الزمر (Az-Zumar)
Per AyatMushaf
وَمَنْ
dan barang siapa
يَّهْدِ
memberi petunjuk
اللّٰهُ
Allah
فَمَا
maka tidak
لَهٗ
baginya
مِنْ
dari
مُّضِلٍّ
seorang yang menyesatkan
ۗ
اَلَيْسَ
bukankah
اللّٰهُ
Allah
بِعَزِيْزٍ
dengan Maha Perkasa
ذِى
mempunyai
انْتِقَامٍ
hukuman
﴿٣٧﴾
Dan barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya. Bukankah Allah Mahaperkasa dan mempunyai (kekuasaan untuk) menghukum?
4095 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Barangsiapa diberikan taufik oleh Allah kepada iman dan melaksanakan kitabNya dan mengikuti rasulNya, maka tidak ada seorang pun yang bisa menyesatkannya dari jalan kebenaran yang telah dipijaknya. Bukankah Allah itu Mahaperkasa dalam pembalasanNya terhadap orang-orang yang kafir diantara makhluk-Nya dan yang bermaksiat kepadaNya?
Sumber: https://tafsirweb.com/8699-surat-az-zumar-ayat-37.html
Tafsir as-Sa'di
36-37. “BUkankah Allah cukup untuk melindungi hambaNya?” maksudnya, bukankah termasuk dari bagian kebaikan, kemurahan dan perhatianNYa kepada hambaNya yang melaksanakan pengabdian (Penghambaan) kepadaNya, mematuhi perintah-perintahaNya dan menjauhi larangan-laranganNya, terutama kepada manusia paling sempurna ubudiyahnya kepada Rabbnya, yaitu Muhammad, bahwasanya Allah cukup untuk melindunginya dalam perkara agama dan dunianya, dan membelanya dari orang-orang yang menghendaki keburukan terhadapnya? “Dan mereka mempertakuti kamu dengan yang selain Allah,” seperti berhala dan sembahan-sembahan, bahwa ia akan menimpakan keburukan terhadapmu. Ini benar-benar bagian dari kezhaliman kesesatan mereka. “Dan siapa yang disesatkan Allah, maka tidak seorang pun yang dapat memberi petunjuk baginya. Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya.” Karena hanya di Tangan Allah wewenang hidayah dan penyesatan, Dia-lah Yang apa saja yang dikehendakiNya pasti terjadi dan apa saja yang dikehendakiNYa pasti tidak akan terjadi. “Bukankah Allah Mahaperkasa,” kepunyaanNya keperkasaan yang sempurna yang dengannya DIa mengalahkan segala sesuatu, dan dengan keperkasaanNya pula DIa melindungi hambaNya dan menoilak tipudaya mereka terhadapnya, “lagi mempunyai pembalasan” terhadap orang yang mendurhakaiNYa.Maka waspadalah terhadap perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan pembalasanNYa.
Sumber: https://tafsirweb.com/8699-surat-az-zumar-ayat-37.html
Tafsir Al-Wajiz
37. Barangsiapa telah ditetapkan Allah dalam petunjuk, keimanan dan amal shalih maka tidak ada sesuatu apapun yang dapat memasukkannya dalam kesesatan. Bukankah Allah Maha Menguasai segala sesuatu?Yang Maha Membalas musuh-Nya dan para pendurhaka?
Sumber: https://tafsirweb.com/8699-surat-az-zumar-ayat-37.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 36-40 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bukankan Allah cukup untuk melindungi hamba-hambaNya) Sebagian ulama membacanya “ibadahu” yaitu Allah سبحانه وتعالى memberikan kecukupan kepada hambaNya yang berserah diri kepadaNya. Diriwayatkan dari Fudhalah bin Ubaid Al-Anshari bahwa dia pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda,“Beruntunglah orang yang diberi petunjuk kepada Islam dan kehidupannya seadanya dan menerima dengan apa adanya” (Dan mereka mempertakuti kamu dengan (sembahan-sembahan) yang selain Allah) yaitu orang-orang yang musyrik itu menakuti dan mengancam Rasulullah ﷺ dengan berhala-berhala yang mereka sembah selain Allah karena kebodohan dan kesesatannya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan siapa yang disesatkan Allah, maka tidak seorang pun pemberi petunjuk baginya (36) Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorang pun yang dapat menyesatkannya.Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab? (37)) yaitu, Dzat Yang Maha Perkasa Yang tidak tertandingi. Maka barang siapa yang bersandar kepada Allah سبحانه وتعالى dan berlindung kepadaNya, maka sesungguhnya Dia Maha Perkasa, tidak ada yang lebih perkasa, dan lebih keras pembalasannya terhadap orang-orang yang kafir dan musyrik kepadaNya serta menentang RasulNya selain Dia. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka, "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Niscaya mereka menjawab, "Allah.”) yaitu orang-orang musyrik pada dasarnya mengakui bahwa Allah سبحانه وتعالى adalah yang menciptakan segala sesuatu.Tetapi sekalipun demikian, mereka menyembah kepada selainNya bersama Dia, padahal yang selainNya itu tidak bisa menimpakan mudharat dan memberi manfaat kepada mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah, "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudaratan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu; atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?") yaitu tidak mampu berbuat sesuatupun dari perkara itu. (Katakanlah, "Cukuplah Allah bagiku”) yaitu, Allahlah yang memberikan kecukupan kepadaku (Kepada-Nyalah bertawakal orang-orang yang berserah diri) (Surah Yusuf: 68) sebagaimana apa yang dikatakan nabi Hud ketika berbicara kepada kaumnya: (Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan-sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu. Hud menjawab, "Sesungguhnya aku jadikan Allah sebagai saksiku, dan saksikanlah olehmu sekalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan (54) dari selain-Nya.Sebab itu, jalankanlah tipu dayamu semuanya terhadapku dan janganlah kamu memberi tangguh kepadaku (55) Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melata pun, melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus (56)) (Surah Hud) Firman Allah: (Katakanlah, "Hai kaumku, bekerjalah sesuai dengan keadaanmu”) yaitu sesuai dengan caramu.Ini mengandung ancaman dan peringatan (sesungguhnya aku akan bekerja (pula)) yaitu sesuai dengan caraku (Maka kelak kamu akan mengetahui) yaitu kalian akan mengetahui akibat dari perbuatan itu (siapa yang akan mendapat siksa yang menghinakannya) di dunia (dan lagi ditimpa oleh azab yang kekal) yaitu, yang abadi dan terus-menerus, tidak ada jalan keluar baginya; demikian itu terjadi di hari kiamat
Sumber: https://tafsirweb.com/8699-surat-az-zumar-ayat-37.html
Informasi
Surat
الزمر (Az-Zumar)
Rombongan — 75 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
37 dari 75 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 462
Ruku
Ruku 399
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 93 (185/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4095 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-39