فاطر (Fatir)

Per AyatMushaf
هُوَ
Dia
الَّذِيْ
yang
جَعَلَكُمْ
menjadikan kamu
خَلٰۤىِٕفَ
khalifah
فِى
pada
الْاَرْضِۗ
bumi
فَمَنْ
maka barangsiapa
كَفَرَ
kafir
فَعَلَيْهِ
maka atasnya/menimpa
كُفْرُهٗۗ
kekafirannya
وَلَا
dan tidak
يَزِيْدُ
menambah
الْكٰفِرِيْنَ
orang-orang yang kafir
كُفْرُهُمْ
kekafiran mereka
عِنْدَ
disisi
رَبِّهِمْ
Tuhan mereka
اِلَّا
kecuali
مَقْتًا
kemurkaan
ۚوَلَا
dan tidak
يَزِيْدُ
menambah
الْكٰفِرِيْنَ
orang-orang yang kafir
كُفْرُهُمْ
kekafiran mereka
اِلَّا
kecuali
خَسَارًا
kerugian
﴿٣٩﴾
Dialah yang menjadikan kamu sebagai khalifah-khalifah di bumi. Barangsiapa kafir, maka (akibat) kekafirannya akan menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang kafir itu hanya akan menambah kemurkaan di sisi Tuhan mereka. Dan kekafiran orang-orang kafir itu hanya akan menambah kerugian mereka belaka.
3699 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Allah-lah Yang menjadikan kalian (wahai manusia) sebagian kalian meneruskan sebagian yang lain di muka bumi. Barangsiapa di antara kalian mengingkari keesaan Allah, maka mudarat dan kekafirannya itu akan menimpa dirinya sendiri, kekufuran orang-orang kafir di sisi Tuhan mereka tidak menambah kecuali kebencian dan kemarahan, kekafiran mereka kepada Allah tidak menambah mereka kecuali kesesatan dan kebinasaan.

Sumber: https://tafsirweb.com/7905-surat-fatir-ayat-39.html

Tafsir as-Sa'di

39. Allah mengabarkan tentang kemahasempurnaan hikmah dan rahmatNya terhadap hamba-hambaNya, yaitu bahwa sesungguhnya Dia telah menetapkan dengan ketetapan takdirNya yang azali untuk menjadikan sebagian mereka menggantikan sebagian yang lain di bumi ini dan mengurus pada setiap umat seorang rasul yang memberikan peringatan, lalu Dia memperhatikan bagaimana mereka berbuat. “Barangsiapa yang kafir” kepada Allah dan apa-apa yang disampaikan oleh para RasulNya, maka akibat buruk kekafirannya pasti menimpa dirinya sendiri, dosa dan siksaannya melanda dirinya sendiri, tidak ada seorang pun yang akan menanggungnya; dan kekafiran orang yang kafir itu hanya menambah kebencian dan kemurkaan RabbNya terhadap dirinya. Siksaan apakah yang lebih besar daripada murka Rabb yang Mahasuci.? “Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka.” Maksudnya, merugikan diri mereka sendiri dan keluarga, (menyia-nyiakan) amal perbuatan serta (gagal meraih) tempat-tempat tinggal mereka di surge.Jadi, orang yang kafir itu selalu makin bertambah sengsara, rugi dan hina di sisi Allah dan di sisi MakhlukNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/7905-surat-fatir-ayat-39.html

Tafsir Al-Wajiz

39. Dialah Allah سبحانه وتعالى yang telah menjadikan kalian generasi-generasi dan umat-umat yang meneruskan setiap umat sebelumnya, yaitu pengganti bagi orang sebelum kalian dalam bertahan hidup dan mengambil manfaat dari kebaikan-kebaikan bumi. Barangsiapa mengingkari keesaan Allah dan tidak mensyukuri nikmatNya, maka baginya itu kemudharatan dan konsekwensi kekufurannya.Kekufuran mereka tidak menambahi apapun di sisi Allah, Tuhan mereka kecuali kemarahan dan kebencian yang sangat dahsyat. Tidak pula kekufuran itu menambahi sesuatu kecuali kehancuran dan kerugian di akhirat

Sumber: https://tafsirweb.com/7905-surat-fatir-ayat-39.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 38-39 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang pengetahuanNya yang meliputi hal ghaib di langit dan bumi, dan bahwa Dia mengetahui rahasia-rahasia dan apa yang disembunyikan di dalam hati, dan Dia akan membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dialah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi) yaitu suatu kaum menggantikan kaum lain sebelum mereka dan suatu generasi menggantikan generasi sebelum mereka. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi) (Surah An-Naml: 62) (Barang siapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri) yaitu sesungguhnya akibat dari hal itu akan kembali kepada dirinya sendiri, bukan orang lain (Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya) yaitu selama mereka terus-menerus dalam kekufuran mereka, maka Allah murka terhadap mereka, dan selama mereka terus kafir, mereka merugikan diri sendiri dan keluarga mereka di hari kiamat.Berbeda dengan orang-orang mukmin, karena sesungguhnya setiap kali seseorang dari mereka panjang usianya dan beramal baik, maka derajat kedudukannya naik di dalam surga, dan pahalanya bertambah, serta lebih dicintai oleh Penciptanya, yaitu Tuhan alam semesta.

Sumber: https://tafsirweb.com/7905-surat-fatir-ayat-39.html

Informasi

Surat

فاطر (Fatir)

Maha Pencipta — 45 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

39 dari 45 ayat

Juz

Juz 22

Halaman

Halaman 439

Ruku

Ruku 380

Manzil

Manzil 5

Hizb

Hizb 88 (175/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3699 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-35