الشورى (Asy-Syura)

Per AyatMushaf
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
السَّبِيْلُ
jalan
عَلَى
atas
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يَظْلِمُوْنَ
zalim
النَّاسَ
manusia
وَيَبْغُوْنَ
dan mereka melampaui batas
فِى
di muka
الْاَرْضِ
bumi
بِغَيْرِ
dengan tanpa
الْحَقِّۗ
kebenaran
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itu
لَهُمْ
bagi mereka
عَذَابٌ
azab
اَلِيْمٌ
pedih
﴿٤٢﴾
Sesungguhnya kesalahan hanya ada pada orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di bumi tanpa (mengindahkan) kebenaran. Mereka itu mendapat siksa yang pedih.
4314 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dosa hanya dipikul oleh orang-orang yang melakukan pelanggaran terhadap manusia secara zhalim dan permusuhan serta melebihi batas yang tidak Dia izinkan. Mereka membuat kerusakan di muka bumi tanpa hak, mereka akan mendapatkan azab yang menyakitkan dan pedih di hari kiamat.

Sumber: https://tafsirweb.com/9132-surat-asy-syura-ayat-42.html

Tafsir as-Sa'di

42. “sesungguhnya jalan itu, ” artinya, sesungguhnya hujjah berupa hukuman syari itu ditunjukan “atas orang-orang yang berbuat zhalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak, ” ini meliputi semua bentuk kezhaliman dan penganiaayan terhadap orang lain, terhadap darah (jiwa) mereka, harta atau kehormatan mereka. ”mereka itu mendapat azab yang pedih, ”artinya, yang menyakitkan jiwa dan badan sesuai dengan kezhaliman dan penganiayaannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/9132-surat-asy-syura-ayat-42.html

Tafsir Al-Wajiz

42. Cacian dan hukuman itu bagi orang-orang yang menganiaya manusia, menyakiti manusia, berbuat kerusakan dibumi secara zalim tanpa bisa dibenarkan, takabur, dan sewenang-wenang menyakiti orang dan mengambil harta. Bagi mereka itu adalah azab yang pedih di akhirat

Sumber: https://tafsirweb.com/9132-surat-asy-syura-ayat-42.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 40-43 Firman Allah: (Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa) sebagaimana firmanNya سبحانه وتعالى: (Oleh sebab itu, barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadapmu) (Surah Al-Baqarah: 194) dan (Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu) (Surah An-Nahl: 126).Maka keadilan merupakan hal yang disyariatkan, yaitu hukum qishash, sedangkan yang dianjurkan, adalah memaafkan sebagaimana firmanNya: (dan luka-luka (pun) ada qishashnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak qishash) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya) (Surah Al-Maidah: 45) Oleh karena itu di sini Allah berfirman: (Maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik, pahalanya atas (tanggungan) Allah) yaitu, hal itu tidak sia-sia di sisi Allah Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim) yaitu, orang-orang yang melampaui batas, yaitu orang yang memulai berbuat jahat.Kemudian Allah berfirman: (Dan sesungguhnya orang-orang yang membela diri sesudah teraniaya, tidak ada suatu dosa pun atas mereka (41)) yaitu tidak ada dosa atas mereka dalam melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang menzalimi mereka.Firman Allah: (Sesungguhnya dosa itu) yaitu dosa dan penderitaan (atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak) yaitu memulai perbuatan zalim terhadap orang lain (Mereka itu mendapat azab yang pedih) yaitu siksa yang sangat menyakitkan Kemudian setelah mencela perbuatan zalim dan orang yang melakukannya serta menetapkan hukum qishash, Allah سبحانه وتعالى menganjurkan kepada untuk mengampuni dan memaafkan: (Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan) yaitu bersabar dalam mengadapi gangguan yang menyakitkan dan menutupi perbuatan buruk (Sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan)

Sumber: https://tafsirweb.com/9132-surat-asy-syura-ayat-42.html

Informasi

Surat

الشورى (Asy-Syura)

Musyawarah — 53 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

42 dari 53 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 487

Ruku

Ruku 422

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 98 (195/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4314 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-42