يٰسۤ (Yasin)
Per AyatMushaf
اِنَّمَآ
sesungguhnya hanyalah
اَمْرُهٗٓ
urusan-Nya/perintah-Nya
اِذَآ
apabila
اَرَادَ
Dia menghendaki
شَيْـًٔاۖ
sesuatu
اَنْ
bahwa
يَّقُوْلَ
Dia berkata
لَهٗ
kepadanya
كُنْ
jadi
فَيَكُوْنُ
maka jadilah
﴿٨٢﴾
Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.
3787 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
sesungguhnya urusan Allah saat Dia menghendaki sesuatu adalah hanya dengan mengatakan, ”jadilah” maka iapun jadi, termasuk dalam hal ini mematikan, menghidupkan, membangkitkan dan mengumpulkan.
Sumber: https://tafsirweb.com/8038-surat-yasin-ayat-82.html
Tafsir as-Sa'di
82. maka dari itu Dia berfirman, ”sesungguhnya perintahNya apabila Dia menghendaki sesuatu,” adalah kata nakirah (indifinit) dalam konteks syarat, maka maknanya mencakup segala sesuatu. “hanyalah berkata kepadanya,’jadilah!’ maka terjadilah ia,” maksudnya: terjadi pada saat itu juga tanpa ada jeda waktu atau penghalang.
Sumber: https://tafsirweb.com/8038-surat-yasin-ayat-82.html
Tafsir Al-Wajiz
82. Sesungguhnya perintah Allah saat berkehendak menciptakan sesuatu itu hanya berkata kepadanya: Jadilah, maka terjadilah wujud ciptaan itu. Maknanya jika Dia menentukan sesuatu maka Dia akan memberlakukannya dengan sangat cepat.
Sumber: https://tafsirweb.com/8038-surat-yasin-ayat-82.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 81-83 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan dan mengingatkan atas kekuasaanNya yang agung dalam menciptakan langit yang berlapis tujuh dengan semua bintang yang ada padanya, baik yang tetap maupun beredar, dan bumi yang berlapis tujuh dengan gunung, padang pasir, laut, hutan dan apa saja yang ada di antaranya. dan memberi petunjuk melalui hal tersebut yang menunjukkan atas kekuasaanNya, bahwa Dzat yang Menciptakan segala sesuatu yang agung itu mampu menghidupkan kembali jasad-jasad. Sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia) (Surah Ghafir: 57) dan di sini Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan tidakkah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu?) yaitu serupa dengan manusia, maka Dia mengembalikan mereka menjadi sebagaimana Dia memulai penciptaan mereka.Pendapat ini dikatakan Ibnu Jarir. Ayat ini sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah yang menciptakan langit dan bumi dan Dia tidak merasa payah karena menciptakannya, kuasa menghidupkan orang-orang mati? Ya (bahkan) sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu (33)) (Surah Al-Ahqaf) dan di sini Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui (81) Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, "Jadilah!" Maka terjadilah ia (82)) yaitu sesungguhnya Dia hanya memerintahkan kepada sesuatu dengan sekali perintah, tidak perlu diulangi atau ditegaskan Firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka Maha Suci (Allah) yang ditangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan (83)) yaitu menyucikan, dan membersihkan dari keburukan Dzat yang Maha Hidup, Dzat yang Maha terus menerus mengatur makhlukNya yang di tanganNyalah semua kekuasaan langit dan bumi, dan hanya kepadaNyalah semua utusan dikembalikan.MilikNyalah semua makhluk dan semua perkara, dan hanya kepadaNyalah semua hamba dikembalikan pada hari kebangkitan, lalu Dia membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya. Dia Maha Adil, Pemberi Nikmat dan Pemberi Karunia. Makna firman Allah سبحانه وتعالى: (Maka Maha Suci (Allah) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu) sebagaimana firman: (Katakanlah, "Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala sesuatu ?”) (Surah Al-Mu’minun: 88) dan (Maha suci Allah yang di tangan-Nyalah segala kerajaan) (Surah Al-Mulk: 1) Kala “al-mulk” dan “al-malakut” itu sama, sebagaimana kata “rahmah” dan “rahamut”, “rahbah” dan “rahabut”, serta “jabar” dan “jabarut”.Di antara ulama ada yang menduga bahwa “al-mulk” adalah alam jasad, sedangkan “al-malakut” adalah alam ruh. Pendapat yang benar adalah yang pertama, pendapat itulah yang dipegang oleh mayoritas mufasir dan lainnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/8038-surat-yasin-ayat-82.html
Informasi
Surat
يٰسۤ (Yasin)
Yasin — 83 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
82 dari 83 ayat
Juz
Juz 23
Halaman
Halaman 445
Ruku
Ruku 385
Manzil
Manzil 5
Hizb
Hizb 89 (178/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3787 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-36