غافر (Gafir)

Per AyatMushaf
۞
قُلْ
katakanlah
اِنِّيْ
sesungguhnya aku
نُهِيْتُ
aku dilarang
اَنْ
bahwa
اَعْبُدَ
aku menyembah
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
تَدْعُوْنَ
kamu sembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
لَمَّا
setelah
جَاۤءَنِيَ
datang kepadaku
الْبَيِّنٰتُ
keterangan yang nyata
مِنْ
dari
رَّبِّيْ
Tuhanku
وَاُمِرْتُ
dan aku di perintah
اَنْ
bahwa
اُسْلِمَ
aku berserah diri
لِرَبِّ
kepada Tuhan
الْعٰلَمِيْنَ
semesta alam
﴿٦٦﴾
Katakanlah (Muhammad), “Sungguh, aku dilarang menyembah sembahan yang kamu sembah selain Allah, setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Tuhanku; dan aku diperintahkan agar berserah diri kepada Tuhan seluruh alam.”
4199 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrik dari kaummu, “Sesungguhnya aku dilarang untuk menyembah apa-apa yang kalian sembah selain Allah, ketika ayat-ayat yang jelas telah datang kepadaku dari sisi Tuhanku dan Dia telah memerintahkanku agar tunduk dan patuh dengan memberikan ketaatan sempurna kepadaNya, Mahasuci Allah, Tuhan semesta alam.

Sumber: https://tafsirweb.com/8878-surat-al-mumin-ayat-66.html

Tafsir as-Sa'di

66. setelah Allah menjelaskan perintah ikhlas beribadah kepada Allah semata dan menyebutkan dalil-dalinnya dan bukti-buktinya, maka Dia secara tegas melarang ibadah kepada selainNya seraya berfirman, “katakanlah” wahai nabi “sesungguhnya aku dilarang menyenbah sembahan yang kamu sembah selain Allah”. Seperti berhala dan patung-patung serta segala apa saja yang disembah dari selain Allah. Aku sama sekali tidak ragu terhadap perkaraku ini, melainkan benarr-benar atas dasar keyakinan dan pengetahuan yang dalam, dank arena itu beliau berrkata “setelah datang kepadaku keterangan-keterangan dari Rabbku; dan aku diperintahkan supaya tunduk patuh kepada Rabb semesta alam” dengan hati, lisan, dan selurruh anggota tubuhku, sehingga semuanya tunduk taat kepadaNya, berrserah diri kepada perintahNya.Ini adalah perintah yang paling agung secara mutlak, sebagaimana halnya larangan beribadah kepada selainNya merupakan larangan yang paling agung secara mutlak.

Sumber: https://tafsirweb.com/8878-surat-al-mumin-ayat-66.html

Tafsir Al-Wajiz

66. Katakanlah kepada orang-orang musyrik wahai nabi: “Sesungguhnya aku dilarang dan dicegah untuk menyembah sesuatu yang kalian sembah selain Allah, berupa berhala-berhala dan patung-patung setelah datang kepadaku dalil-dalil yang jelas dan terang yang menunjukkan pada keesaan Allah. Dalil yang menunjukkan Tuhanku itu mendidikku dengan nikmat-nikmatNya.Aku diperintahkan untuk menyerahkan dan memasrahkan semuanya kepada Allah, Tuhan seluruh makhluk” Jubair dari Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya Walid bin Mughirah dan Syaibah bin Rabi’ah berkata: “Wahai Muhammad, tariklah ucapanmu tentang agama leluhurmu” Lalu Allah menurunkan ayat ini”

Sumber: https://tafsirweb.com/8878-surat-al-mumin-ayat-66.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 66-68 Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Wahai Muhammad, katakanlah kepada orang-orang musyrik itu bahwa sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى melarang untuk menyembah berhala-berhala, tandingan-tandingan, dan sekutu-sekutu selain Dia" Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa tidak ada yang layak disembah selain Dia, dalam firmanNya: (Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, sesudah itu dari 'alaqah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup) sampai tua) yaitu, Dialah Dzat yang menciptakan kalian dalam semua tingkatan itu sendirian, tidak ada sekutu bagiNya, dan Dia yang mengaturdan menentukan ukuran-ukurannya dalam semua itu (di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu) yaitu sebelum dilahirkan ke alam ini, bahkan gugur sejak masih dalam kandungan ibunya. Di antara mereka ada yang wafat dalam usia anak-anak dan usia muda, ada pula sebelum usia tua. Sebagaimana firmanNya: (agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan) (Surah Al-Hajj:5) dan Allah berfirman di sini: ((Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami (nya)) Ibnu Juraij berkata bahwa yaitu kalian mengingat hari kebangkitan.Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dialah yang menghidupkan dan mematikan) yaitu hanya Dia saja yang dapat melakukan hal itu, tidak ada seorangpun yang mampu melakukannya selain Dia (maka apabila Dia menetapkan suatu urusan, Dia hanya berkata kepadanya, "Jadilah" maka jadilah ia) yaitu tidak ada yang menentang dan mencegahNya, tetapi apa yang Dia kehendaki pasti ada

Sumber: https://tafsirweb.com/8878-surat-al-mumin-ayat-66.html

Informasi

Surat

غافر (Gafir)

Maha Pengampun — 85 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

66 dari 85 ayat

Juz

Juz 24

Halaman

Halaman 474

Ruku

Ruku 410

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 95 (190/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4199 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-40