الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Per AyatMushaf
وَاِنْ
dan sesungguhnya
كَانُوْا
mereka adalah
لَيَقُوْلُوْنَۙ
pasti mereka akan berkata
﴿١٦٧﴾
Dan sesungguhnya mereka (orang kafir Mekah) benar-benar pernah berkata,
3955 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

167-169 Dan sesungguhnya orang-orang kafir makkah benar-benar berkata sebelum engkau diutus (wahai rasul), ”seandainya kami dikirimi kitab-kitab dan nabi-nabi yang telah dikirimkan kepada orang-orang sebelum Kami, niscaya kami menjadi hamba-hamba Allah yang benar-benar beriman, mengikhlaskan beribadah kepadaNya.”

Sumber: https://tafsirweb.com/8289-surat-as-saffat-ayat-167.html

Tafsir as-Sa'di

167-170. Allah mengabarkan bahwa kaum musyrikin itu akan menampakkan angan-angan dan mengatakan, kalau saja datang kepada kami pelajaran dan kitab seperti yang telah datang kepada orang-orang yang terdahulu, tentu kami pasti mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah, bahkan kami pasti menjadi orang-orang yang tulus dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya mereka adalah dusta dalam hal ini, karena sesungguhnya kitab yang paling utama telah datang kepada mereka, namun mereka mengingkarinya.Maka dengan demikian dapat diketahui bahwa mereka adalah orang-orang yang membangkang terhadap kebenaran. “Maka kelak mereka akan mengetahui” azab yang menimpa mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/8289-surat-as-saffat-ayat-167.html

Tafsir Al-Wajiz

167. Sesungguhnya kondisi para kafir Qurays ketika disampaikan kepada mereka atas kebodohan mereka, dan itu sebelum diutusnya Nabi Muhammad, mereka selalu berkata

Sumber: https://tafsirweb.com/8289-surat-as-saffat-ayat-167.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 161-170 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada orang-orang musyrik: (Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu (161) sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah (162) kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala (163)) yaitu sesungguhnya yang menuruti pendapat, kesesatan, dan penyembahan bathil kalian hanyalah orang yang lebih sesat daripada kalian, dari kalangan orang yang diciptakan untuk masuk neraka (mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk me­mahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak digunakan untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakan untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai) (Surah Al-A'raf: 179) Inilah adalah perumpamaan manusia yang mengikuti kemusyrikan, kekufuran dan kesesatan.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berbeda-beda pendapat (8) dipalingkan darinya (Rasul dan Al-Qur'an) orang yang dipalingkan (9)) (Surah Adz-Dzariyat) yaitu sesungguhnya orang yang tersesat hanyalah orang yang ditakdirkan sesat dan bathil.Kemudian Allah سبحانه وتعالى membersihkan para malaikat dari apa yang dinisbatkan kepada mereka berupa kekufuran dan kedustaan yang menyatakan bahwa para malaikat itu adalah anak-anak perempuan Allah: (Tiada seorang pun di antara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan tertentu (164)) yaitu kedudukan yang khusus di langit dan tugas-tugas ibadah yang mereka tidak dapat keluar darinya. (dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf (165)) yaitu berdiri bershaf-shaf dalam menunaikan ketaatan kepada Allah, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam firmanNya: (Demi (rombongan) yang bersaf-saf dengan sebenar-benarnya (1)) (Surah Ash-Shaffat) Disebutkan dalam hadits shahih Muslim dari Hudzaifah, dia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:”Kami diberi keutamaan di atas manusia dengan tiga perkara; shaf-shaf kami dijadikan seperti shaf-shaf para malaikat, dan bumi ini dijadikan sebagai tempat bersujud bagi kami, dan tanahnya suci…”. (Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah) (166)) yaitu kami membentuk shaf dan bertasbih, memuji dan menyucikan­Nya dari semua kekurangan, kami semua adalah hamba-hambaNya, dan butuh dan tunduk kepadaNya.Ibnu Abbas dan Mujahid berkata tentang firmanNya: (Tiada seorang pun di antara kami melainkan kedudukan yang tertentu (164)) yaitu para malaikat (dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf (dalam menunaikan perintah Allah) (165)) yaitu para malaikat (Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah) (166)) yaitu para malaikat yang bertasbih kepada Allah سبحانه وتعالى. Qatadah berkata tentang firmanNya: (Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah) (166)) yaitu selalu di tempat shalatnya mengerjakan ibadah, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak, "Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan (26) mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya (27) Allah mengetahui segala sesuatu yang di hadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang mereka, dan mereka tiada memberi syafaat melainkan kepada orang yang diridhai Allah, dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya (28) Dan barangsiapa di antara mereka mengatakan, "Sesungguhnya aku adalah tuhan selain dari Allah, " maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahanam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim (29)) (Surah Al-Anbiya’) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya mereka benar-benar akan berkata (167) "Kalau sekiranya di sisi kami ada sebuah dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu (168) benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)" (169)) yaitu dahulu mereka mengharapkan sebelum datang kepada mereka nabi Muhammad ﷺ, sekiranya di kalangan mereka ada orang yang mengingatkan mereka kepada perintah Allah, dan mendapatkan apa yang telah didapat oleh umat-umat terdahulu, yaitu didatangkan kepada mereka kitab Allah.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuat sumpah; sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tatkala datang kepada mereka pemberi peringatan, maka kedatangannya itu tidak menambah kepada mereka, kecuali jauhnya mereka dari kebenaran (42)) (Surah Fathir) Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman di sini: (Tetapi mereka mengingkarinya (Al-Qur'an); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu) (170)) peringatan yang tegas dan ancaman yang keras terhadap kekafiran mereka kepada Tuhan mereka serta kedustaan mereka kepada rasul­Nya

Sumber: https://tafsirweb.com/8289-surat-as-saffat-ayat-167.html

Informasi

Surat

الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Barisan-Barisan — 182 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

167 dari 182 ayat

Juz

Juz 23

Halaman

Halaman 452

Ruku

Ruku 390

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 91 (181/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3955 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-37