اٰل عمران (Ali 'Imran)

Per AyatMushaf
وَاِذْ
dan ketika
اَخَذَ
mengambil
اللّٰهُ
Allah
مِيْثَاقَ
perjanjian
النَّبِيّٖنَ
para Nabi
لَمَآ
sungguh apa
اٰتَيْتُكُمْ
Aku berikan kepadamu
مِّنْ
dari
كِتٰبٍ
Kitab
وَّحِكْمَةٍ
dan hikmah
ثُمَّ
kemudian
جَاۤءَكُمْ
datang kepadamu
رَسُوْلٌ
seorang Rasul
مُّصَدِّقٌ
membenarkan
لِّمَا
sungguh apa
مَعَكُمْ
bersamamu/ada padamu
لَتُؤْمِنُنَّ
sungguh kamu akan beriman
بِهٖ
dengannya
وَلَتَنْصُرُنَّهٗ
dan sungguh kamu menolongnya
ۗ
قَالَ
Dia berfirman
ءَاَقْرَرْتُمْ
apakah kamu mengakui
وَاَخَذْتُمْ
dan kamu mengambil
عَلٰى
atas
ذٰلِكُمْ
demikian itu
اِصْرِيْ
perjanjianKu
ۗ
قَالُوْٓا
mereka berkata
اَقْرَرْنَا
kami mengakui
ۗ
قَالَ
Dia berfirman
فَاشْهَدُوْا
maka saksikanlah
وَاَنَا۠
dan Aku
مَعَكُمْ
bersamamu/ada padamu
مِّنَ
dari
الشّٰهِدِيْنَ
para saksi
﴿٨١﴾
Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, “Manakala Aku memberikan kitab dan hikmah kepadamu lalu datang kepada kamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada pada kamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya.” Allah berfirman, “Apakah kamu setuju dan menerima perjanjian dengan-Ku atas yang demikian itu?” Mereka menjawab, “Kami setuju.” Allah berfirman, ”Kalau begitu bersaksilah kamu (para nabi) dan Aku menjadi saksi bersama kamu.”
374 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan ingatlah (wahai rasul), ketika Allah mengambil perjanjian tegas dari seluruh nabi, ”sungguh jika Aku membawakan kepada kalian dari kitab dan hikmah, dan kemudian datang kepada kalian rasul dari sisi Ku, yang membenarkan apa yang kalian miliki, maka kalian harus sunguh-sungguh beriman kepadanya dan membelanya. Lalu apakah kalian menyetujui dan mengakui hal itu serta menerima perjanjian tegas itu?”. Mereka menjawab “kami mengakui hal itu”.Allah berfirman, “maka bersaksilah sebagian dari kalian dihadapan sebagian yang lain, dan persaksikanlah hal itu di hadapan umat-umat kalian, dan Aku bersama kalian termasuk diantara mereka yang bersaksi atas kalian dan atas mereka,”.Dalam ayat ini,sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian dari setiap nabi, untuk beriman kepada Muhammad dan mengambil janji-janji dari umat-umat para nabi itu dengan hal itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/1213-surat-ali-imran-ayat-81.html

Tafsir as-Sa'di

81-82. Ini adalah berita dari Allah bahwa Dia telah mengambil janji dari para nabi dan ikatan sumpah pada mereka semuanya yang disebabkan oleh apa yang telah Allah karuniakan kepada mereka dan karena semua yang telah Dia berikan untuk mereka berupa al-Kitab dan al-Hikmah yang berkonsekuensi wajibnya menegakkan hak-hak Allah dan menunaikannya dengan sebaik-baiknya; bahwa apabila datang kepada mereka seorang rasul yang membenarkan apa yang ada pada mereka, yang diutus untuk menyampaikan ketauhidan, kebenaran, keadilan dan prinsip-prinsip dasar yang disepakati oleh seluruh syariat, maka mereka akan beriman kepadanya dan membelanya. Mereka pun menyetujui hal tersebut, mengakuinya, konsisten terhadapnya, mempersaksikan mereka, dan ia bersaksi atas mereka, serta mengancam orang-orang yang menyalahi perjanjian tersebut.Ini merupakan perintah yang bersifat umum diantara para Nabi, bahwasanya jalan mereka adalah satu, dan bahwa dakwah dari setiap Nabi di antara mereka telah mereka sepakati dan telah mereka setujui bersama, keumuman itu adalah bahwa Allah mengambil janji dari mereka untuk beriman dan membela Nabi Muhammad sholallohu alaihi wasallam. Karena itu, barangsiapa yang mengaku bahwa ia adalah pengikut salah seorang dari mereka, maka ini adalah agama mereka yang telah diambil oleh Allah perjanjian dari mereka lalu mereka menyetujui dan mengakuinya. Maka barangsiapa yang berpaling dari mengikuti Nabi Muhammad dari orang-orang yang menyangka bahwasanya mereka termasuk pengikut Nabi-Nabi tersebut, maka ia adalah fasik yang keluar dari ketaatan kepada Allah dan mendustakan Rasul yang diakuinya bahwa ia termasuk pengikutnya padahal ia menyimpang dari jalannya.Ini merupakan penegakkan hujjah dan keterangan yang kuat atas setiap orang yang tidak beriman kepada Nabi Muhammad sholallohu alaihi wasallam dari ahli kitab dan agama-agama lainnya, dan tidaklah mungkin mereka beriman kepada Rasul-rasul mereka dimana mereka mengakui sebagai pengikut-pengikut mereka hingga mereka beriman kepada pemimpin dari rasul-rasul tadi dan penutup mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/1213-surat-ali-imran-ayat-81.html

Tafsir Al-Wajiz

81 Dan ingatlah wahai Ahli Kitab, ketika Allah mengambil perjanjian yang teguh dari para nabi: “Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah (pemahaman atas rahasia syariat) kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya. Dan kalian ambil perjanjianku yang teguh itu yang untuk dipenuhi. Mereka para nabi menjawab: “Kami mengakui”.Allah berfirman: “Kalau begitu saksikanlah hai para nabi dan sampaikanlah kepada manusia dan Aku menjadi saksi pula bersama kamu”.

Sumber: https://tafsirweb.com/1213-surat-ali-imran-ayat-81.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 81-82 Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa Dia telah mengambil perjanjian dari setiap nabi yang Dia utus, mulai dari nabi Adam hingga nabi Isa. yaitu, bahwa jika Allah memberikan kepada salah satu dari mereka kitab dan hikmah, lalu menyampaikannya. Kemudian seorang rasul datang setelahnya agar dia beriman kepadanya dan membantunya, dan tidak ada yang boleh menghalanginya dari apa yang ada pada dirinya berupa pengetahuan dan kenabian untuk mengikuti rasul yang diutus setelahnya dan mendukungnya. Oleh karena itu, Allah berfirman: (Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: "Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa kitab dan hikmah), yaitu Aku akan memberi kalian kitab dan hikmah (kemudian datang kepadamu seorang rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya". Allah berfirman: "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?") Ibnu Abbas, Mujahid, Ar-Rabi' bin Anas, Qatadah, dan As-Suddi mengatakan bahwa maknanya adalah perjanjian Muhammad bin Ishaq mengatakan bahwa "Ishri" berarti beban yang kalian tanggung berupa perjanjianku, yaitu perjanjianku yang kuat dan ditegaskan. (Mereka menjawab: "Kami mengakui". Allah berfirman: "Kalau begitu saksikanlah (hai para nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu" (81) Barang siapa yang berpaling sesudah itu) yaitu dari perjanjian ini (maka mereka itulah orang-orang yang fasik) Ibnu Abbas mengatakan: "Allah tidak pernah mengutus seorang nabi pun kecuali Dia mengambil perjanjian darinya bahwa jika Dia mengutus nabi Muhammad, yang masih hidup agar mereka akan beriman kepadanya dan membantunya.Dia juga memerintahkan mereka untuk mengambil perjanjian ini atas umatnya bahwa jika nabi Muhammad diutus dan mereka masih hidup, maka mereka harus beriman kepadanya dan membantunya" Oleh karena itu, Rasulullah Muhammad ﷺ yang merupakan penutup para nabi, adalah imam paling agung yang jika dia ada di zaman mana pun, dia akan menjadi kewajiban utama yang harus ditaati, melebihi semua nabi sebelumnya. Ini adalah alasan dia menjadi imam mereka saat malam Isra' Mi'raj, ketika mereka berkumpul di Baitul Maqdis. Dia juga akan menjadi syafa'at pada hari kiamat ketika Allah سبحانه وتعالى datang untuk memutuskan hukum di antara hamba-hambaNya

Sumber: https://tafsirweb.com/1213-surat-ali-imran-ayat-81.html

Informasi

Surat

اٰل عمران (Ali 'Imran)

Keluarga Imran — 200 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

81 dari 200 ayat

Juz

Juz 3

Halaman

Halaman 60

Ruku

Ruku 50

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 12 (24/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-374 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-3