الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)
Per AyatMushaf
وَيَقُوْلُوْنَ
dan mereka berkata
اَىِٕنَّا
apakah sesungguhnya kami
لَتَارِكُوْٓا
sungguh akan meninggikan
اٰلِهَتِنَا
tuhan-tuhan kami
لِشَاعِرٍ
karena seorang penyair
مَّجْنُوْنٍ
orang gila
ۗ
﴿٣٦﴾
dan mereka berkata, “Apakah kami harus meninggalkan sesembahan kami karena seorang penyair gila?”
3824 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan mereka berkata “apakah kami harus meninggalkan ibadah kepada tuhan-tuhan kami hanya karena ucapan seorang penyair gila? maksud mereka adalah rasululallah saw.
Sumber: https://tafsirweb.com/8158-surat-as-saffat-ayat-36.html
Tafsir as-Sa'di
35-36. Kemudian Allah menjelaskan bahwa kejahatan mereka telah sampai pada puncaknya dan melampaui batas puncaknya, seraya berfirman, “Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka, ‘La ilaha illallah’,” lalu diserukan kepadanya dan mereka diperintah supaya meninggalkan penyembahan kepada selain DIa, “mereka menyombongkan diri,” darinya dan terhadap orang yang datang membawanya. “Dan mereka berkata” dengan maksud menentangnya, “Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sesembahan-sesembahan kami” yang tetap kami sembah dan juga oleh bapak-bapak kami hanya karena perkataan “seorang penyair gila?” yang mereka maksud adalah Nabi Muhammad. Mereka tidak cukup hanya berpaling darinya (semoga Allah mengazab mereka) dan tidak pula hanya mendustakan hingga mereka mencapnya dengan hukum yang paling zhalim serta menjadikannya sebagai seorang penyair yang gila, padahal mereka mengetahui bahwa beliau tidak mengenal syair dan para penyair, tidak pula cirinya dan ciri mereka.Dan sesungguhnya beliau adalah manusia yang paling berakal dan paling lurus cara pandangnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/8158-surat-as-saffat-ayat-36.html
Tafsir Al-Wajiz
36. Orang-orang musyrik pemuja berhala itu akan berkata: “Bagaimana bisa kami meninggalkan peribadatan kepada Tuhan kami hanya karena ucapan penyair gila?” Maksud mereka adalah Nabi ﷺ. Allah سبحانه وتعالى menghinakan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/8158-surat-as-saffat-ayat-36.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 27-37 Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa orang-orang kafir saling mencela di tempat perhentian hari kiamat, sebagaimana mereka saling bertengkar di dasar neraka: (maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Sesungguhnya kami adalah pengikut-pengikutmu maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami sebagian azab api neraka?" (47) Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab, "Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka, karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hambaNya" (48)) (Surah Ghafir) dan (Dan (alangkah hebatnya) kalau kamu lihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Tuhannya, sebagian dari mereka menghadapkan perkataan kepada sebagian yang lain; orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "Kalau tidaklah karena kamu, tentulah kami menjadi orang-orang yang beriman” (31) Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, "Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak) sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang berdosa” (32) Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, "(Tidak), sebenarnya tipu daya(mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya.” Kedua belah pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat azab.Dan Kami pasang belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan (33)) (Surah Saba’) Demikian juga dikatakan mereka di sini: (Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan) Mujahid berkata bahwa yang dimaksud adalah dari kebenaran, ini merupakan perkataan orang-orang kafir kepada para setan.Qatadah berkata bahwa manusia berkata kepada jin, ("Dahulu sesungguhnya kalian datang kepada kami dari arah kanan) dia berkata yaiitu dari arah kabaikan tetapi pada akhirnya kalian menghalang-halangi dan menahan kami darinya darinya. As-Suddi berkata bahwa kalian datang kepada kami dari arah kebenaran, lalu kalian menghiasi kebathilan bagi kami dan menghalang-halangi kami dari kebenaran. Ikrimah berkata tentang firmanNya: (Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan) yaitu dari arah yang membuat kami percaya kepada kalian.Firman Allah سبحانه وتعالى: ( (Pemimpin-pemimpin mereka) menjawab, "Sebenarnya kamulah yang tidak beriman (29)) Para pemimpin dari kalangan jin dan manusia berkata kepada para pengikutnya, bahwa perkaranya tidaklah seperti yang kalian duga, melainkan hati kalian sendiri yang ingkar terhadap keimanan, dan justru menerima kekafiran dan kemaksiatan (Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu) yaitu hujjah yang membuktikan kebenaran dari apa yang kami serukan kepada kalian (bahkan kamulah kaum yang melampaui batas) yaitu bahkan sebenarnya pada diri kalian terdapat sikap melampaui batas, oleh karena itu kalian memenuhi seruan kami dan meninggalkan kebenaran yang didatangkan para nabi kepada kalian, padahal mereka telah menegakkan hujjah yang membenarkan apa yang mereka sampaikan, tetapi kalian tetap menentang mereka. (Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu) (31) Maka kami telah menyesatkan kamu, Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat (32)) Para pemimpin mereka berkata kepada mereka yang lemah,"Telah tetap keputusan Allah kepada kita bahwa kita adalah orang-orang yang celaka yang merasakan azab hari kiamat" (Maka kami sesatkan kalian) yaitu, kami menyeru kalian kepada kesesatan (sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat) yaitu maka kami menyeru kalian untuk melakukan apa yang kami lakukan, dan kalian memenuhi seruan kami. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab (33)) yaitu semuanya berada di dalam neraka sesuai dengan kesalahan mereka (Sesungguhnya demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat (34) Sesungguhnya mereka dahulu) yaitu di dunia (apabila dikatakan kepada mereka "La ilaha illallah" (tiada Tuhan melainkan Allah), mereka menyombongkan diri) yaitu, mereka enggan mengucapkannya, seperti orang-orang mukmin mengucapkannya (dan mereka berkata, "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?" (36)) yaitu apakah kami meninggalkan penyembahan berhala yang merupakan tuhan-tuhan nenek moyang kami hanya karena perkataan seorang penyair gila ini? yang mereka maksud adalah Rasulullah ﷺ. Maka Allah سبحانه وتعالى menyanggah mereka dan mendustakan ucapan mereka itu (Sebenarnya dia (Muhammad) telah membawa kebenaran) yaitu, Rasulullah ﷺ itu datang membawa kebenaran dalam semua berita dan perintah yang beliau sampaikan dari Allah (dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya)) yaitu Nabi ﷺ membenarkan semua apa yang diberitakan oleh mereka tentang diri beliau berupa sifat-sifat terpuji dan tuntunan-tuntunan yang lurus.Beliau telah menyampaikan dari Allah tentang syariat dan perintahNya, sebagaimana yang disampaikan mereka (Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelum kamu) (Surah Fushshilat: 43)
Sumber: https://tafsirweb.com/8158-surat-as-saffat-ayat-36.html
Informasi
Surat
الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)
Barisan-Barisan — 182 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
36 dari 182 ayat
Juz
Juz 23
Halaman
Halaman 447
Ruku
Ruku 387
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 90 (179/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3824 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-37