Kembali ke Surat As-Saffat

الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Surat ke-37, Ayat ke-137

وَاِنَّكُمْ لَتَمُرُّوْنَ عَلَيْهِمْ مُّصْبِحِيْنَۙ

Dan sesungguhnya kamu (penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,

📚 Tafsir Al-Muyassar

137-138 Sesungguhnya kalian orang makkah benar-benar melewati kampung-kampung kaum luth dan sisa-sisanya dalam perjalanan safar kalian di waktu pagi dan kalian juga melewatinya di waktu malam, maka mengapa kalian tidak merenungkannya, sehingga kalian merasa takut ditimpa seperti apa yang telah menipa mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/8259-surat-as-saffat-ayat-137.html

📚 Tafsir as-Sa'di

133-138. Ini adalah pujian dari Allah kepada hamba dan RasulNya, Nabi LUth, yaitu pujian dengan kenabian, kerasulan, menyeru kaumnya kepada Allah dan melarang mereka melakukan syirik dan mengerjakan perbuatan keji. Oleh karena mereka tidak berhenti, maka Allah hanya menyelamatkan Nabi Luth dan keluarganya semuanya.

Mereka berangkat di malam hari hingga mereka selamat, “kecuali seorang perempuan tua bersama-sama orang yang tinggal,” yang diam lagi disiksa. Dia adalah adalah istri Nabi Luth yang tidak mau menganut agama suaminya. “Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain,” yaitu Kami balik negeri mereka sehingga bagian atas menjadi bagian bawahnya dan Kami hujani mereka dengan bebatuan sijjil yang sangat lebat hingga mereka binasa dan musnah. “Dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melalui mereka,” maksudnya, melalui perkampungan kaum Nabi Luth, “di waktu pagi dan di waktu malam.” Maksudnya, pada waktu-waktu tersebut di mana kalian sering pulang pergi melintasi dan melaluinya, sehingga tidak bisa diragukan lagi. “Maka apakah kamu tidak memikirkan,” ayat-ayat dan berbagai pelajaran, dan kalian tidak menjauhi perbuatan-perbuatan yang dapat menimbulkan kebinasaan?!

Sumber: https://tafsirweb.com/8259-surat-as-saffat-ayat-137.html

📚 Tafsir Al-Wajiz

137. Wahai orang-orang musyrik Mekah, sesungguhnya kalian sungguh akan melewati tempat-tempat dan jejak-jejak mereka dalam perjalanan dan perdagangan kalian menuju Syam di waktu pagi dan siang.

Sumber: https://tafsirweb.com/8259-surat-as-saffat-ayat-137.html

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 133-138 Allah SWT membertahukan tentang hamba dan rasulNya, yaitu nabi Luth bahwa Dia telah mengutusnya kepada kaumnya, dan mereka mendustakannya. Maka Allah menyelamatkan dia dan keluarganya dari mereka kecuali istrinya, karena sesungguhnya istrinya dibinasakan bersama dengan orang yang binasa dari kaumnya. Allah SWT membinasakan mereka dengan berbagai macam siksaan, dan menjadikan tempat mereka sebagai laut yang busuk dan buruk air, pemandangan, rasa dan aromanya.

Dia menjadikan tempat mereka sebagai tempat yang biasa dilalui oleh para musafir malam dan siang hari. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya kamu (hai penduduk Makkah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka di waktu pagi (137) dan di waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan? (­138)) yaitu mengapa kalian tidak mengambil pelajaran dari mereka, bagaimana Allah membinasakan mereka, dan kalian mengetahui bahwa bagi orang-orang kafir itu siksaan yang serupa

Sumber: https://tafsirweb.com/8259-surat-as-saffat-ayat-137.html

Informasi Tambahan

Juz

23

Halaman

451

Ruku

389

Apabila kamu membaca Al-Quran, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk

Surah An-Nahl: 98

Adab Membaca Al-Quran

1. Suci dari Hadats

Pastikan dalam keadaan suci dari hadats besar dan kecil sebelum memegang dan membaca Al-Quran. Berwudhu terlebih dahulu merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada kitab suci Al-Quran.

2. Niat yang Ikhlas

Membaca Al-Quran dengan niat mencari ridha Allah SWT, bukan untuk pamer atau mencari pujian. Niat yang ikhlas akan membawa keberkahan dalam membaca Al-Quran.

3. Menghadap Kiblat

Diutamakan menghadap kiblat saat membaca Al-Quran sebagai bentuk penghormatan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Posisi duduk yang sopan dan tenang juga dianjurkan.

4. Membaca Ta'awudz

Memulai dengan membaca ta'awudz dan basmalah sebelum membaca Al-Quran. Ta'awudz merupakan permintaan perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

5. Khusyuk dan Tenang

Membaca dengan tenang dan penuh penghayatan, memahami makna ayat yang dibaca. Tidak tergesa-gesa dan memperhatikan tajwid dengan baik.

6. Menjaga Kebersihan

Membaca Al-Quran di tempat yang bersih dan suci, serta menjaga kebersihan diri dan pakaian. Hindari membaca Al-Quran di tempat yang tidak pantas.

7. Memperindah Suara

Membaca Al-Quran dengan suara yang indah dan tartil, sesuai dengan kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri, yang terpenting adalah membaca dengan benar sesuai tajwid.

Masukan & Feedback:info@finlup.id
© 2026 quran.finlup.id - All rights reserved