الزمر (Az-Zumar)
Per AyatMushaf
بَلِ
bahkan/sebenarnya
اللّٰهَ
Allah
فَاعْبُدْ
hendaknya kamu sembah
وَكُنْ
dan jadilah kamu
مِّنَ
dari/termasuk
الشّٰكِرِيْنَ
orang-orang yang bersyukur
﴿٦٦﴾
Karena itu, hendaklah Allah saja yang engkau sembah dan hendaklah engkau termasuk orang yang bersyukur.”
4124 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Hanya Allah semata, sembahlah Dia (wahai Nabi) dengan mengikhlaskan ibadah hanya kepadaNya semata yang tiada sekutu bagiNya, dan jadilah kamu termasuk orang-orang yang mensyukuri Allah atau nikmat-nikmatNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/8728-surat-az-zumar-ayat-66.html
Tafsir as-Sa'di
66. Kemudian DIa berfirman, “Karena itu, maka hendaklah Allah saja yang kamu sembah.” Setelah Allah memberitahu bahwa orang-orang yang jahil (bodoh) itu memerintah beliau untuk melakukan syirik dan Allah mengabarkan kekejian syirik, maka DIa memerintahnya untuk ikhlas (bertauhid), seraya berfirman, “Karena itu, maka hendaklah Allah saja yang kamu sembah.” Maksudnya, murnikanlah ibadah hanya kepadaNYa saja, tiada sekutu bagiNya, “dan hendaklah kamu termask orang-orang yang bersyukur” kepada Allah atas taufikNYa. Sebagaimana Allah disyukuri atas segala nikmat duniawi, seperti kesehatan tubuh dan keselamatannya, perolehan rizki dan lain-lainnya, maka demikian pula Dia disyukuri dan dipuji atas nikmat-nikmat AgamaNya.Seperti taufik (bimbingan) kepada keikhlasan dan takwa. Bahkan nikmat agama dalah nikmat yang sesungguhnya dan bila direnungkan, maka ia sesungguhnya berasal dari Allah. Bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat tersebut merupakan penyelamatan (diri) dari sifat ujub (bangga diri) yang sering menghampiri (hati) orang-orang yang beramal disebabkan kebodohan mereka.Kalau tidak, sekiranya saja sang hamba mengetahui keadaan yang sebenarnya, tentu ia tidak akan berbangga diri oleh nikmat yang sebenarnya harus lebih disyukuri.
Sumber: https://tafsirweb.com/8728-surat-az-zumar-ayat-66.html
Tafsir Al-Wajiz
66. Karena itu, sembahlah Allah semata. Jangan kalian sekali-kali menyembah selain Allah – ini merupakan penolakan ketika mereka memerintakan Nabi – Jadilah orang yang senantiasa bersyukur atas nikmat Allah.Kata bal berfungsi sebagai penolakan terhadap usaha orang-orang musyrik untuk mengajak Nabi dalam kesyirikan
Sumber: https://tafsirweb.com/8728-surat-az-zumar-ayat-66.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 62-66 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dialah Dzat yang Menciptakan segala sesuatu, yang menguasai, memiliki, dan yang mengaturnya, di bawah pengawasan, dan pengaturanNya serta tunduk pada perintahNya, Firman Allah: (Kepunyaan-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi) Mujahid berkata bahwa “maqalid” adalah kunci-kunci dalam bahasa Persia. Demikian juga dikatakan oleh Qatadah dan Ibnu Zaid As-Suddi berkata tentang firmanNya: (Kepunyaan-Nyalah kunci-kunci (perbendaharaan) langit dan bumi) yaitu perbendaharaan langit dan bumi. Makna ayat berdasarkan kedua pendapat menyatakan bahwa sesungguhnya kendali semua urusan itu ada di tangan Allah سبحانه وتعالى. milikNyalah kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah) yaitu hujjah-hujjahNya dan bukti-buktiNya (mereka itulah orang-orang yang merugi) Firman Allah: (Katakanlah, "Maka apakah kamu menyuruh aku menyembah selain Allah, hai orang-orang yang tidak berpengetahuan?" (64)) ini sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan) (Surah Al-An'am: 88) Firman Allah: (Karena itu, maka hendaklah Allah saja kamu sembah dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur (66)) yaitu, murnikanlah penyembahan itu hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya; kamu dan orang-orang yang mengikutimu dan membenarkanmu
Sumber: https://tafsirweb.com/8728-surat-az-zumar-ayat-66.html
Informasi
Surat
الزمر (Az-Zumar)
Rombongan — 75 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
66 dari 75 ayat
Juz
Juz 24
Halaman
Halaman 465
Ruku
Ruku 402
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 93 (186/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4124 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-39