فاطر (Fatir)
Surat ke-35, Ayat ke-12
وَمَا يَسْتَوِى الْبَحْرٰنِۖ هٰذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ سَاۤىِٕغٌ شَرَابُهٗ وَهٰذَا مِلْحٌ اُجَاجٌۗ وَمِنْ كُلٍّ تَأْكُلُوْنَ لَحْمًا طَرِيًّا وَّتَسْتَخْرِجُوْنَ حِلْيَةً تَلْبَسُوْنَهَا ۚوَتَرَى الْفُلْكَ فِيْهِ مَوَاخِرَ لِتَبْتَغُوْا مِنْ فَضْلِهٖ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Dan tidak sama (antara) dua lautan; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari (masing-masing lautan) itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang kamu pakai, dan di sana kamu melihat kapal-kapal berlayar membelah laut agar kamu dapat mencari karunia-Nya dan agar kamu bersyukur.
📚 Tafsir Al-Muyassar
Dua laut tidak sama, ini tawar dan sangat tawar, mudah melewati kerongkongan dan melenyapkan dahaga, sedangkan yang itu sangat asin. Dan dari keduanya kalian makan ikan segar yang lezat dan kalian mengeluarkan perhiasan, yaitu mutiara dan batu marjan yang kalian gunakan. Dan engkau melihat kapal-kapal membelah air, agar kalian bisa mencari karunia Allah melalui perniagaan dan lainnya.
Dama ayat ini mengandung petunjuk bagi Kuasa Allah dan keesaanNya dan agar kalian bisa besyukur kepada Allah atas nikmat-nikmatNya yang Dia berikan kepada kalian.
Sumber: https://tafsirweb.com/7878-surat-fatir-ayat-12.html
📚 Tafsir as-Sa'di
12. Ini adalah pemberitaan tentang Kuasa, hikmah, dan rahmatNya, yaitu bahwasanya Dia menjadikan dua laut untuk kepentingan alam bumi ini semuanya, dan Allah tidak menyamakan antara laut itu, sebab maslahat menuntut adanya sungai-sungai itu tawar, segar dan sedap diminum agar bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang ingin meminumnya, oleh para pemilik kebun dan para petani; dan menuntut keberadaan laut asin lagi pahit agar udara yang melingkupi bumi ini tidak rusak karena berbagai bau binatang-binatang laut yang mati, dan keberadaannya yang diam tidak bergerak. Keasinannya mencegahnya untuk cepat membusuk, dan supaya hewan-hewannya menjadi lebih indah dan lebih lezat.
Maka dari itu Allah berfirman, “Dan dari masing-masing” laut yang asin dan sungai yang tawar “kamu dapat memakan daging yang segar” yaitu ikan yang mudah ditangkap di lautan “dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya” seperti mutiara, permata, dan lain-lain dari apa-apa yang terdapat di dalam lautan.
Ini adalah kemaslahatan yang sangat besar bagi manusia. Dan di antara maslahat dan kegunaan lain dari lautan adalah bahwasanya Allah telah menundukannya untuk mengapungkan berbagai bahtera seperti kapal dan berbagai alat-alat transportasi, maka anda melihatnya dari satu pulau ke pulau yang lain, dari satu tempat ke tempat yang lain. Bahtera itu mengangkut para penumpang, barang-barang kebutuhan, dan barang-barang perniagaan mereka, sehingga banyak karunia Allah dan nikmatNYa yang bisa diambil.
Maka dari itu Allah berfirman, “Supaya kamu dapat mencari karuniaNya dan supaya kamu bersyukur.”
Sumber: https://tafsirweb.com/7878-surat-fatir-ayat-12.html
📚 Tafsir Al-Wajiz
12. Dan tidak ada kesamaan antara dua lautan yaitu tawar dan asin (ini perumpamaan antara keimanan dan kekufuran). Yang ini tawar, sangat segar, menghilangkan dahaga, dan mudah diminum (mudah mengalir di tenggorokan), sedangkan yang ini asin, sangat asin dan susah mengalir di tenggorokan.
Demikian itu adalah perumpamaan bagi orang mukmin dan orang kafir. Dari kedua laut itu kalian bisa memakan daging segar yaitu ikan. Dari laut yang asin, kalian bisa mengeluarkan permata yang digunakan sebagai perhiasan wanita, yaitu mutiara dan permata.
Kamu bisa melihat kapal-kapal di setiap bagian dari dua lautan itu yang menyeberangi kerasnya arus laut agar kalian bisa mencari keutamaan Allah SWT dengan berdagang dan menumpanginya dan bersyukur kepadaNya atas nikmat yang diberikan kepada kalian dalam hal itu
Sumber: https://tafsirweb.com/7878-surat-fatir-ayat-12.html
📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah SWT berfirman seraya mengingatkan terhadap kekuasaanNya yang Maha Agung dalam ciptaanNya yang beragam. Dia menciptakan dua laut, yang tawar dan segar, yaitu air yang terdapat di sungai-sungai yang mengalir di antara manusia, ada besar dan kecil, sesuai dengan kebutuhan di berbagai kawasan, negeri-negeri, kota-kota, hutan-hutan, dan padang sahara. Air itu tawar, segar, dan enak untuk diminum bagi orang yang menginginkannya (dan yang lain asin lagi pahit) yaitu yaitu pahiit.
Itu adalah air laut yang tenang yang dilalui oleh bahtera-bahtera besar asin, airnya sangat asin dan pahit, Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (dan yang lain asin lagi pahit) Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar) yaitu ikan-ikan (dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya) sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dari keduanya keluar mutiara dan marjan (22) Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan? (23)) (Surah Ar-Rahman) Firman Allah SWT (dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut) yaitu membelah laut dengan anjungannya yaitu bagian depannya yang besar yang mirip dengan dada burung.
Firman Allah SWT: (supaya kamu dapat mencari karunia-Nya) yaitu dalam perjalanan kalian dengan berniaga dari suatu kawasan ke kawasan lain, dari suatu negeri ke negeri lain (dan supaya kalian bersyukur) yaitu bersyukur kepada Tuhan kalian yang telah menundukkan ciptaan yang agung ini yaitu laut bagi kalian sehingga kalian bisa melakukan perjalanan ke mana pun yang kalian kehendaki tanpa ada sesuatu pun yang menghambat kalian. Bahkan dengan kekuasaanNya Dia menundukkan bagi kalian semua yang ada di langit dan bumi. Semua itu merupakan karunia dan rahmatNya
Sumber: https://tafsirweb.com/7878-surat-fatir-ayat-12.html
Informasi Tambahan
Juz
22
Halaman
436
Ruku
377