الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Per AyatMushaf
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
فَاهْدُوْهُمْ
maka tunjukkan mereka
اِلٰى
kepada
صِرَاطِ
jalan
الْجَحِيْمِ
jahim/naraka
﴿٢٣﴾
selain Allah, lalu tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.
3811 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

22-24. Dan dikatakan kepada para malaikat, ”kumpulkan orang-orang yang kafir kepada Allah dan sekutu-sekutu mereka berikut tuhan-tuhan yang mereka sembah selain Allah, giringlah mereka semuanya dengan keras ke neraka jahanam, tahanlah mereka sebelum mereka sampai ke jahanam, karena mereka akan ditanya tentang amal perbuatan mereka dan perkataan-perkataan yang mereka ucapkan di dunia sebagai pengingkaran dan perendahan terhada mereka.”

Sumber: https://tafsirweb.com/8145-surat-as-saffat-ayat-23.html

Tafsir as-Sa'di

22-23. Maksudnya, apabila mereka telah berkumpul di Hari Kiamat kelak, mereka melihat dengan mata kepala apa yang dahulu mereka dustakan dan mereka melihat apa yang mereka perolok-olokkan, maka mereka diperintah supaya ke neraka yang pernah mereka dustakan itu, seraya dikatakan, “Kumpulkanlah orang-orang yang zhalim” terhadap diri mereka sendiri dengan melakukan kekafiran, syirik, dan berbagai maksiat, “bersama pasangan-pasangan (teman sejawat) mereka” yakni yang perbuatannya sejenis dengan mereka . semuanya dikumpulkan dengan orang-orang yang amal perbuatannya sejenis, “dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah selain Allah,” seperti patung-patung dan para sekutu yang mereka klaim; kumpulkanlah mereka semua dan tunjukkanlah mereka “jalan ke neraka.” Maksudnya, halaulah mereka dengan keras menuju Neraka Jahanam.

Sumber: https://tafsirweb.com/8145-surat-as-saffat-ayat-23.html

Tafsir Al-Wajiz

23. Sesembahan mereka selain Allah. Maka tunjukkanlah dan perkenalkanlah mereka kepada jalan menuju neraka dan giringlah mereka untuk memasukinya

Sumber: https://tafsirweb.com/8145-surat-as-saffat-ayat-23.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 20-26 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang apa yang diucapkan orang-orang kafir pada hari kiamat, bahwa mereka mencela diri sendiri, dan mengakui bahwa mereka menzalimi diri sendiri di dunia. Apabila mereka menyaksikan kengerian-kengerian hari kiamat, mereka sangat menyesal dimana penyesalan tidak bermanfaat bagi mereka (Dan mereka berkata, "Aduhai, celakalah kita!" Inilah hari pembalasan (20)) Maka para malaikat dan orang-orang mukmin berkata: (Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya (21)) Ini dikatakan kepada mereka dengan maksud mengecam dan mencemooh, dan Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada malaikat untuk memisahkan orang-orang kafir dari orang-orang mukmin dalam tempat berkumpulnya mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kumpulkanlah orang-orang yang. zalim beserta teman sejawat mereka) An-Nu'man bin Basyir berkata bahwa yang dimaksud dengan “azwajahum” adalah orang-orang yang serupa dan yang semisal dengan mereka.Demikian juga dikatakan Ibnu Abbas, Mujahid, As-Suddi, Abu Shalih, Abu Al-’Aliyah, dan Zaid bin Aslam. Sufyan Ats-Tsauri meriwayatkan dari Sammak, dari An-Nu'man bin Basyir dari Umar bin Khattab yang berkata tentang firmanNya: (Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka) dia berkata yaitu teman-teman mereka. Diriwayatkan dari Sammak dari An-Nu'man, dia berkata,”Aku pernah mendengar Umar berkata tentant firmanNya: (Kumpulkanlah orang-orang yang zalim bersama teman sejawat mereka) yaitu orang-orang yang serupa dengan mereka.Umar berkata bahwa para penzina didatangkan bersama dengan para penzina, para pemakan riba dikumpulkan bersama dengan para pemakan riba, dan para peminum khamr dikumpulkan bersama dengan para peminum khamr (azwajahum) yaitu teman-teman sejawat mereka (dan apa yang dahulu mereka sembah (22) selain Allah) yaitu berhala-berhala dan tandingan-tandingan dikumpulkan bersama mereka di tempat mereka. Firman Allah سبحانه وتعالى: (maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka) yaitu tunjukkanlah mereka kepada jalan menuju ke neraka Jahanam. Ini sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat dengan muka mereka (diseret) dalam keadaan buta, bisu, dan pekak.Tempat kediaman mereka adalah neraka Jahanam. Tiap-tiap kali nyala api Jahanam itu akan padam, Kami tambah bagi mereka nyalanya) (Surah Al-Isra’: 97) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya (24)) yaitu hentikanlah mereka sehingga mereka ditanya tentang amal perbuatan dan ucapan-ucapan yang mereka ucapkan di dunia, sebagaimana yang diriwayatkan Adh-Dhahhak dari Ibnu Abbas, bahwa,"Hentikanlah mereka, sesungguhnya mereka akan dihisab" Kemudian dikatakan kepada mereka dengan maksud mengecam dan mencemooh: (Mengapa kamu tidak tolong-menolong? (25)) yaitu, sebagaimana yang kalian duga bahwa kalian semua mendapat pertolongan (Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri (26)) yaitu mereka taat kepada perintah Allah, tidak menentangNya dan menyimpang dari perintahNya

Sumber: https://tafsirweb.com/8145-surat-as-saffat-ayat-23.html

Informasi

Surat

الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Barisan-Barisan — 182 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

23 dari 182 ayat

Juz

Juz 23

Halaman

Halaman 446

Ruku

Ruku 387

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 90 (179/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3811 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-37