الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)
Per AyatMushaf
وَاِذَا
dan apabila
رَاَوْا
mereka melihat
اٰيَةً
tanda-tanda
يَّسْتَسْخِرُوْنَۖ
mereka memperolok-olok
﴿١٤﴾
Dan apabila mereka melihat suatu tanda (kebesaran) Allah, mereka memperolok-olokkan.
3802 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan apabila mereka melihat mukjizat yang membuktikan kenabianmu, mereka meperolok-oloknya dan merasasa aneh.
Sumber: https://tafsirweb.com/8136-surat-as-saffat-ayat-14.html
Tafsir as-Sa'di
14. Dan di antara yang mengherankan juga adalah bahwa mereka apabila telah dikemukakan dalil-dalil kepada mereka dan mereka diingatkan dengan ayat-ayat yang biasanya orang-orang yang berakal dan para pakar tunduk kepadanya, maka mereka memperolok-olokkannya dan merasa heran.
Sumber: https://tafsirweb.com/8136-surat-as-saffat-ayat-14.html
Tafsir Al-Wajiz
14. Dan ketika mereka melihat mukjizat yang menunjukkan pada kebenaran Rasulalla ﷺ, mereka akan melebih-lebihkannya sebagai bentuk sindiran dan ejekan.
Sumber: https://tafsirweb.com/8136-surat-as-saffat-ayat-14.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 11-19 Allah Swt. berfirman, "Tanyakanlah kepada orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan, manakah yang lebih kuat kejadiannya, mereka ataukah langit, bumi dan segala sesuatu yang ada pada keduanya, yaitu para malaikat, setan, dan makhluk-makhluk yang besar-besar?" Ibnu Mas'ud membacanya dengan bacaan (am man adadna) karena sesungguhnya mereka mengakui bahwa semua makhluk itu lebih kuat kejadiannya daripada mereka. Apabila kenyataannya demikian, lalu mengapa mereka mengingkari hari kebangkitan? Padahal mereka menyaksikan hal-hal yang lebih besar daripada apa yang mereka ingkari?, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar, daripada penciptaan manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui (57)) (Surah Ghafir) Kemudian Allah menjelaskan bahwa mereka diciptakan dari sesuatu yang lemah.Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari tanah liat) Mujahid, Sa'id bin Jubair, dan Adh-Dhahhak berkata, bahwa itu adalah tanah liat yang baik yang sebagiannya dapat disatukan dengan sebagian lain. Ibnu Abbas dan, Ikrimah berkata bahwa itu adalah tanah liat yang licin dan baik. Qatadah berkata bahwa itu adalah tanah liat yang menempel di tangan.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Bahkan kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu (12)) yaitu bahkan kamu wahai Muhammad merasa heran terhadap kedustaan orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan, padahal kamu percaya dan membenarkan hal-hal menakjubkan yang diberitahukan Allah سبحانه وتعالى, yaitu kembalinyatubuh-tubuh setelah matinya. Mereka itu berbeda dengan perkaramu, karena sangat mendustakan hal itu sehingga mereka memperolok-olok apa yang kamu beritahukan kepada mereka tentang hal itu. Qatadah berkata bahwa nabi Muhammad ﷺ merasa heran dan orang-orang yang tersesat menghinakannya (Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda) yaitu dalil yang jelas yang menunjukkan kepada hal itu (mereka sangat menghinakan) Mujahid dan Qatadah berkata bahwa mereka memperolok-oloknya (Dan mereka berkata, "Ini tiada lain adalah sihir yang nyata” (15)) yaitu, sesungguhnya yang kaamu sampaikan ini tidak lain hanya sihir yang nyata ("Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang belulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan (kembali)? (16) Dan apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (akan dibangkitkan pula)?" (17)) Mereka menganggap mustahil dan mendustakannya (Katakanlah, "Ya, dan kamu akan terhina” (18)) yaitu, katakanlah kepada mereka, wahai Muhammad, bahwa benar kalian akan dibangkitkan pada hari kiamat setelah kalian menjadi tanah dan tulang belulang, (sedangkan saat itu kalian dalam keadaan terhina) yaitu dalam keadaan hina di bawah kekuasaan yang Maha besar, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan semua mereka datang menghadap-Nya dengan merendahkan diri) (Surah An-Naml: 87) dan (Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina) (Surah Ghafir: 60) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka melihatnya (19)) yaitu sesungguhnya hal itu hanya satu perintah dari Allah سبحانه وتعالى.Dia menyeru mereka sekali agar mereka keluar dari bumu, maka serta merta mereka berdiri di hadapanNya seraya melihat kengerian yang terjadi di hari kiamat.
Sumber: https://tafsirweb.com/8136-surat-as-saffat-ayat-14.html
Informasi
Surat
الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)
Barisan-Barisan — 182 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
14 dari 182 ayat
Juz
Juz 23
Halaman
Halaman 446
Ruku
Ruku 386
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 89 (178/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3802 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-37