الشورى (Asy-Syura)
Per AyatMushaf
وَلَمَنِ
dan sungguh orang-orang
انْتَصَرَ
menolong/membela diri
بَعْدَ
sesudah
ظُلْمِهٖ
teraniayanya
فَاُولٰۤىِٕكَ
maka mereka itu
مَا
tidak ada
عَلَيْهِمْ
atas mereka
مِّنْ
dari
سَبِيْلٍۗ
jalan
﴿٤١﴾
Tetapi orang-orang yang membela diri setelah dizalimi, tidak ada alasan untuk menyalahkan mereka.
4313 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
(tetapi) barangsiapa menuntut haknya setelah dia dizhalimi maka mereka tidak memikul dosa.
Sumber: https://tafsirweb.com/9131-surat-asy-syura-ayat-41.html
Tafsir as-Sa'di
41. “dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri, ” dari”sesudah teraniaya, ” maksudnya, membela diri dari orang yang menganiayanya setelah kezhaliman menimpanya, “tidak ada suatu dosa pun atas mereka, ”artinya, tidak ada dosa atas mereka dalam melakukan pembelaan itu. Firmannya, ”dan orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zhalim, ” dan firmanNYa ”dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, ”menunjukkan bahwa perbuatan penganiayaan dan kezhaliman sudah ada dan telah terjadi. Adapun kalau masih hanya dalam bentuk keinginan untuk melakukan penganiayaan terhadap oang lain dan keinginan untuk melakukan penganiayan terhadap orang lain dan keinginan untuk betindak zhalim, namun belum dilakukan sedikitpun, maka yang seperti ini tidak boleh diberi balasan dengan yang serupa.Ia hanya diberi pelajaran yang bisa membuatnya jera dari perkataan atau perbuatan yang berasal darinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9131-surat-asy-syura-ayat-41.html
Tafsir Al-Wajiz
41. Orang yang membalas kezaliman dengan tindakan serupa yang dilakukan oleh orang yang menzaliminya, maka tidak ada jalan atau alasan untuk mencaci dan menghukumnya. Ayat ini dan ayat setelahnya diturunkan untuk Abu Bakar As-Siddiq رضي الله عنه.Dia dicaci oleh sebagian orang Anshar, kemudian dia menanggapinya dengan hal yang serupa, lalu dia menahan diri.
Sumber: https://tafsirweb.com/9131-surat-asy-syura-ayat-41.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 40-43 Firman Allah: (Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa) sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Oleh sebab itu, barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu) (Surah Al-Baqarah: 194) dan (Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu) (Surah An-Nahl: 126).Maka keadilan merupakan hal yang disyariatkan, yaitu hukum qishash, sedangkan yang dianjurkan, adalah memaafkan sebagaimana firmanNya: (dan luka-luka (pun) ada qishashnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak qishash) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya) (Surah Al-Maidah: 45) Oleh karena itu di sini Allah berfirman: (Maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik, pahalanya atas (tanggungan) Allah) yaitu, hal itu tidak sia-sia di sisi Allah Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim) yaitu, orang-orang yang melampaui batas, yaitu orang yang memulai berbuat jahat.Kemudian Allah berfirman: (Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada suatu dosa pun atas mereka (41)) yaitu tidak ada dosa atas mereka dalam melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang menzalimi mereka.Firman Allah: (Sesungguhnya dosa itu) yaitu dosa dan penderitaan (atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak) yaitu memulai perbuatan zalim terhadap orang lain (Mereka itu mendapat azab yang pedih) yaitu siksa yang sangat menyakitkan Kemudian setelah mencela perbuatan zalim dan orang yang melakukannya serta menetapkan hukum qishash, Allah سبحانه وتعالى menganjurkan kepada untuk mengampuni dan memaafkan: (Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan) yaitu bersabar dalam mengadapi gangguan yang menyakitkan dan menutupi perbuatan buruk (Sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan)
Sumber: https://tafsirweb.com/9131-surat-asy-syura-ayat-41.html
Informasi
Surat
الشورى (Asy-Syura)
Musyawarah — 53 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
41 dari 53 ayat
Juz
Juz 25
Halaman
Halaman 487
Ruku
Ruku 422
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 98 (195/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4313 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-42