الشورى (Asy-Syura)
Per AyatMushaf
اَمِ
atau
اتَّخَذُوْا
mereka mengambil
مِنْ
dari
دُوْنِهٖٓ
selain Dia
اَوْلِيَاۤءَۚ
pelindung-pelindung
فَاللّٰهُ
maka Allah
هُوَ
Dia
الْوَلِيُّ
pelindung
وَهُوَ
dan Dia
يُحْيِ
menghidupkan
الْمَوْتٰى
orang-orang yang mati
ۖوَهُوَ
dan Dia
عَلٰى
atas
كُلِّ
segala
شَيْءٍ
sesuatu
قَدِيْرٌ
Maha kuasa
ࣖ
﴿٩﴾
Atau mereka mengambil pelindung-pelindung selain Dia? Padahal Allah, Dialah pelindung (yang sebenarnya). Dan Dia menghidupkan orang yang mati, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.
4281 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Bahkan orang-orang musyrik itu mengangkat pelindung-pelindung selain Allah yang mereka berloyalitas kepada mereka, padahal hanya Allah semata pelindung yang semestinya d cintai oleh hambaNya dengan ibadah dan ketaatan. Sementara Dia mencintai hamba-hambaNya yang beriman dengan mengeluarkan mereka dari kegelpan-kegelapan menuju cahaya dan membantu mereka dalam segala urusan mereka. Dia yang akan menghidupkan orang-orang yang telah mati saat kebangkitan tiba dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu, tidak ada sesuatpun yang melemahkanNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9099-surat-asy-syura-ayat-9.html
Tafsir as-Sa'di
9. Dan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah, di mana mereka loyal kepada mereka dengan menyembahnya, mereka benar-benar telah melakukan kekeliruan yang jauh, “Allah-lah Pelindung,” yang diloyalitasi oleh hambaNya dengan ibadah dan taat kepadaNya serta bertaqarrub yang mampu ia lakukan. Dan Dia mengatur hamba-hambaNya yang beriman khususnya dengan mengeluarkan mereka dari berbagai kegelapan menuju cahaya, membina mereka dengan kelembutanNya dan memberikan pertolongan kepada mereka dalam semua urusan mereka. “Dan Dia menghidupkan orang-orang yang mati, dan Dia adalah Mahakuasa atas segala sesuatu,” artinya, Dia-lah yang bertindak menghidupkan dan mematikan, terealisasi kehendak dan KuasaNya.Maka Dia lah yang berhak disembah, tiada sekutu bagiNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9099-surat-asy-syura-ayat-9.html
Tafsir Al-Wajiz
9. Bahkan orang-orang musyrik itu meminta pertolongan kepada selain Allah, yaitu para berhala dan semacamnya. Allah adalah penolong bagi orang-orang mukmin.Dialah Dzat yang menghidupkan orang-orang mati dengan membangkitkannya pada hari kebangkitan. Dialah yang Maha Suci lagi sempurna. KekuasaanNya mencakup segala sesuatu.Dialah Dzat yang paling layak untuk disembah, dimintai pertolongan dan dianggap sebagai Tuhan. {Am} bermakna (bal) yang berfungsi untuk berpindah dari kalimat sebelumnya kepada kalimat tentang keingkaran mereka yang meminta pertolongan kepada selain Allah سبحانه وتعالى.
Sumber: https://tafsirweb.com/9099-surat-asy-syura-ayat-9.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 9-12 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingkari orang-orang musyrik karena mereka telah menjadikan tuhan-tuhan selain Allah, dan pemberitahuan bahwa hanya Dialah Pelindung yang sebenarnya, yang tidak ada penyembahan kecuali hanya kepadaNya, karena sesungguhnya Dia Maha Kuasa untuk menghidupkan orang-orang mati, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tentang sesuatu apa pun kamu berselisih, maka putusannya (terserah) kepada Allah) yaitu, manakala kalian berselisih dalam urusan apa pun. Hal ini mengandung makna yang mencakup segala sesuatu (maka putusannya (terserah) kepada Allah) yaitu Dialah Dzat yang akan memutuskannya melalui kitabNya dan sunnah NabiNya. sebagaimana firmanNya: (Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunnahnya)) (Surah An-Nisa: 59) (Yang demikian itu adalah Allah Tuhanku) yaitu Dzat yang memutuskan segala sesuatu (Kepada-Nyalah aku bertawakal dan kepada-Nyalah aku kembali) yaitu aku merujuk dalam semua urusan.Firman Allah: ((Dia) Pencipta langit dan bumi) yaitu Dzat yang yang menciptakan keduanya dan segala sesuatu yang ada di antara keduanya (Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan) yaitu dari jenis, dan bentuk kalian sendiri sebagai karunia dan anugerah bagi kalian, baik laki-laki dan perempuan (dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula)) Dia telah menciptakan bagi kalian delapan macam pasangan binatang ternak. Firman Allah: (dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu) yaitu Dia menciptakan kalian di dalamnya, dan dengan penciptaan itu Dia terus-menerus mengembangbiakkan kalian, ada yang laki-laki dan yang perempuan, ciptaan demi ciptaan, generasi demi generasi, dan keturunan-demi keturunan, dari kalangan manusia dan binatang ternak. Al-Baghawi berkata tentang ini bahwa maknannya adalah di dalam rahim.Dikatakan bahwa itu di dalam perut. Dikatakan juga bahwa dalam hal itu terjadi penciptaan Mujahid berkata bahwa maknannya adalah generasi demi generasi, dari kalangan manusia maupun binatang ternak. Dikatakan bahwa huruf “fii” bermakna huruf “ba”, yaitu Dia mrnjadikan kalian berkembang biak. (Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia) yaitu tidak ada suatu makhluk pun yang serupa dengan Pencipta makhluk yang berpasang-pasangan itu, karena hanya Dialah Dzat yang segala sesuatu bergantung kepadaNya, yang tidak ada tandingan bagiNya. (dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat) Adapun Firman Allah: (Kepunyaan-Nyalah perbendaharaan langit dan bumi) Tafsir tentang hal ini telah disebutkan dalam surah Az-Zumar, yang kesimpulannya bahwa Dialah Dzat yang Mengatur dan yang menentukan sesuatu pada keduanya (Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (nya)) yaitu Dia meluaskan rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki dan menyempitkannya kepada siapa saja yang Dia kehendaki.MilikNyalahKeadilan dan kebijaksanaan yang sempurna (Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu)
Sumber: https://tafsirweb.com/9099-surat-asy-syura-ayat-9.html
Informasi
Surat
الشورى (Asy-Syura)
Musyawarah — 53 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
9 dari 53 ayat
Juz
Juz 25
Halaman
Halaman 483
Ruku
Ruku 419
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 97 (193/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4281 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-42