فاطر (Fatir)

Per AyatMushaf
وَاِنْ
dan jika
يُّكَذِّبُوْكَ
mereka mendustakan kamu
فَقَدْ
maka sesungguhnya
كُذِّبَتْ
telah didustakan
رُسُلٌ
rasul-rasul
مِّنْ
dari
قَبْلِكَۗ
sebelum kamu
وَاِلَى
dan kepada
اللّٰهِ
Allah
تُرْجَعُ
dikembalikan
الْاُمُوْرُ
segala urusan
﴿٤﴾
Dan jika mereka mendustakan engkau (setelah engkau beri peringatan), maka sungguh, rasul-rasul sebelum engkau telah didustakan pula. Dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan.
3664 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Bila kaummu mendustakanmu (wahai Rasul) maka sungguh para Rasul sebelummu juga telah didustakan. Segala perkara akan kembali kepada Allah di akhirat, lalu Dia membalas setiap orang sesuai dengan haknya. Dalam ayat Ini mengandung hiburan bagi Rasulullah.

Sumber: https://tafsirweb.com/7870-surat-fatir-ayat-4.html

Tafsir as-Sa'di

4. “Dan jika mereka mendustakan kamu” wahai Rasul, maka kamu mempunyai suri tauladan dari para Rasul sebelummu, “maka sungguh telah didustakan pula rasul-rasul sebelum kamu.” Kemudian orang-orang yang mendustakan itu pun dibinasakan, dan Allah menyelamatkan para rasul tersebut beserta para pengikutnya. “Dan hanya kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.”

Sumber: https://tafsirweb.com/7870-surat-fatir-ayat-4.html

Tafsir Al-Wajiz

4. Wahai Nabi, jika orang-orang musyrik mendustakanmu saat mengajak untuk bertauhid dan beriman kepada hari akhir, maka sungguh para rasul sebelummu juga didustakan demikian. Maka bersabarlah sebagaimana mereka bersabar dan hanya kepada Allah perkara-perkara itu dikembalikan.Dia membalas tiap-tiap orang dengan apa yang layak untuknya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7870-surat-fatir-ayat-4.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 4-6 Allah سبحانه وتعالى berfirman,”Jika mereka mendustakan kamu, wahai Muhammad, yaitu orang-orang yang menyekutukan Allah, dan menentang apa yang kamu sampaikan kepada mereka berupa tauhid, maka kamu mempunyai suri teladan dari para rasul sebelum kamu. Karena sesungguhnya mereka juga demikian, mereka datang kepada kaum mereka dengan membawa ayat-ayat Allah yang jelas dan memerintahkan mereka untuk mengesakan Allah, tetapi mereka mendutastakan dan menentangnya (Dan hanya kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan) yaitu Kami akan membalas mereka atas hal itu dengan balasan yang sempurna. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar) yaitu, hari kebangkitan itu pasti terjadi (maka sekali-sekali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu) yaitu kehidupan yang rendah dibandingkan dengan apa yang disediakan Allah bagi kekasih-kekasihNya dan para pengikut rasulNya, berupa kebaikan yang agung.Maka janganlah melupakan kebahagiaan yang abadi itu karena adanya perhiasan yang fana (dan sekali-kali janganlah orang yang pandai menipu memper­dayakan kamu tentang Allah) yaitu setan. Ibnu Abbas berkata bahwa janganlah kalian membiarkan setan menipu kalian dan memalingkan kalian dari mengikuti para rasul Allah dan membenarkan kalimat-kalimatNya. Karena sesungguhnya setan itu adalah penipu, pendusta, dan pembual.Makna ayat ini seperti ayat yang ada di surah Luqman: (maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (setan) memperdayakan kamu dalam (menaati) Allah (33)) Sebagaimana orang-orang mukmin berkata kepada orang-orang kafir pada hari kiamat ketika diadakan (Lalu di antara mereka dipasang dinding (pemisah) yang berpintu. Di bagian dalam ada rahmat dan di luarnya hanya ada azab (13) Orang-orang munafik memanggil orang-orang mukmin, "Bukankah kami dahulu bersama kamu?" Mereka menjawab, "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri, dan kamu hanya menunggu, meragukan (janji Allah) dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah; dan penipu (setan) datang memperdaya kamu tentang Allah (14)) (Surah Al-Hadid) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan permusuhan iblis terhadap anak cucu nabi Adam: (Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu)) yaitu dia adalah musuh kalian yang terang, maka musuhilah dia dengan permusuhan yang keras, tentanglah dan dustakanlah dia jika membujuk kalian (karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala) yaitu sesungguhnya tujuan setan menyesatkan kalian sampai kalian masuk ke dalam neraka yang menyala-nyala bersamanya.Inilah dia musuh yang jelas. Kami memohon kepada Allah yang Maha Kuat dan Maha Perkasa semoga menjadikan kami sebagai musuh-musuh setan dan memberi taufik kepada kami untuk mengikuti kitabNya dan mengikuti jejak RasulNya. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas apa yang Dia kehendaki dan memperkenankan doa yang dipanjatkan.Ini sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu kepada Adam, "maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain dari-Ku, sedangkan mereka adalah musuhmu.Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zalim (50)) (Surah Al-Kahfi: 50)

Sumber: https://tafsirweb.com/7870-surat-fatir-ayat-4.html

Informasi

Surat

فاطر (Fatir)

Maha Pencipta — 45 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

4 dari 45 ayat

Juz

Juz 22

Halaman

Halaman 435

Ruku

Ruku 376

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 87 (174/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3664 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-35