الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)
Per AyatMushaf
سَلٰمٌ
kesejahteraan
عَلٰٓى
atas
اِلْيَاسِيْنَ
keluarga Ilyas
﴿١٣٠﴾
”Selamat sejahtera bagi Ilyas.”
3918 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
129-132 kemudian Kami menjadikan bagi Ilyas sebuah sanjungan yang baik pada umat-umat setelahnya, sebagao penghormatan dari Allah, dan sanjungan bagi Ilyas. Dan sebagaimana kami membalas Ilyas dengan balasan yang baik atas ketaatannya, Kami pun akan mebalas orang-orang yang berbuat baik diantara hamba-hamba Kami yang beriman. Sesungguhnya dia termasuk dianta hamba-hamba Kami yang beriman dan mengikhlaskan bagiNya dengan mengamalkan perintah-perintahNya
Sumber: https://tafsirweb.com/8252-surat-as-saffat-ayat-130.html
Tafsir as-Sa'di
123-132. Allah memuji hamba dan RasulNya, Nabi Ilyas, dengan kenabian, kerasulan, dan dakwah kepada Allah, dan Allah memerintahkan kepadanya dan kaumnya supaya bertakwa dan hanya beribadah (menyembah) kepada Allah saja, dan melarang mereka menyembah berhala yang mereka miliki yang disebut Ba’l, dan juga melarang mereka mengabaikan ibadah kepada Allah yang telah menciptakan manusia dan telah menyempurnakan penciptaan mereka, menumbuhkan mereka dengan sebaik-baik pertumbuhan, serta mencurahkan kepada mereka berbagai nikmat lahir maupun batin. Bagaimana kalian bisa meninggalkan ibadah kepada TUhan yang seperti itu kedudukanNya, lalu beralih kepada penyembahan kepada berhala yang sama sekali tidak dapat membahayakan, tidak pula berguna, tidak menciptakan, tidak memberi rizki, bahkan tidak dapat ataupun berbicara.Tindakan ini merupakan kesesatan, kedunguan, dan kebodohan yang paling besar! “Maka mereka mendustakannya,” mengenai apa yang beliau serukan kepada mereka, mereka tidak mau tunduk kepadanya. Maka Allah berfirman mengancam mereka, “karena itu mereka akan diseret,” yaitu, pada Hari Kiamat ke dalam azab.Allah tidak menyebutkan siksaan duniawi mereka. “Kecuali hamba-hamba Allah yang diberi keikhlasan,” yaitu orang-orang yang diberi keikhlasan oleh Allah dan diberi karunia mengikuti Nabi mereka, maka mereka tidak akan diseret ke dalam azab, melainkan mereka akan memperoleh pahala yang berlipat ganda dari Allah. “Dan Kami abadikan untuknya,” maksudnya, untuk Ilyas, “di kalangan orang-orang yang datang kemudian,” yaitu berupa pujian yang baik, “Kesejahteraan dilimpahkan atas ILyas,” sebagai salam hormat dari Allah dan dari hamba-hambaNya kepadanya. “SEsungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.” Allah memujinya sebagaimana Dia telah memuji saudara-saudaranya, para nabi yang lain. Semoga shalawat dan salam Allah curahkan kepada mereka semua.
Sumber: https://tafsirweb.com/8252-surat-as-saffat-ayat-130.html
Tafsir Al-Wajiz
130. Salam dari Kami dan orang-rang mukmin kepada Ilyas. Ilyasin maknanya adalah Ilyas.Ditambahkan pada kata itu huruf ya’ dan nun karena dia adalah orang ‘ajam (asing) seperti bukit Sinai yang disebut dengan Thuri sinin.
Sumber: https://tafsirweb.com/8252-surat-as-saffat-ayat-130.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 123-132 ( (Ingatlah) ketika ia berkata kepada kautnya, Mengapa kamu tidak bertakwa?" (124)) yaitu, mengapa kalian tidak takut kepada Allah سبحانه وتعالى dengan menyembah selain Dia? (Patutkah kamu menyembah Ba'l dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta? (125)) Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan As-Suddi berkata Ba’l adalah berhala. Ikrimah dan Qatadah berkata bahwa itu dalam bahasa Yaman Adh-dhahhak berkata bahwa itu adalah berhala yang mereka sembah Firman Allah سبحانه وتعالى: (Patutkah kamu menyembah Ba'l) yaitu mengapa kamu menyembah berhala? (dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta (125) Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu (126) Yaitu Dialah yang pantas disembah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka) (127)) yaitu untuk mendapatkan azab di hari perhitungan (kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa) (128)) yaitu di antara mereka yang mengesakan Allah.Ini adalah istisna’ munqati' daripada istitsna’ musbat. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan Kami abadikan untuk Ilyas di kalangan orang-orang yang datang kemudian (129) yaitu, pujian yang baik ((yaitu),Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas” (130)) Sebagaimana yang dikatakan untuk Isma’il dengan disebut Isma’in, dan itu adalah bahasa Bani Asad. Yang lainnya ada yang membacanya “Salaamun ‘alaa ali Yasin” yaitu keluarga nabi Muhammad ﷺ.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik (131) Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman (132)) Tafsir tentang itu telah telah dijelaskan
Sumber: https://tafsirweb.com/8252-surat-as-saffat-ayat-130.html
Informasi
Surat
الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)
Barisan-Barisan — 182 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
130 dari 182 ayat
Juz
Juz 23
Halaman
Halaman 451
Ruku
Ruku 389
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 90 (180/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-3918 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-37