سبأ (Saba')

Per AyatMushaf
وَمَآ
dan tidak
اٰتَيْنٰهُمْ
Kami berikan kepada mereka
مِّنْ
dari
كُتُبٍ
kitab-kitab
يَّدْرُسُوْنَهَا
mereka membacanya
وَمَآ
dan tidak
اَرْسَلْنَآ
Kami utus
اِلَيْهِمْ
kepada mereka
قَبْلَكَ
sebelum kamu
مِنْ
dari
نَّذِيْرٍۗ
seorang pemberi peringatan
﴿٤٤﴾
Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang mereka baca dan Kami tidak pernah mengutus seorang pemberi peringatan kepada mereka sebelum engkau (Muhammad).
3650 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan Kami tidak menurunkan kepada orang-orang kafir itu kitab-kitab yang mereka baca sebelum al-Qur’an lalu kitab-kitab itu menunjukkan kepada apa yang mereka klaim bahwa apa yang dibawa Muhammad adalah sihir. Dan Kami tidak mengutus kepada mereka sebelummu (wahai Rasul) seorang rasul yang memperingatkan mereka terhadap siksa Kami.

Sumber: https://tafsirweb.com/7802-surat-saba-ayat-44.html

Tafsir as-Sa'di

44. Setelah Allah menjelaskan argumentasi yang mereka jadikan untuk menolak kebenaran, yaitu berupa perkataan-perkataan yang masih di bawah tingkatan syubhat, dan sama sekali bukan hujjah (argument), maka di sini Allah menjelaskan bahwa mereka, sekalipun ada seseorang yang akan membelanya, maka sesungguhnya mereka sama sekali tidak mempunyai sandaran dan tidak mempunyai sesuatu apa pun yang dapat dijadikan sebagai pegangan, seraya berfirman, “Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang mereka baca,” sehingga mereka mempunyai sandaran, “dan sekali-kali tidak pernah pula mengutus kepada mereka sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun,” sehingga mereka memiliki perkataan-perkataan dan kondisi-kondisi yang dapat mereka jadikan sebagai alat untuk menolak syariat yang engkau bawa. Jadi, mereka tidak mempunyai ilmu ataupun secuil dari ilmu.

Sumber: https://tafsirweb.com/7802-surat-saba-ayat-44.html

Tafsir Al-Wajiz

44. Kami tidak menurunkan kepada penduduk Mekah kitab-kitab yang bisa mereka baca dan pahami yang menunjukkan tentang benarnya suatu kesyirikan ({Min Kutubin} huruf min disini menunjukkan keuniversalan sesuatu setelahnya). Wahai Nabi, Kami juga tidak mengutus kepada bangsa Arab seorang nabi sebelummu yang memberi peringatan tentang hukuman Kami.Maknanya adalah: Bagaimana bisa mereka mendustakanmu sedangkan mereka tidak punya dalil berupa kitab dan rasul?

Sumber: https://tafsirweb.com/7802-surat-saba-ayat-44.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 43-45 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang orang-orang kafir, bahwa mereka layak mendapat siksaan dan azab yang pedih dariNya, karena mereka itu apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayatNya yang jelas yang mereka dengar dari lisan Rasulullah ﷺ yang menerimanya masih hangat dan segar (mereka berkata, "Orang ini tiada lain hanyalah seorang laki-laki yang ingin menghalangi kamu dari apa yang di sembah oleh bapak-bapakmu”) Mereka yakin bahwa agama nenek moyang merekalah yang benar, dan apa yang disampaikan oleh Rasulullah ﷺ menurut mereka adalah kebathilan. Semoga mereka dan nenek moyang mereka dilaknat oleh Allah (dan mereka berkata, "(Al-Qur'an) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja”) yang mereka maksud adalah Al-Qur'an (Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka, "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”) Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tidak pernah memberikan kepada mereka kitab-kitab yang mereka baca dan sekali-kali tidak pernah (pula) mengutus kepada mereka sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun" (44)) yaitu Allah سبحانه وتعالى belum pernah menurunkan suatu kitab pun kepada bangsa Arab sebelum Al-Qur'an, dan belum pernah mengutus seorang nabi kepada mereka sebelum nabi Muhammad ﷺ, dan mereka selalu mengharapkannya dan berkata, "Seandainya datang kepada kami seorang pemberi peringatan atau diturunkan kepada kami sebuah kitab, tentu kami menjadi orang-orang yang lebih mendapat petunjuk daripada selain kami" Tetapi setelah Allah menganugerahkan hal itu kepada mereka, ternyata mereka mendustakan, mengingkari, dan menentangnya Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan) dari kalangan para umat terdahulu (sedangkan orang-orang kafir Makkah itu belum sampai menerima sepersepuluh dari apa yang telah Kami berikan kepada orang-orang dahulu itu) Ibnu Abbas berkata bahwa yang dimaksud adalah kekuatan di dunia. Demikian juga dikatakan Qatadah, As-Suddi, dan Ibnu Zaid, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan, dan hati; tetapi pen­dengaran, penglihatan, dan hati mereka itu tidak berguna sedikitpun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya (26)) (Surah Al-Ahqaf) yaitu hal itu tidak dapat melindungi mereka dari azab Allah dan tidak dapat menolaknya, bahkan Allah menghancurkan mereka setelah mereka mendustakan para rasulNya.Oleh karena itu Allah berfirman: (lalu mereka mendustakan rasul-rasul-Ku. Maka alangkah hebatnya akibat kemurkaan-Ku) yaitu betapa dahsyatnya siksaan, pembalasan, dan pertolongan­Ku kepada para rasulKu

Sumber: https://tafsirweb.com/7802-surat-saba-ayat-44.html

Informasi

Surat

سبأ (Saba')

Saba' — 54 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

44 dari 54 ayat

Juz

Juz 22

Halaman

Halaman 433

Ruku

Ruku 374

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 87 (173/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3650 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-34