الزخرف (Az-Zukhruf)

Per AyatMushaf
وَجَعَلُوا
dan mereka menjadikan
الْمَلٰۤىِٕكَةَ
malaikat-malaikat
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
هُمْ
mereka itu
عِبٰدُ
hamba-hamba
الرَّحْمٰنِ
Maha Pengasih
اِنَاثًا
orang-orang perempuan
ۗ
اَشَهِدُوْا
apakah mereka menyaksikan
خَلْقَهُمْ
penciptaan mereka
ۗسَتُكْتَبُ
kelak akan ditulis
شَهَادَتُهُمْ
persaksian mereka
وَيُسْٔـَلُوْنَ
dan mereka akan ditanya
﴿١٩﴾
Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat hamba-hamba (Allah) Yang Maha Pengasih itu sebagai jenis perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan (malaikat-malaikat itu)? Kelak akan dituliskan kesaksian mereka dan akan dimintakan pertanggungjawaban.
4344 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang yang menyekutukan Allah itu menjadikan para malaikat yang merupakan hamba-hamba Allah sebagai anak perempuan, apakah mereka hadir saat Allah menciptakan mereka sehingga mereka berani menetapkan bahwa mereka adalah perempuan? Kesaksian mereka akan ditulis dan ditanyakan kepada mereka di akhirat.

Sumber: https://tafsirweb.com/9215-surat-az-zukhruf-ayat-19.html

Tafsir as-Sa'di

19. keenam, mereka “menjadikan malaikat-malaikat yang mana mereka itu adalah hamba-hamba Allah yang maha pemurah sebagai oang-orang perempuan,”mereka bersikap sembrono terhadap paa malaikat, para hamba yang mendekatkan dii kepada Allah. Mereka mengangkat mereka drari derajat sebagai hamba dan ketundukan ketingkat sekutu bagi Allah dalam sesuatu yang menjadi kekhusuanNYa seta menurunkan martabat kejantanan paa malaikat ke tingkat feminis. Mahasuci Dzat yang menampakkan keancuan orang yang mendustakanNYa dan menentang rasulNya.Ketujuh, Allah menolak mereka bahwa mereka tidak menyaksikan penciptaan malaikat, lantas bagaimana mereka membicarakan sesuatu yang telah diketahui semua orang bahwa mereka tidak memilki ilmu? mereka harus ditanyakan tentang kesaksian ini. Persaksian itu dicatat sebagai dosa atas mereka dan mereka akan disiksa karenanya.

Sumber: https://tafsirweb.com/9215-surat-az-zukhruf-ayat-19.html

Tafsir Al-Wajiz

19. Orang-orang musyrik menganggap bahwa malaikat adalah hamba Allah yang berkelamin perempuan. Mereka berkata: “Sesungguhnya mereka adalah puteri-puteri Allah” Apakah mereka bisa mendatangkan bukti sehingga mereka (berani) menentukan bahwa para malaikat itu perempuan?Kesaksian atau ucapan mereka akan ditulis dalam catatan amal mereka supaya dapat dibalas. Mereka akan ditanya tentang hal itu pada hari kiamat. Qatadah berkata: “Orang-orang munafik berkata: “Sesungguhnya Allah menikah dengan Jin, lalu lahir di antara mereka para malaikat”.Kemudian ayat ini diturunkan untuk mereka”

Sumber: https://tafsirweb.com/9215-surat-az-zukhruf-ayat-19.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 15-20 Allah سبحانه وتعالى berfirman serya memberitahukan tentang orang-orang musyrik yang mengada-adakan kedustaan terhadapNya dimana mereka menjadikan sebagian dari binatang ternak untuk berhala-berhala mereka dan sebagian lainnya untuk Allah سبحانه وتعالى, Sebagaimana Allah menyebutkan tentang mereka dalam surah Al-An'am: (Dan mereka memperuntukkan bagi Allah satu bagian dari tanaman dan ternak yang telah diciptakan Allah, lalu mereka berkata sesuai dengan prasangka mereka, "Ini untuk Allah dan ini untuk berhala-berhala kami.” Maka sajian-sajian yang diperuntukkan bagi berhala-berhala mereka tidak sampai kepada Allah; dan sajian-sajian yang diperuntukkan bagi Allah; maka sajian itu sampai kepada berhala-berhala mereka. Amat buruklah ketetapan mereka itu (136)) (Surah Al-An'am) Demikian juga mereka menjadikan bagi Allah anak-anak perempuan di antara anak perempuan dan laki-laki yang mereka anggap paling rendah dan paling buruk di antaranya keduanya.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? (21) Yang demikian itu tentulah pembagian yang tidak adil (22)) (Surah An-Najm) di sini Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan mereka menjadikan sebagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bagian dari-Nya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar pengingkar yang nyata (terhadap rahmat Allah) (15)) Kemudian Allah berfirman: (Patutkah Dia mengambil anak perempuan dari yang diciptakan-Nya dan Dia mengkhususkan buat kamu anak laki-laki (16)) Ini mengandung makna mengingkari perbuatan mereka dengan pengingkaran yang keras.Kemudian Dia menyebutkan pengingkaran yang sempurna dan berfirman: (Padahal apabila salah seorang di antara mereka diberi kabar gembira dengan apa yang dijadikan sebagai misal bagi Allah Yang Maha Pemurah; jadilah mukanya hitam pekat, sedangkan dia amat menahan sedih (17)) yaitu, ketika seseorang dari mereka yang diberi kabar gembira tentang kelahiran anak perempuan yang mereka jadikan untuk Allah سبحانه وتعالى, maka dia sangat marah dengan hal itu sehingga mukanya seakan-akan ditutupi awan hitam karena berita buruk yang dia terima, dan dia bersembunyi dari kaumnya karena malu terhadap hal itu. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Bagaimana bisa kalian marah dengan hal itu, lalu kalian mennisbatkan hal itu kepada Allah سبحانه وتعالى?” Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan, sedangkan dia tidak dapat memberi alasan yang terang dalam pertengkaran? (18)) yaitu perempuan itu mempunyai kekurangan untuk menutupi kekurangannya itu dengan perhiasan sejak kecil. Dan apabila bertengkar, maka tidak ucapan baginya, bahkan dia lemah dan tidak mampu berbuat apapun.Maka apakah orang yang demikian keadaanya pantas dinisbatkan kepada Allah سبحانه وتعالى. Perempuan itu mempunyai kekurangan secara lahir dan batin, begitu juga dalam penampilan dan karakternya. Maka untuk untuk menutupi kekurangan lahir dan penampilannya dia perhiasan dan hal lainnya yang untuk menutupi kekurangannya.Adapun kekurangan pada karakternya bahwa sesungguh­nya perempuan itu lemah dan tidak mampu membela diri di saat dia harus membela diri, tidak dalam ungkapan dan tidak pula keinginan, sebagaimana yang dikatakan sebagian orang Arab pada saat dia diberi kabar gembira tentang anak perempuannya,"Anak perempuan itu bukanlah anak yang baik, pertolongannya adalah menangis, dan kebaikannya adalah mencuri" Firman Allah: (Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai jenis perempuan) Mereka meyakini bahwa para malaikat itu perempuan. Maka Allah mengingkari ucapan mereka itu dengan firmanNya سبحانه وتعالى: (Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu?) yaitu menyaksikan para malaikat saat Allah menciptakannya sebagai jenis perempuan? (Kelak akan dituliskan persaksian mereka) tentang itu (dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban) tentang hal itu pada hari kiamat. Di dalamnya terdapat ancaman yang keras dan peringatan yang tegas (Dan mereka berkata, "Jikalau Allah Yang Maha Pemurah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat)”) yaitu seandainya Allah berkehendak, tentu Dia menghalangi antara kami dan penyembahan kami terhadap berhala-berhala yang dibentuk dalam rupa para malaikat ini yang merupakan anak-anak perempuan Allah, karena sesungguhnya Dia mengetahui hal itu, jadi Dia menyetujui kami dalam hal itu.Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat ini setelah menyebutkan hujjah mereka: (Mereka tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang itu) yaitu yang membenarkan apa yang mereka katakan dan apa yang mereka jadikan hujjah (mereka tidak lain hanyalah menduga-duga belaka) yaitu berdusta dan membuat-buat kedustaan. Mujahid berkata tentang firmanNya: (Mereka tidak-mempunyai pengetahuan sedikit pun tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga belaka) yaitu, mereka tidak mengetahui kekuasaan Allah سبحانه وتعالى atas hal itu

Sumber: https://tafsirweb.com/9215-surat-az-zukhruf-ayat-19.html

Informasi

Surat

الزخرف (Az-Zukhruf)

Perhiasan — 89 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

19 dari 89 ayat

Juz

Juz 25

Halaman

Halaman 490

Ruku

Ruku 425

Manzil

Manzil 6

Hizb

Hizb 98 (196/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-4344 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-43