الزمر (Az-Zumar)

Per AyatMushaf
وَاِذَا
dan apabila
ذُكِرَ
disebut
اللّٰهُ
Allah
وَحْدَهُ
sendiri-Nya
اشْمَـَٔزَّتْ
mengerut/kesal
قُلُوْبُ
hati
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
لَا
tidak
يُؤْمِنُوْنَ
mereka beriman
بِالْاٰخِرَةِۚ
kepada hari akhirat
وَاِذَا
dan apabila
ذُكِرَ
disebut
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
مِنْ
dari
دُوْنِهٖٓ
selain Dia/Allah
اِذَا
tiba-tiba
هُمْ
mereka
يَسْتَبْشِرُوْنَ
mereka bergembira
﴿٤٥﴾
Dan apabila yang disebut hanya nama Allah, kesal sekali hati orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat. Namun apabila nama-nama sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka menjadi bergembira.
4103 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Bila Nama Allah semata disebut, maka akan menjauh hati orang-orang yang tidak beriman kepada kebangkitan setelah kematian. Namun bila berhala-berhala, patung-patung dan para wali yang disembah selain Allah itu disebut, maka mereka akan bersuka cita, karena syirik sesuai dengan hawa nafsu mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/8707-surat-az-zumar-ayat-45.html

Tafsir as-Sa'di

45-46. Allah menyebutkan kondisi orang-orang musyrikin dan apa yang ditimbulkan oleh kesyirikan mereka, yaitu bahwa sesungguhnya mereka “apabila nama Allah saja yang disebut” untuk mengesakanNya dan sebagai perintah untuk mengikhlaskan ketaatan hanya kepadaNya serta meninggalkan apa-apa yang disembah selain Dia, mereka merasa kesal, bosan, dan sangat tidak menyukainya. “Dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut” seperti berhala dan pujaan-pujaan, da nada penyeru yang menyerukan supaya menyembah dan memujinya, “tiba-tiba mereka bergirang hati” karenanya, karena senang sembahan-sembahan mereka disebut dan karena syirik sejalan dengan hawa nafsu mereka. Kondisi seperti ini adalah kondisi yang paling jahat dan paling keji; namun saat mereka adalah di Hari Pembalasan nanti!Di sanalah hak akan diambil dari mereka dan dilihat, apakah tuhan-tuhan mereka itu berguna bagi mereka yang dahulu mereka sembah dari selain Allah?! Maka dari itu Dia berfirman, “Katakanlah, ‘Ya Allah, Pencipta langit dan bumi’,” Pencipta dan PEngelola keduanya, “Yang mengetahui yang ghaib” yaitu yang lepas dari jangkauan penglihatan dan pengetahuan kita “dan yang nyata,” yang dapat kita saksikan, “Engkau-lah Yang memutuskan antara hamba-hambaMu tentang apa yang selalu mereka perselisihkan.” Sesungguhnya dia antara perselisihan yang sangat besar adalah perselisihan orang-orang yang bertauhid yang tulus ikhlas yang meyakini bahwa apa yang mereka anut itulah yang haq, dan bahwa milik merekalah al-husna (surge) di akhirat, bukan milik orang lain; dengan orang-orang musyrikin yang menjadikan selain Engkau sembahan-sembahan dan berhala, mereka menyamakan denganMu siapa yang sama sekali tidak sama sedikitpun, dan mereka benar-benar melecehkanMu dengan sebenar-benar pelecehan, mereka bersenang hati di kala sembahan-sembahan mereka disebut, dan mereka kesal ketika Engkau disebutkan. Sudah seperti itu keadaannya, mereka beranggapan bahwa mereka berada di atas kebenaran, sedangkan yang lain di atas kebatilan, dan bahwa surge adalah milik mereka.Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin, orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat.Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.: (Al-Hajj:17). Dan Allah telah menginformasikan kepada kita akan adanya pemberian keputusan di antara mereka sesudahnya, melalui FirmanNya, “Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya.Dan barang siapa yang dihinakan Allah maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki. Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka.Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan): "Rasailah azab yang membakar ini". Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai.Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.” (Al-Hajj:19-23), dan Allah juga telah berfirman, “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur adukkan iman mereka dengan kelaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al-An’am:82). “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang lalim itu seorang penolong pun.” (Al-Maidah:72). Pada ayat ini terkandung penjelasan tentang keumuman (keluasan cakupan) ciptaan Allah, kemutlakan ilmuNya dan keumuman hukumNya yang berlaku di antara hamba-hambaNya. MahaKuasaNya yang dariNya semua makhluk ini terlahir dan ilmuNya yang meliputi segala sesuatu membuktikan adanya keputusanNya di antara hamba-hambaNya, kebangkitan mereka dan ilmu pengetahuan Allah kepada amal-amal perbuatan mereka yang baik dan buruk, dan ukuran-ukuran balasannya. ciptaanNya membuktikan ilmuNya; tidakkah Tuhan yang menciptakan itu mengetahui?

Sumber: https://tafsirweb.com/8707-surat-az-zumar-ayat-45.html

Tafsir Al-Wajiz

45. Apabila yang disebut hanya asma Allah, bukan sesembahan mereka, maka menjadi kesal hati orang-orang yang tidak beriman kepada hari akhirat. Namun sebaliknya, jika yang disebut adalah nama selain Allah yaitu para berhala sesembahan mereka maka mereka menjadi gembira dan senang.Kata idza menunjukkan efek/respon yang cepat terhadap stimulus yang ada. Mujahid berkata: Ayat ini turun ketika Nabi membaca surat An-najm di depan Ka’bah yang membuat hati orang-orang musyrik itu gembira ketika sampai pada ayat: “Apakah engkau tidak memperhatikan Lata dan Uza, juga Manat sebagai anak perempuan Allah.” An-Najm:19-20

Sumber: https://tafsirweb.com/8707-surat-az-zumar-ayat-45.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 43-45 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mencela orang-orang musyrik karena mereka mengambil para pemberi syafaat selain dari Allah, yaitu berhala-berhala dan sekutu-sekutu yang mereka ada-adakan sendiri, tanpa dalil dan bukti yang memperkuat perbuatan mereka itu. Padahal berhala-berhala itu tidak memiliki sesuatupun dari perkara itu, bahkan mereka tidak memiliki akal untuk berpikir, pendengaran untuk mendengar, dan penglihatan untuk melihat. Akan tetapi berhala-berhala dan sekutu-sekutu itu hanyalah benda mati yang jauh lebih buruk daripada hewan.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman:”Katakanlah” wahai Muhammad, kepada orang-orang yang mengira bahwa para pemberi syafaat yang mereka ada-adakan itu dapat memberi pertolongan kepada mereka di sisi Allah. Beritahukanlah kepada mereka bahwa syafaat itu tidak bermanfaat di sisi Allah kecuali bagi orang yang Dia ridhai dan mendapat Dia beri izin untuk memberi syafaat, semuanya kembali kepada Allah (Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya) (Surah Al-Baqarah: 255) (Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi) yaitu, Dialah Dzat yang mengatur semua itu (Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan) yaitu pada hari kiamat, lalu Dia memutuskan perkara di antara kalian dengan keadilanNya, dan membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya.Kemudian Allah سبحانه وتعالى mencela orang-orang musyrik juga, yaitu: (Dan apabila hanya nama Allah saja yang disebut) yaitu apabila dikatakan kepada mereka, "Tidak ada Tuhan selain Allah semata" (kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat) Mujahid berkata tentang kata “isyma’azzat” yaitu mengerut Malik meriwayatkan dari Zaid bin Aslam, bahwa maknannya adalah sombong, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Tiada Tuhan selain Allah”, mereka menyombongkan diri (35)) (Surah Ash-Shaffat) yaitu tidak mau mengikuti dan tunduk kepadanya, maka hati mereka tidak mau menerima kebaikan; dan barangsiapa yang tidak menerima kebaikan, maka menerima keburukan.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut) yaitu berhala-berhala dan sekutu-sekutu itu (tiba-tiba mereka bergirang hati) yaitu senang dan gembira

Sumber: https://tafsirweb.com/8707-surat-az-zumar-ayat-45.html

Informasi

Surat

الزمر (Az-Zumar)

Rombongan — 75 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

45 dari 75 ayat

Juz

Juz 24

Halaman

Halaman 463

Ruku

Ruku 400

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 93 (185/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4103 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-39