Per AyatMushaf
رَبُّ
Tuhan
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِ
dan bumi
وَمَا
dan apa
بَيْنَهُمَا
yang diantara keduanya
الْعَزِيْزُ
Maha Perkasa
الْغَفَّارُ
Maha Pengampun
﴿٦٦﴾
(yaitu) Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Mahaperkasa, Maha Pengampun.”
4036 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dia juga penguasa langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya, juga mahaperkasa dalam menetapkan balasan, serta maha pengampun terhadap dosa-dosa bagi siapa yang bertaubat dan kembali kepada ridahaNYa,

Sumber: https://tafsirweb.com/8552-surat-shad-ayat-66.html

Tafsir as-Sa'di

66. Dan hal tersebut diperkuat lagi dengan tauhid rububiyah, seraya berfirman, “Rabb langit dan bumi dan apa yang di antara keduanya.” Artinya, Pencipta keduanya, Pemelihara dan Yang Mengatur keduanya dengan berbagai bentuk pengendalian, “Yang Mahaperkasa,” yang memiliki kekuatan yang dengannya Dia menciptakan ciptaan-ciptaan agung (luar biasa besarnya), “lagi Maha Pengampun” terhadap semua dosa, yang kecil dan yang besar bagi siapa saja yang bertaubat kepadaNya dan menanggalkan diri dari perbuatan dosa. Inilah yang pantas dan yang berhak diibadahi (disembah), bukan siapa yang tidak mampu menciptakan, tidak mampu memberi rizki, tidak bisa menimpakan mudarat, tidak dapat memberi manfaat dan tidak pula memiliki wewenang sedikitpun, tidak memiliki power untuk berkuasa dan tidak pula mempunyai kemampuan memberikan ampunan terhadap dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan.

Sumber: https://tafsirweb.com/8552-surat-shad-ayat-66.html

Tafsir Al-Wajiz

66. dialah Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya, yang maha Kuat yang tidak ada tandingannya, Maha Pengampun bagi hambaNya yang bertaubat dan yang taat.

Sumber: https://tafsirweb.com/8552-surat-shad-ayat-66.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 65-70 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan kepada RasulNya ﷺ agar berkata kepada orang-orang musyrik dan mendustakan rasul­Nya, bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan dan aku tidak seperti yang kalian duga (dan sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan) yaitu hanya Dia semata yang mengalahkan dan memaksa segala sesuatu (Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya) yaitu, Dia adalah Dzat yang merajai dan mengatur semuanya (Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun) yaitu Maha Pengampun, dengan keagungan dan keperkasaanNya. (Katakanlah, 'Berita itu adalah berita yang besar” (67)) yaitu berita besar dan perkara yang jelas itu adalah pengutusan Allah kepadaku untuk menyampaikan risalah kepada kalian (yang kamu berpaling darinya (68)) yaitu mereka lalai darinya. Mujahid, Syuraih Al-Qadhi, dan As-Suddi berkata tentang firmanNya: (Katakanlah, "Berita itu adalah berita yang Besar” (67)) yaitu Al-Qur'an. Firman Allah: (Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang al-mala’ul a'la (malaikat) itu ketika mereka berbantah-bantahan (69)) yaitu seandainya tidak ada wahyu, maka dari manakah aku dapat mengetahui perselisihan yang terjadi di kalangan “al-mala'ul a'la”, yaitu tentang nabi Adam dan pembangkangan iblis dari bersujud kepadanya, serta tentang alasan iblis kepada Tuhannya karena Dia lebih mengutamakan nabi Adam daripada dirinya.Bantah-bantahan ini adalah bantah-bantahan yang disebutkan di dalam Al-Qur'an, yang dijelaskan seteah ini yaitu dalam firmanNya سبحانه وتعالى:

Sumber: https://tafsirweb.com/8552-surat-shad-ayat-66.html

Informasi

Surat

ص (Sad)

Sad — 88 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

66 dari 88 ayat

Juz

Juz 23

Halaman

Halaman 457

Ruku

Ruku 395

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 92 (183/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4036 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-38