الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Per AyatMushaf
وَالْحَمْدُ
dan segala puji
لِلّٰهِ
bagi Allah
رَبِّ
Tuhan/pemelihara
الْعٰلَمِيْنَ
semesta alam
ࣖ
﴿١٨٢﴾
Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.
3970 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Segala puji bagi Allah di dunia dan akhirat. Dialah yang berhak atas itu semata tiada sekutu bagiNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/8304-surat-as-saffat-ayat-182.html

Tafsir as-Sa'di

180-182. Setelah Allah menyebutkan di dalam Surat ini banyak sekali perkataan-perkataan mereka yang sangat keji yang mereka lontarkan terhadapNya, maka Allah menyucikan diriNya dari perkataan-perkataan keji itu, seraya berfirman, “Mahasuci Rabbmu,” artinya, Mahabebas dan Mahatinggi Dia “Rabb Yang mempunyai keperkasaan,” Yang tidak bisa dikalahkan, maka dari itu Dia menundukkan segala sesuatu, dan suci dari segala keburukan yang mereka sandangkan terhadapNya; “dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul,” karena keselamatan mereka dari dosa-dosa dan noda-noda dan selamatnya apa yang mereka sandangkan terhadap Pencipta langit dan bumi. “Dan segala puji bagi Allah Rabb sekalian alam.” Alif dan lam (“al” pada al-hamdu) bermakna meliputi (lil istighraq). Artinmya, seluruh bentuk pujian dari berbagai sifat yang sempurna lagi agung dan perbuatan-perbuatan yang dengannya Dia mengatur semesta alam ini, melimpahkan berbagai nikmat kepada mereka, serta mengendalikan mereka dalam segala gerak dan diam mereka dan dalam seluruh kondisi mereka.Semua itu adalah milik Allah. Jadi, Dia-lah Yang Maha Qudus (suci) dari segala kekurangan, Yang Terpuji dengan segala kesempurnaan, Yang Dicintai lagi DIagungkan. Para RasulNya sejahtera dan diucapkan selamat (salam sejahtera) atas mereka, dan bagi siapa yang mengikuti mereka dalam hal ini, maka dia memperoleh kesejahtearaan di dunia dan akhirat, sedangkan bagi musuh mereka adalah kebinasaan dan bencana di dunia dan akhirat.

Sumber: https://tafsirweb.com/8304-surat-as-saffat-ayat-182.html

Tafsir Al-Wajiz

182. Segala puji dan rasa syukur atas Allah Tuhan semua makhluk Yang telah memberi pertolongan kepada rasul-Nya dan membinasakan orang-orang kafir

Sumber: https://tafsirweb.com/8304-surat-as-saffat-ayat-182.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 180-182 Allah سبحانه وتعالى menyucikan dan membersihkan DzatNya dari apa yang dikatakan oleh orang-orang zalim itu yang mendustakan dan memusuhiNya; Maha Tinggi dan Maha Suci Allah dari ucapan mereka dengan ketinggian yang Maha besar. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan) yaitu yang mempunyai keperkasaan yang tidak terbatas (dari apa yang mereka katakan) yaitu dari apa yang diucapkan oleh orang-orang yang melampaui batas dan membuat-buat kebohongan itu (Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul (181)) yaitu, semoga Allah melimpahkan kesejahteraan kepada mareka di dunia dan akhirat karena kebenaran dari apa yang mereka katakan tentang Tuhan mereka (Dan segala puji bagi Allah Tuhan alam semesta (182)) yaitu segala puji bagiNya di dunia dan akhirat dalam semua keadaan. Berdasarkan bahwa makna tasbih itu mengandung membersihkan dan menyucikan Allah dari segala kekurangan dengan menggabungkan di antara keduanya di ayat ini dan di banyak tempat dalam Al-Qur’an.Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman (Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan (180) Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul (181) Dan segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta (182))

Sumber: https://tafsirweb.com/8304-surat-as-saffat-ayat-182.html

Informasi

Surat

الصّٰۤفّٰت (As-Saffat)

Barisan-Barisan — 182 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

182 dari 182 ayat

Juz

Juz 23

Halaman

Halaman 452

Ruku

Ruku 390

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 91 (181/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-3970 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-37