الزمر (Az-Zumar)
Per AyatMushaf
قَدْ
sesungguhnya
قَالَهَا
telah mengucapkannya
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
مِنْ
dari
قَبْلِهِمْ
sebelum mereka
فَمَآ
maka tidak
اَغْنٰى
berguna
عَنْهُمْ
dari/bagi mereka
مَّا
apa
كَانُوْا
mereka adalah
يَكْسِبُوْنَ
mereka usahakan
﴿٥٠﴾
Sungguh, orang-orang yang sebelum mereka pun telah mengatakan hal itu, maka tidak berguna lagi bagi mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.
4108 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Perkataan mereka ini telah diucapkan pula oleh orang-orang sebelum mereka dari kalangan umat-umat yang telah berlalu lagi mendustakan, maka harta dan anak-anak yang mereka usahakan (di dunia) tidak sedikit pun bisa membantu mereka saat azab Allah datang kepada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/8712-surat-az-zumar-ayat-50.html
Tafsir as-Sa'di
50. Allah berfirman, “Sungguh orang-orang yang sebelum mereka juga telah mengatakan itu pula,” maksudnya, telah mengatakan seperti perkataan mereka, “Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah berdasarkan pengetahuan,” dan ia menjadi warisan bagi orang-orang yang mendustakan, mereka tidak mengakui nikmat TUhan mereka dan mereka juga tidak meyakini hakNya.Demikianlah kebiasaan dan tabiat mereka yang berlanjut hingga mereka dibinasakan kemudian, dan tidak berguna “bagi mereka apa yang dahulu mereka usahakan” saat siksaan datang menimpa mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/8712-surat-az-zumar-ayat-50.html
Tafsir Al-Wajiz
50. Orang-orang sebelum mereka (sebelum kafir Quraiys) pun telah mengakatakan perkataan tersebut, seperti Qarun dan lainnya. Semua yang telah mereka kerjakan di dunia tidak akan berguna lagi bagi mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/8712-surat-az-zumar-ayat-50.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 49-52 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang manusia, bahwa dalam keadaan susah manusia itu merendahkan diri, kembali dan memohon kepada Allah. Tetapi apabila dia mendapat nikmat dariNya, maka dia lupa kepada Allah, melampaui batas, lalu dia berkata: (Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku) yaitu karena Allah mengetahui bahwa diriku layak untuk menerimanya, seandainya aku tidak mempunyai kedudukan di sisi Allah, maka Dia tidak akan memberiku nikmat ini. Qatadah berkata bahwa makna ayat adalah,”Sesungguhnya aku diberi ini hanya karena kebaikan yang ada padaku” Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sebenarnya itu adalah ujian) yaitu keadaannya tidaklah seperti yang diduga, bahkan nikmat yang Kami berikan kepadanya hanya agar Kami mengujinya dalam nikmat yang Kami berikan itu, apakah dia menjadi orang yang taat atau menjadi durhaka, walaupun akibatnya sudah Kami ketahui, yaitu merupakan cobaan (tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui) Oleh karena itu mereka mengatakan apa yang mereka katakan dan mengakui apa yang mereka akui itu (Sungguh orang-orang yang sebelum mereka (juga) telah mengatakan itu pula) yaitu ucapan dan pengakuan itu telah dikatakan juga oleh kebanyakan orang dari kalangan umat-umat terdahulu (maka tiadalah berguna bagi mereka apa yang dahulu mereka usahakan) yaitu perkataan mereka itu tidak benar, dan tidak dapat melindungi kesatuan mereka dan apa yang telah mereka usahakan (Maka mereka ditimpa oleh akibat buruk dari apa yang mereka usahakan. Dan orang-orang yang zalim di antara mereka) yaitu dari kalangan orang-orang yang diajak bicara (akan ditimpa akibat buruk dari usahanya) Sebagaimana yang telah menimpa mereka itu (dan mereka tidak dapat melepaskan diri) Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang Qarun saat kaumnya berkata kepadanya: ("Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.” Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan (77) Qarun berkata, "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.” Dan apakah ia tidak mengetahui, bahwa Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu tentang dosa-dosa mereka (78)) (Surah Al-Qashash) dan firmanNya: (Dan tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah melapangkan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang dikehendakinya?) yaitu meluaskan rezeki suatu kaum dan menyempitkan rezeki kaum lain (Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang beriman) yaitu benar-benar terdapat pelajaran dan hujjah-hujjah
Sumber: https://tafsirweb.com/8712-surat-az-zumar-ayat-50.html
Informasi
Surat
الزمر (Az-Zumar)
Rombongan — 75 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
50 dari 75 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 464
Ruku
Ruku 400
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 93 (185/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4108 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-39