الزمر (Az-Zumar)

Per AyatMushaf
وَاَنِيْبُوْٓا
dan kembalilah
اِلٰى
kepada
رَبِّكُمْ
Tuhan kalian
وَاَسْلِمُوْا
dan berserah dirilah kamu
لَهٗ
kepadaNYA
مِنْ
dari
قَبْلِ
sebelum
اَنْ
bahwa
يَّأْتِيَكُمُ
akan datang kepadamu
الْعَذَابُ
azab
ثُمَّ
kemudian
لَا
tidak
تُنْصَرُوْنَ
kamu ditolong
﴿٥٤﴾
Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong.
4112 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Kembalilah kalian (wahai manusia) kepada Tuhan kalian dengan ketaatan dan taubat, tunduklah kepadaNya sebelum hukumanNya menimpa kalian, kemudian tidak ada yang menolong kalian selain Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/8716-surat-az-zumar-ayat-54.html

Tafsir as-Sa'di

54. Akan tetapi untuk meraih ampunan dan rahmatNya mempunyai sebab-sebab yang jika sang hamba tidak melakukannya, maka berarti sesungguhnya ia telah menutup pintu rahmat dan ampunan terhadap dirinya sendiri. Dan sebab yang paling besar dan paling mulia, bahkan tidak ada yang selain dirinya, adalah inabah (kembali) kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya, berdoa dan bersimpuh (merendah diri), menghambakan diri dan beribadah (kepadaNya).Maka marilah melakukan sebab yang termulia dan teragung ini. Maka dari itu Allah memerintahkan inabah kepadaNya dan segera melakukannya seraya berfirman, “Dan kembalilah kamu kepada Rabbmu,” dengan sepenuh hati kalian, ”dan berserah dirilah kepadaNya,” dengan seluruh anggota tubuh kalian. Apabila keduanya digabung seperti pada uraian tadi, maka maknanya adalah apa yang telah disebutkan itu.Dan pada FirmanNya, “Kepada Rabbmu dan berserah dirilah kepadaNya,” terdapat dalil bahwa inabah itu harus dengan ikhlas, dan sesungguhnya tanpa adanya ikhlas, maka amal-amal lahiriyah dan batiniyah tidak berguna sama sekali. “Sebelum datang azab kepadamu,” dengan kedatangan yang tidak bisa ditolak, “Kemudian kamu tidak dapat ditolong.”

Sumber: https://tafsirweb.com/8716-surat-az-zumar-ayat-54.html

Tafsir Al-Wajiz

54. Kembalilah kalian semua kepada Tuhan kalian dengan melakukan ketaatan dan meninggalkan maksiat. Ikhlaslah dalam berbuat hanya kepada Tuhanmu.Sebelum azab menimpa kalian, sehingga kalian tidak akan mendapati satu penolongpun dari azab itu

Sumber: https://tafsirweb.com/8716-surat-az-zumar-ayat-54.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 53-59 Ayat ini merupakan seruan kepada semua orang yang durhaka dari kalangan orang-orang kafir dan lainnya agar bertaubat dan kembali kepadaNya. dan pemberitahuan bahwa Allah سبحانه وتعالى mengampuni semua dosa bagi orang yang mau bertaubat kepadaNya dan meninggalkan perbuatan-perbuatan dosanya, betapapun banyaknya dosa yang telah dia lakukan dan sekalipun banyaknya seperti buih laut. Tidak benar menafsirkan ayat ini untuk pengertian selain taubat, karena dosa syirik itu tidak akan diampuni bagi orang tidak mau bertaubat dari kemusyrikannya. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa pernah ada segolongan orang dari kalangan orang-orang musyrik yang banyak membunuh dan banyak berbuat zina, lalu mereka mendatangi Nabi ﷺ dan berkata, “Sesungguhnya yang kamu katakan dan serukan itu benar-benar baik, sekiranya kamu menceritakan kepada kami bahwa apa yang telah kami perbuat ada kafaratnya " Maka turunlah firmanNya: (Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; barang siapa yang melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa (nya)) (Surah Al-Furqan: 68) Lalu turun firmanNya: (Katakanlah, "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah”) Makna yang dimaksud dari ayat pertama adalah firmanNya: (kecuali orang-orang yang bertobat, beriman, dan mengerjakan amal saleh) (Surah Al-Furqan: 70).Ali bin Abi Thalhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Katakanlah, "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya”), hingga akhir ayat. Dia berkata,”Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى telah menyerukan untuk memohon ampunan terhadap orang yang mengira bahwa Al-Masih adalah tuhan, orang yang mengira bahwa Al-Masih adalah anak Allah, orang yang mengira bahwa Uzair anak Allah, orang yang mengira bahwa Allah itu fakir, orang yang mengira bahwa tangan Allah terbelenggu , dan orang yang mengira bahwa Allah adalah salah satu dari yang tiga. Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada mereka: (Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya?Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (74)) (Surah Al-Ma’idah) Kemudian Allah menyerukan untuk bertaubat terhadap orang yang ucapannya jauh lebih berat dosanya daripada mereka, yaitu orang yang mengatakan, ("Aku adalah Tuhan kalian yang tertinggi") (Surah An-Nazi’at: 24) dan (aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku) (Surah Al-Qashash: 38) Diriwayatkan dari Abu Al-Kanud bahwa Abdullah bin Mas'ud berjalan melewati seorang pendongeng yang sedang bercerita kepada orang-orang.Maka Ibnu Mas'ud berkata kepadanya, "Wahai pendongeng, mengapa engkau membuat manusia berputus asa dari rahmat Allah?" kemudian Ibnu Mas'ud membaca firmanNya: (Katakanlah, "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah”) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menganjurkan kepada para hambaNya untuk segera bertaubat. Jadi Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu dan berserah dirilah kepadaNya…), hingga akhir ayat. yaitu kembalilah ke jalan Allah dan berserah dirilah kepadaNya (sebelum datang azab kepadamu, kemudian kamu tidak dapat ditolong lagi) yaitu bersegeralah untuk bertaubat dan mengerjakan amal shalih, sebelum azab menimpamu (Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu) yaitu Al-Qur'an yang agung (sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedangkan kamu tidak menyadarinya) yaitu dari arah yang tidak kalian ketahui dan sadari. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (supaya jangan ada orang yang mengatakan, "Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah”) yaitu pada hari kiamat orang yang berdosa yang melampaui batas menyesal dalam hal taubat dan kembali kepada Allah, sehingga dia menginginkan seandainya dia termasuk orang-orang yang berbuat baik, ikhlas, dan taat kepada Allah سبحانه وتعالى.Firman Allah سبحانه وتعالى: (sedangkan aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah)) yaitu sesungguhnya yang perbuatanku di dunia hanya perbuatan memperolok-olok dan menghina, bukan meyakini dan membenarkannya (Atau supaya jangan ada yang berkata, "Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku, tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa” (57) Atau supaya jangan ada yang berkata ketika ia melihat azab, "Kalau sekiranya aku dapat kembali (ke dunia), niscaya aku akan termasuk orang-orang yang berbuat baik” (58)) yaitu dia menginginkan seandainya dikembalikan di dunia, maka dia akan berbuat kebaikan. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Allah memberitahukan tentang apa yang akan dikatakan oleh para hamba sebelum mereka mengatakannya, dan apa yang akan mereka lakukan sebelum mereka melakukannya. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui) (Surah Fathir: 14) dan (supaya jangan ada orang yang mengatakan, "Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedangkan aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah) (56) atau supaya jangan ada yang berkata, "Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku, tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa” (57) Atau supaya jangan ada yang berkata ketika ia melihat azab, "Kalau sekiranya aku dapat kembali (ke dunia), niscaya aku akan termasuk orang-orang yang berbuat baik” (58)) Lalu Allah memberitahukan bahwa seandainya mereka dikembalikan maka mereka tidak akan bisa mencapai petunjuk.Allah سبحانه وتعالى berfirman (Seandainya mereka dikembalikan ke dunia, tentu mereka akan mengulang kembali apa yang telah dilarang mengerjakannya. Mereka itu sungguh pendusta) (Surah Al-An’am: 28) Setelah orang-orang yang berdosa menginginkan untuk kembali ke dunia dan mereka menyesal karena tidak membenarkan ayat-ayat Allah dan mengikuti para rasulNya, maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Bukan demikian) sebenarnya telah datang keterangan-keteranganKu kepadamu, lalu kamu mendustakannya dan kamu menyombongkan diri dan adalah kamu termasuk orang-orang yang kafir (59)) yaitu telah datang kepadamu wahai hamba yang menyesali apa yang telah dilakukannya, ayat-ayatKu ketika kamu di dunia, dan semua hujjahKu telah ditegakkan terhadapmu, tetapi kamu mendustakannya dan enggan mengikutinya, bahkan kamu menjadi orang yang kafir dan ingkar kepadanya

Sumber: https://tafsirweb.com/8716-surat-az-zumar-ayat-54.html

Informasi

Surat

الزمر (Az-Zumar)

Rombongan — 75 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

54 dari 75 ayat

Juz

Juz 24

Halaman

Halaman 464

Ruku

Ruku 401

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 93 (186/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4112 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-39