الشورى (Asy-Syura)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidak
كَانَ
adalah
لَهُمْ
bagi mereka
مِّنْ
dari
اَوْلِيَاۤءَ
pelindung-pelindung
يَنْصُرُوْنَهُمْ
menolong mereka
مِّنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
ۗوَمَنْ
dan barang siapa
يُّضْلِلِ
menyesatkan
اللّٰهُ
Allah
فَمَا
maka tidak ada
لَهٗ
baginya
مِنْ
dari
سَبِيْلٍ
jalan
ۗ
﴿٤٦﴾
Dan mereka tidak akan mempunyai pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah. Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah tidak akan ada jalan keluar baginya (untuk mendapat petunjuk).
4318 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang kafir itu saat Allah menyiksa mereka di hari kiamat, tidak memiliki pembantu dan penolong yang dapat menolong mereka dari azab Allah. Barangsiapa disesatkan oleh Allah karena kekafiran dan kezhalimannya, maka dia tidak memiliki jalan yang dengannya dia bisa meraih kebenaran di dunia dan meraih surga di akhirat, karena jalan-jalan keselamatan telah tertutup di depannya. Memberikan petunjuk (hidayah) dan menyesatkan hanya di tangan Allah semata, tidak sealinNYa.

Sumber: https://tafsirweb.com/9136-surat-asy-syura-ayat-46.html

Tafsir as-Sa'di

46. “dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah,” sebagaimana dahulu mereka di dunia yang memanjakan diri mereka dengan hal itu. Maka pada hari kiamat tampaklah bagi mereka dan bagi yang lain bahwa semua bentuk hubungan mereka yang mereka dambakan itu sudah terputus, dan bahwa sesungguhnya di kala azab Allah menimpa mereka maka sama sekali tidak bisa ditolak. ”dan siapa yang disesatkan Allah, maka tidaklah ada baginya sesuatu jalanpun,” yang dengannya hidayah bisa diperoleh. Jadi, mereka telah sesat saat mereka mengklaim manfaat dan bisa menolak bahaya pada para sesembahan-sesembahan mereka.Maka pada saat itu terbuktilah kesesatan mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/9136-surat-asy-syura-ayat-46.html

Tafsir Al-Wajiz

46. Tidaklah bagi orang-orang kafir itu penolong yang menolong mereka dari azab. Dan orang yang disesatkan Allah dengan dibiarkan dan dan tidak diarahkan menuju hidayah, maka dia tidak memiliki jalan untuk selamat dari azab.

Sumber: https://tafsirweb.com/9136-surat-asy-syura-ayat-46.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 44-46 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang DzatNya yang Maha Mulia, bahwa apa yang Dia kehendaki pasti ada, tidak ada seorangpun yang bisa menghalangiNya; apa yang tidak Dia kehendaki pasti tidak ada, dan tidak ada seorangpun yang dapat mengadakannya. Dan bahwa siapa saja yang Dia beri petunjuk, maka tidak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya. dan siapa saja yang Dia sesatkan, maka tidak ada seorangpun yang dapat memberinya petunjuk. Sebagaimana Allah berfirman: (dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka kamu tak akan mendapatkan seorang pemimpin pun yang dapat memberi petunjuk kepadanya) (Surah Al-Kahfi: 17) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan keadaan orang-orang zalim, yaitu mereka yang menyekutukan Allah (ketika mereka melihat azab) yaitu pada hari kiamat.Maka mereka berangan-angan untuk dapat kembali ke dunia (mereka berkata, "Adakah kiranya jalan untuk kembali (ke dunia)?”) sebagaimana Allah berfirman: (Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata, "Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman” (27) Tetapi (sebenarnya) telah nyata bagi mereka kejahatan yang mereka dahulu selalu menyembunyikannya.Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta-pendusta belaka (28)) (Surah Al-An'am) Firman Allah: (Dan kamu akan melihat mereka dihadapkan ke neraka) yaitu di hadapan neraka (dalam keadaan tunduk karena (merasa) hina) yaitu sesuatu yang menimpa mereka akibat perbuatan yang telah mereka lakukan berupa perbuatan-perbuatan durhaka terhadap Allah سبحانه وتعالى (mereka melihat dengan pandangan yang lesu) Mujahid berkata bahwa maknanya adalah yang hina, yakni mereka melihat neraka dengan sekilas karena takut kepadanya. dan apa yang mereka takuti pasti terjadi menimpa mereka.Hal itu yang sangat ditakuti diri mereka, semoga Allah melindungi kita dari hal itu. (Dan orang-orang yang beriman berkata) yaitu mereka berkata di hari kiamat (Sesungguhnya orang-orang yang merugi) yaitu, kerugian yang paling besar (ialah orang-orang yang kehilangan diri mereka sendiri dan (kehilangan) keluarga mereka pada hari kiamat) yaitu mereka dibawa ke neraka dan lenyaplah kesenangan mereka di alam keabadian, dan mereka mengalami kerugian. Dipisahkan antara mereka dan kekasih-kekasih mereka, teman-teman mereka, keluarga dan kerabat mereka, sehingga merasa kehilangan mereka (Ingatlah, sesungguhnya orang-orang yang zalim itu berada dalam azab yang kekal) yaitu yang abadi dan selamanya, tidak ada jalan keluar bagi mereka dari neraka. Firman Allah سبحانه وتعالى (Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung-pelindung yang dapat menolong mereka selain Allah) yaitu menyelamatkan mereka dari azab dan siksaan yang mereka alami (Dan siapa yang disesatkan Allah, maka tidaklah ada baginya sesuatu jalan pun (untuk mendapat petunjuk)) yaitu, tidak ada jalan keluar baginya

Sumber: https://tafsirweb.com/9136-surat-asy-syura-ayat-46.html

Informasi

Surat

الشورى (Asy-Syura)

Musyawarah — 53 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

46 dari 53 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 488

Ruku

Ruku 423

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 98 (195/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4318 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-42