سبأ (Saba')
Per AyatMushaf
وَقَالَ
dan berkata
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
هَلْ
apakah/maukah
نَدُلُّكُمْ
kami tunjukkan padamu
عَلٰى
atas
رَجُلٍ
seorang laki-laki
يُّنَبِّئُكُمْ
ia akan menjelaskan kepadamu
اِذَا
apabila
مُزِّقْتُمْ
kamu (badanmu) hancur
كُلَّ
setiap
مُمَزَّقٍۙ
sehancur-hancurnya
اِنَّكُمْ
sesungguhnya kalian
لَفِيْ
sungguh dalam
خَلْقٍ
ciptaan
جَدِيْدٍۚ
baru
﴿٧﴾
Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya), “Maukah kami tunjukkan kepadamu seorang laki-laki yang memberitakan kepadamu bahwa apabila badanmu telah hancur sehancur-hancurnya, kamu pasti (akan dibangkitkan kembali) dalam ciptaan yang baru.
3613 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sebagian orang-orang kafir itu berkata kepada sebagian yang lain dalam rangka memperolok-olok, “maukah kalian kami tunjukkan seorang laki-laki (maksud mereka adalah Muhammad) yang mengabarkan kepada kalian bahwa bila kalian sudah mati dan jasad kalian telah hancur sehancur-hancurnya, kalian akan dihidupkan dan dibangkitkan kembali dari kubur kalian? Mereka mengatakan hal ini karena pengingkaran mereka yang melampaui batas.
Sumber: https://tafsirweb.com/7765-surat-saba-ayat-7.html
Tafsir as-Sa'di
7. Maksudnya, “dan orang-orang kafir berkata,” dengan maksud mendustakan, memperolok-olok dan menganggap tidak mungkin mendustakan, memperolok-olok dan menganggap tidak mungkin, serta menyebutkan sisi ketidak-mungkinannya. Sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, “Maukah kamu agar kami tunjukkan seorang laki-laki yang memberitakan kepadamu bahwa apabila badanmu telah hancur sehancur-hancurnya, sesungguhnya kamu benar-benar dalam ciptaan yang baru?” yang mereka maksud orang laki-laki itu adalah rasulullah.Beliau dianggap orang laki-laki yang membawa sesuatu yang sangat aneh, hingga (menurut anggapan mereka), beliau menjadi tontonan yang mereka tonton dan keanehan yang mereka perolok-olokkan; daan bahwa bagaimana mungkin dia mengatakan, “sesungguhnya kalian pasti akan dihidupkan kembali setelah kalian hancur lebur dan tulang-belulang kalian telah tercerai-berai dan sudah sirna seluruh anggota badan kalian.”
Sumber: https://tafsirweb.com/7765-surat-saba-ayat-7.html
Tafsir Al-Wajiz
7. Beberapa orang kafir karena takjub dan menganggap itu sebagai sihir mengatakan: “Apakah kami telah menunjukkanmu seorang laki-laki, dia adalah Muhammad ﷺ.” Mereka berpura-pura tidak faham dan tidak mengetahui, padahal mereka tahu. “Dia mengkhabarkan kepada kalian sesuatu yang menakjubkan, bahwa jika kalian nanti sudah jadi hancur dan lebur bersama tanah, dan menjadi debu maka setelah itu kalian akan dibangkitkan kembali dan menciptakan kalian dengan jasad yang baru lagi kemudian kalian akan dibangkitkan dari kubur kalian dalam keadaan hidup. Amal kalian akan dihitung dan ditimbang kemudian akan diberi balasan, sesudah kalian lebur menjadi debu?Mumazzaq adalah masdar mim dari wazan ismul maf’ul yang bermakna dileburkan dengan selebur leburnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7765-surat-saba-ayat-7.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 7-9 Ini merupakan pemberitahuan Allah سبحانه وتعالى tentang ketidakpercayaan orang-orang kafir dan yang tidak mempercayai Tuhan terhadap terjadinya hari kiamat, dan olok-olok mereka terhadap Rasulallah ﷺ dalam menyampaikan hal itu: (Dan orang-orang kafir berkata (kepada teman-temannya), "Maukah kamu kami tunjukkan kepadamu seorang laki-laki yang memberitakan kepadamu, bahwa apabila badanmu telah hancur sehancur-hancurnya”) yaitu tubuh kalian hancur di dalam bumi dan telah lenyap dan bercerai-berai (sesungguhnya kamu benar-benar) yaitu setelah keadaan ini (dalam ciptaan yang baru?) yaitu kalian kembali dalam keadaan hidup dan diberi rezeki setelah itu. Dan dia dalam pemberitahuannya ini bahwa hari kebangkitan tidak terlepas dari dua bagian. Adakalanya dia sengaja membuat-buat kedustaan terhadap Allah, bahwa Allah telah mewahyukan kepadanya tentang hal itu, atau adakalanya dia tidak sengaja, tetapi dia mengalami gangguan sebagaimana gangguan yang dialami orang cacat mental atau gila.Oleh karena itu mereka berkata (Apakah dia mengada-adakan kebohongan terhadap Allah ataukah ada padanya penyakit gila?) Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya menyanggah mereka: ((Tidak), tetapi orang-orang yang tidak beriman kepada negeri akhirat berada dalam siksaan dan kesesatan yang jauh) yaitu perkaranya tidak seperti yang mereka sangka dan tidak seperti yang mereka tuduhkan, tetapi Nabi Muhammad ﷺ itu orang yang benar, baik, memberi petunjuk yang datang membawa kebenaran, sedangkan orang-orang yang berdusta dan bodoh adalah mereka sendiri (dalam siksaan) yaitu kekufuran yang menjerumuskan mereka kepada azab Allah سبحانه وتعالى, (dan kesesatan yang jauh) dari kebenaran di dunia. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman mengingatkan kepada mereka tentang kekuasaanNya yang mampu menciptakan langit dan bumi. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka?) yaitu ke manapun mereka menghadap dan mereka pergi, lalu langit tetap menaungi mereka dan bumi berada di bawah mereka.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa (47) Dan bumi itu Kami hamparkan; maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami) (48)) (Surah Adz-Dzariyat) Diriwayatkan dari Qatadah tentang firmanNya: (Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka?) dia berkata, sesungguhnya jika kamu melihat ke arah kanan atau arah kirimu, atau memandang ke depan atau ke belakangmu, maka kamu melihat langit dan bumi.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit) yaitu seandainya Kami menghendaki, maka Kami melakukan hal itu terhadap mereka karena kezaliman mereka dan kekuasaan Kami atas mereka. Tetapi Kami menangguhkan hal itu karena kelembutan dan sifat pemaaf Kami. Kemudian Allah berfirman: (Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Tuhan) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya)) Ma'mar meriwayatkan dari Qatadah, makna (munib) adalah bertaubat.Syaiban meriwayatkan dari Qatadah bahwa al-munib adalah kembali kepada Allah سبحانه وتعالى. yaitu, sesungguhnya setiap hamba yang pandai dan kembali Allah jika memperhatikan penciptaan langit dan bumi, maka benar-benar terdapat dalil yang menunjukkan atas kekuasaan Allah سبحانه وتعالى yang dapat membangkitkan jasad-jasad, dan terjadinya hari kebangkitan, karena sesungguhnya Dzat yang mampu menciptakan langit yang tinggi dan luas, dan yang menciptakan bumi yang terhampar, benar-benar mampu mengembalikan tubuh dan tulang yang telah bercerai-berai menjadi satu, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa) (Surah Yasin: 81)
Sumber: https://tafsirweb.com/7765-surat-saba-ayat-7.html
Informasi
Surat
سبأ (Saba')
Saba' — 54 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
7 dari 54 ayat
Juz
Juz 22
Halaman
Halaman 428
Ruku
Ruku 370
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 86 (171/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3613 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-34