فاطر (Fatir)
Per AyatMushaf
مَا
apa
يَفْتَحِ
yang bukakan/anugerahkan
اللّٰهُ
Allah
لِلنَّاسِ
bagi manusia
مِنْ
dari
رَّحْمَةٍ
suatu rahmat
فَلَا
maka tidak ada
مُمْسِكَ
yang menahan
لَهَا
baginya
ۚوَمَا
dan apa
يُمْسِكْۙ
Dia menahan
فَلَا
maka tidak ada
مُرْسِلَ
menyampaikan/melepaskan
لَهٗ
baginya
مِنْۢ
dari
بَعْدِهٖۗ
sesudah itu
وَهُوَ
dan Dia
الْعَزِيْزُ
Maha Perkasa
الْحَكِيْمُ
Maha Bijaksana
﴿٢﴾
Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia, maka tidak ada yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan-Nya maka tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya setelah itu. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
3662 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apa yang Allah anugerahkan untuk manusia berupa rizki, hujan, kesehatan, ilmu dan nikmat-nikmat lainnya, tidak seorang pun yang kuasa untuk menahan rahmat tersebut, sedangkan apa yang Allah tahan darinya, maka tidak seorang pun mampu melepaskannya sesudahNya. Allah Mahaperkasa yang mengalahkan segala sesuatu, Mahabijaksana yang mengirimkan rahmat dan menahannya sesuai dengan hikmahNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/7868-surat-fatir-ayat-2.html
Tafsir as-Sa'di
2. Kemudian Allah menjelaskan bahwa hanya Dia yang mengatur, memberi, dan menahan (tidak memberi), seraya berfirman, “Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah” dari mereka berupa bagian dari rahmatNya, “maka tidak ada seorang pun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu.” Hal ini mengharuskan ketergantungan kepada Allah dan butuh kepadaNya dari segala sisi, dan mengharuskan tidak ada yang dimohon selain Dia, tidak ditakuti, dan tidak pula diharapkan kecuali Dia. “Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa” Yang menundukkan dan menguasai segala sesuatu, “lagi Mahabijaksana,” Yang meletakkan segala sesuatu pada tempat-tempatnya yang semestinya dan menundukkannya pada kedudukannya masing-masing.
Sumber: https://tafsirweb.com/7868-surat-fatir-ayat-2.html
Tafsir Al-Wajiz
2. Nikmat yang dibukakan dan diberikan Allah kepada manusia seperti kesehatan, keamanan, rejeki, pengetahuan, kenabian dan kebijaksanaan, maka tidak ada seorangpun yang mampu mencegahnya. Dan sesuatu berupa kebaikan yang dicegah Allah dari mereka, maka tidak ada seorangpun yang bisa mencegah terjadinya setelah itu kecuali Allah.Dia adalah Dzat yang Maha Kuat lagi Maha perkaya yang tidak dapat ditaklukkan dan Maha Bijaksana dalam tindakan dan pengaturannya sehingga tidak mungkin salah
Sumber: https://tafsirweb.com/7868-surat-fatir-ayat-2.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa apa yang Dia kehendaki pasti terjadi, dan apa saja yang tidak Dia kehendaki pasti tidak terjadi. Tidak ada seorang pun yang dapat mencegah apa yang Dia berikan, dan tidak ada seorangpun yang dapat memberikan apa yang Dia cegah. Ayat ini sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya) (Surah Yunus: 107) Ayat yang seperti ini cukup banyak.
Sumber: https://tafsirweb.com/7868-surat-fatir-ayat-2.html
Informasi
Surat
فاطر (Fatir)
Maha Pencipta — 45 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
2 dari 45 ayat
Juz
Juz 22
Halaman
Halaman 434
Ruku
Ruku 376
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 87 (174/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3662 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-35