akan mengazab mereka. Maka mereka terpaksa dan merasa takut memikulnya tanpa adanya pelanggaran.Tetapi demi menghormati agama Allah, maka sebaiknya mereka tidak menerimanya. Kemudian Allah menawarkannya kepada nabi Adam, dan nabi Adam mau menerimanya dan apa yang terkandung di dalamnya. Itulah yang dimaksud firman Allah سبحانه وتعالى: (dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh) yaitu tergiur oleh perintah Allah.Qatadah berkata bahwa amanah adalah mengamalkan agama, kewajiban-kewajiban, dan batasan-batasan. Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam, dia berkata bahwa amanah itu ada tiga perkara, yaitu shalat, puasa, dan mandi junub. Semua pendapat ini tidak bertentangan satu sama lainnya, melainkan sesuai dan bersumber bahwa amanah itu adalah tanggung jawab dan menerima semua perintah dan larangan dengan persyaratannya, yaitu apabila dia mengerjakanya maka dia mendapat pahala, dan jika meninggalkannya maka mendapat siksa.Lalu manusia menerimanya karena kelemahan, kebodohan, dan kezalimannya, kecuali orang yang diberi taufik dan meminta pertolongan kepada Allah. Firman Allah سبحانه وتعالى: (sehingga Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan) yaitu, sesungguhnya Allah memikulkan amanah kepada nabi Adam yaitu bahwa amanah adalah tanggung jawab, agar Allah mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan. Mereka adalah orang yang menampakkan keimanan, dan menyembunyikan kekafirannya mengikuti keluarganya (orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan) Mereka adalah orang-orang yang lahir dan batinnya menyekutukan Allah, yaitu menyekutukan Allah dan menentang para rasulNya (dan sehingga Allah menerima tobat orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan) yaitu agar Allah merahmati orang-orang yang beriman dari kalangan makhlukNya yang beriman kepada Allah, para malaikatNya, kitab-kitabNya, dan para rasulNya serta mengamalkan ketaatan kepadaNya (Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang)
Sumber: https://tafsirweb.com/7685-surat-al-ahzab-ayat-73.html
Informasi
Surat
الاحزاب (Al-Ahzab)
Golongan Yang Bersekutu — 73 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
73 dari 73 ayat
Juz
Juz 22
Halaman
Halaman 427
Ruku
Ruku 369
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 86 (171/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3606 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-33