فصّلت (Fussilat)

Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يُلْحِدُوْنَ
mereka ingkar
فِيْٓ
pada
اٰيٰتِنَا
ayat-ayat Kami
لَا
tidak
يَخْفَوْنَ
mereka tersembunyi
عَلَيْنَاۗ
dari/atas Kami
اَفَمَنْ
apakah maka orang
يُّلْقٰى
ia dilemparkan
فِى
pada
النَّارِ
neraka
خَيْرٌ
lebih baik
اَمَّنْ
ataukah/apakah
يَّأْتِيْٓ
ia datang
اٰمِنًا
aman
يَّوْمَ
pada hari
الْقِيٰمَةِ
kiamat
ۗاِعْمَلُوْا
berbuatlah
مَا
apa yang
شِئْتُمْ
kalian kehendaki
ۙاِنَّهٗ
sesungguhnya Dia
بِمَا
terhadap apa
تَعْمَلُوْنَ
kamu kerjakan
بَصِيْرٌ
Maha Melihat
﴿٤٠﴾
Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari tanda-tanda (kebesaran) Kami, mereka tidak tersembunyi dari Kami. Apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam neraka yang lebih baik ataukah mereka yang datang dengan aman sentosa pada hari Kiamat? Lakukanlah apa yang kamu kehendaki! Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
4258 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, di mana mereka kafir kepada al-Qur’an dan merubahnya, tidaklah samar bagi Kami, sebaliknya Kami mengetahui mereka. Maka apakah orang yang menyimpang dalam ayat-ayat Allah ini yang akan dicampakkan ke dalam api neraka lebih baik atau orang yang datang di Hari Kiamat dalam keadaan aman dari azab Allah dan dia berhak atas pahalaNya karena dia beriman kepadaNya dan membenarkan ayat-ayatNya? Berbuatlah kalian (wahai orang-orang yang menyimpang) sesuka kalian, karena sesungguhnya Allah Maha Melihat amal perbuatan kalian, tiada sedikit pun yang samar bagiNya, dan Dia akan membalas kalian atas itu.Dalam ayat ini mengandung ancaman bagi mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/9022-surat-fussilat-ayat-40.html

Tafsir as-Sa'di

40. ilhad terhadap ayat-ayat Allah adalah membelokkan dari sebenarnya dengan cara apapun, apakah dengan cara mengingkari, tidak mempercayainya dan mendustakan orang yang membawanya, ataupun dengan cara memalingkan dan mengalihkannya dari maknanya yang hakiki dan menetapkan makna-makna yang samasekali bukan yang Allah kehendaki. Maka dari itu Allah mengancam siapa yang bersikaf ilhad terhadap ayat-ayatNya, bahwa semua itu tidak ada yang tersembunyi dari Allah, bahkan Dia mengetahui lahir dan batin orang itu, dan Dia akan membalasnya atas sikap ilhadnya sesuai dengan apa yang telah dilakukannya. Karena itu di sini Allah berfirman, “Maka apakah orang-orang yang dilemparkan ke dalam nereka” seperti orang yang mulhid terhadap ayat-ayat Allah itu “lebih baik ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada Hari Kiamat.” Dari azab Allah lagi berhak mendapat pahalaNya?Sudah dimaklumi bahwa inilah yang terbaik. Setelah yang haq menjadi jelas dari kebatilan, dan jalan yang dapat menyelamatkan dari azabNya dari jalan yang membinasakan, Dia berfirman “perbuatlah apa yang kamu kehendaki” jika kalian mau, silahkan menempuh jalam leberuntungan yang dapat mengantarkan kepada ridha dan surga Rabb kalian, dan jika kalian mau, silahkan menempuh jalan kesesatan yang membuat murka Rabb, yang bisa menceburkan kalian ke negeri kesengsaraan.”sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”. Dia akan membalas kalian sesuai dengan kondisi dan perbuatan kalian.Ayat ini sama dengan firrmanNya yang lain, “Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barang siapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". (Al-Kahfi :29)

Sumber: https://tafsirweb.com/9022-surat-fussilat-ayat-40.html

Tafsir Al-Wajiz

40. Sesungguhnya orang-orang yang menyimpang dari ayat-ayat Al-Qur’an dengan memberikan penafsiran yang bathil dan hujatan tentangnya. Mereka tidak takut kepada Allah, namun Kami akan memberitahu mereka dan menghukum mereka dengan sesuatu yang layak bagi mereka.Manakah yang lebih baik antara orang yang dilemparkan ke dalam neraka karena kekufuran dan kemaksiatannya atau orang yang diberi keamanan dari azab Allah pada hari kiamat karena keimanannya kepada Allah dan rasulNya ?! Wahai manusia kenalilah apa yang kalian inginkan berupa kebaikan atau keburukan. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan dan membalas kalian atas perbuatan tersebut.Ancaman, peringatan keras dan janji pembalasan ini supaya manusia mau memperhatikan kelalaian mereka. Ayat ini diturunkan untuk Abu Jahal dan Ammar bin Yasir

Sumber: https://tafsirweb.com/9022-surat-fussilat-ayat-40.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 40-43 Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Kami) Ibnu Abbas berkata bahwa kata “Al-ilhad” adalah meletakkan perkataan bukan pada tempatnya. Qatadah berkata bahwa maknannya adalah kekafiran dan ingkar. Firman Allah: (mereka tidak tersembunyi dari Kami) Di dalamnya terdapat ancaman keras dan peringatan tegas, yaitu bahwa Allah سبحانه وتعالى itu mengetahui siapa saja yang ingkar kepada ayat-ayatNya, nama-namaNya dan sifat-sifatNya, dan Dia akan membalas perbuatan itu dengan azab dan pembalasan.Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Maka apakah orang yang dilemparkan ke dalam neraka lebih baik ataukah orang-orang yang datang dengan aman sentosa pada hari kiamat?) yaitu apakah yang ini sama dengan yang itu? tidak sama. Kemudian Allah berfirman seraya mengancam orang-orang kafir: (Perbuatlah apa yang kamu kehendaki) Mujahid berkata tentang firmanNya: (Perbuatlah apa yang kamu kehendaki) terkandung janji yaitu berupa kebaikan atau keburukan, yaitu, sesungguhnya Dia Maha Mengetahui kalian dan Maha Melihat amal perbuatan kalian.Oleh karena itu Allah berfirman: (sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al-Qur’an ketika Al-Qur’an datang kepada mereka) Qatadah berkata bahwa itu adalah Al-Qur'an (dan sesungguhnya Al-Qur'an itu adalah kitab yang mulia) yaitu Al-Qur'an itu perkasa dari segala sisi, tidak ada seorangpun yang dapat mendatangkan hal yang serupa dengannya (Yang tidak datang kepadanya (Al-Qur'an) kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya) yaitu, tidak ada jalan bagi kebathilan untuk masuk kepadanya, karena Al-Qur’an diturunkan dari Tuhan alam semesta.Oleh karena itu Allah berfirman: (yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji) yaitu Maha Bijaksana dalam semua firman dan perbuatanNya, lagi Maha Terpuji dalam semua perintah dan laranganNya terhadap makhlukNya, lagi Maha Terpuji kesudahan dan tujuan-tujuanNya.Kemudian Allah berfirman: (Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada rasul-rasul sebelum kamu) Qatadah, As-Suddi dan selain keduanya berkata bahwa tidak ada suatu kedustaan kepadamu melainkan telah dikatakan terhadap para rasul sebelummu.Sebagaimana kamu didustakan, mereka juga didustakan. Sebagaimana mereka bersabar dalam menghadapi gangguan kaumnya, maka bersabarlah dalam menghadapi gangguan kaummu. Inilah yang dipilih Ibnu Jarir.Tidak ada yang meriwayatkan pendapat lainnya baik dia maupun Ibnu Abu Hatim. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Tuhan kamu benar-benar mempunyai ampunan) yaitu kepada orang yang mau bertaubat kepadaNya (dan hukuman yang pedih) yaitu terhadap orang yang terus-menerus dalam kekafiran, tindakan melampaui batas, keingkaran, dan pertentangannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/9022-surat-fussilat-ayat-40.html

Informasi

Surat

فصّلت (Fussilat)

Yang Dijelaskan — 54 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

40 dari 54 ayat

Juz

Juz 24

Halaman

Halaman 481

Ruku

Ruku 417

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 96 (192/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4258 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-41