فاطر (Fatir)
Per AyatMushaf
وَاِنْ
dan jika
يُّكَذِّبُوْكَ
mereka mendustakan kamu
فَقَدْ
maka sesungguhnya
كَذَّبَ
telah mendustakan
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
مِنْ
dari
قَبْلِهِمْ
sebelum mereka
ۚجَاۤءَتْهُمْ
datang kepada mereka
رُسُلُهُمْ
Rasul-Rasul mereka
بِالْبَيِّنٰتِ
dengan penjelasan-penjelasan
وَبِالزُّبُرِ
dan dengan zubur
وَبِالْكِتٰبِ
dan dengan kitab
الْمُنِيْرِ
bercahaya/terang
﴿٢٥﴾
Dan jika mereka mendustakanmu, maka sungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mendustakan (rasul-rasul); ketika rasul-rasulnya datang dengan membawa keterangan yang nyata (mukjizat), zubur, dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna.
3685 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Bila orang-orang musyrik itu mendustakanmu, maka sungguh orang-orang sebelum mereka telah mendustakan rasul-rasul mereka yang datang kepada mereka dengan membawa mukjizat-mikjizat yang nyata yang menunjukkan kenabian mereka. Para utusan itu juga datang membawa kitab-kitab yang menghimpun hokum-hukum dalam jumlah besar, mendatangkan kitab yang terang yang menjelaskan jalan kebaikan dan jalan keburukan.
Sumber: https://tafsirweb.com/7891-surat-fatir-ayat-25.html
Tafsir as-Sa'di
25. Maknanya: Jika mereka, kaum musyrikin, mendustakanmu, wahai Rasul maka engkau bukanlah rasul pertama yang didustakan, “maka sungguh orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan; kepada mereka telah datang rasul-rasulNya dengan membawa mukjizat yang nyata” yang membuktikan kebenaran dan kejujuran mereka dalam apa yang mereka beritakan, “dan dengan zubur,”maksudnya kitab-kitab yang tertulis, yang di dalamnya terhimpun berbagai hukum-hukum Allah, “dan kitab yang memberikan cahaya,” yakni, yang memberikan penjelasan di dalam berita-beritanya yang benar dan hukum-hukumnya yang adil. Jadi, pendustaan mereka terhadap para rasul itu bukan karena ketidakjelasan atau kelemahan ajaran yang disampaikan oleh para rasul, melainkan disebabkan oleh kezhaliman dan sikap keras kepala mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/7891-surat-fatir-ayat-25.html
Tafsir Al-Wajiz
25. Wahai Nabi, Jika orang-orang musyrik di Mekah mendustakanmu, sungguh umat-umat terdahulu juga mendustakan nabi-nabi mereka. Ini bukanlah hal baru.Maka janganlah bersedih. Para Rasul mendatangi mereka dengan mukjizat, dalil-dalil yang jelas, kitab-kitab Tuhan yang tertulis seperti shuhuf Ibrahim dan Musa, serta kitab yang diberi cahaya terang yang di dalamnya terkandung syariat-syariat dan hukum seperti kitab Taurat dan Injil
Sumber: https://tafsirweb.com/7891-surat-fatir-ayat-25.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 19-26 Allah سبحانه وتعالى berfirman,”Sebagaimana tidak sama antara segala sesuatu yang beragam dan bertentangan, seperti buta dan melihat yang keduanya tidak sama, bahkan antara keduanya sangat jelas perbedaannya. Sebagaimana tidak sama antara gelap dan terang, tidak pula antara naungan dan terik matahari, maka tidak sama pula antara orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati. sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan apakah orang yang sudah mati, kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar darinya?) (Surah Al-An'am: 122) dan Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Perbandingan kedua golongan itu (orang-orang kafir dan orang-orang mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar.Adakah kedua golongan itu sama keadaan dan sifatnya) (Surah Hud: 24) Orang mukmin adalah orang yang melihat dan mendengar, dia berjalan di bawah cahaya di atas jalan yang lurus di dunia dan akhirat sehingga dalam keadaan menetap di taman-taman surga yang mempunyai naungan dan mata air.Orang kafir adalah orang yang buta dan tuli yang berada di dalam kegelapan, dia berjalan tanpa bisa keluar darinya, bahkan dia tenggelam di dalam kesesatannya di dunia dan akhirat sehingga menjerumuskannya ke dalam siksaan yang panas, angin yang membakar, dan air yang mendidih (dan dalam naungan asap yang hitam (43) tidak sejuk serta tidak menyenangkan (44) (Surah Al-Waqi’ah) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya) yaitu, Allah memberi mereka petunjuk untuk dapat mendengar hujjah, mau menerimanya, dan mau mengikutinya (dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar) yaitu sebagaimana tidak bermanfaat bagi orang-orang mati yang berada di dalam kuburnya sedangkan mereka mati dalam keadaan mengingkari petunjuk dan seruan untuk mengikutinya.Maka demikian juga keadaan orang-orang musyrik yang ditetapkan atas mereka kecelakaan, tidak ada cara bagimu untuk menembus mereka, dan kamu tidak akan mampu memberi petunjuk kepada mereka (Kamu tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan (23)) yaitu sesungguhnya tugasmu hanyalah menyampaikan risalah dan memberi peringatan. Allahlah yang menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa saja yang Dia kehendaki (Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan) yaitu pemberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin dan pemberi peringatan kepada orang-orang kafir (Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan) Tidak ada suatu umat pun dari anak cucu nabi Adam melainkan Allah telah mengutus kepada mereka orang-orang yang memberi peringatan dan melenyapkan semua penyakit dari mereka. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk) (Surah Ar-Ra'd: 7) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasulnya); kepada mereka telah datang rasul-rasulnya dengan membawa mukjizat yang nyata) yaitu mukjizat-mukjizat yang luar biasa dan dalil-dalil yang pasti (dan zabur) yaitu kitab-kitab (dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna) yaiu yang jelas dan terang (Kemudian Aku azab orang-orang yang kafir) yaitu sekalipun demikian mereka tetap mendustakan para rasul mereka dalam apa yang disampaikan oleh mereka.Jadi, Aku mengazab mereka sebagai pembalasan (maka (lihatlah) bagaimana (hebatnya) akibat kemurkaan-Ku) yaitu maka bagaimana kamu akan melihat kemurkaanKu terhadap mereka yang sangat hebat dan keras?
Sumber: https://tafsirweb.com/7891-surat-fatir-ayat-25.html
Informasi
Surat
فاطر (Fatir)
Maha Pencipta — 45 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
25 dari 45 ayat
Juz
Juz 22
Halaman
Halaman 437
Ruku
Ruku 378
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 88 (175/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3685 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-35