الزخرف (Az-Zukhruf)
Per AyatMushaf
فَلَمَّا
maka tatkala
كَشَفْنَا
Kami hilangkan
عَنْهُمُ
dari mereka
الْعَذَابَ
azab
اِذَا
tiba-tiba
هُمْ
mereka
يَنْكُثُوْنَ
mereka memungkiri
﴿٥٠﴾
Maka ketika Kami hilangkan azab itu dari mereka, seketika itu (juga) mereka ingkar janji.
4375 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
49-50 Fir’aun dan para pembesarnya berkata kepada musa, ”wahai tukang sihir (tukang sihir dihormati dikalangan mereka dan sihir bukan merupakan sifat tercela) berdo’alah kepada tuahnmu untuk kami dengan janjiNya yang telah dijanjikanNya kepadamu dan kemuliaan-kemuliaan yang Dia berikan kepadamu agar Dia menghilangkan azab ini, bila Dia menghilangkan azab ini dari kami, maka kami akan menjadi orang-orang yang mendapatkan petunjuk dan beriman kepada apa yang kamu bawa.” Maka ketika musa berdoa agar azab tersebut diangkat dari mereka, dan Kami pun mengangkatnya dari mereka, ternyata mereka menyelisihi dan tetap bersikukuh diatas kesesatan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/9246-surat-az-zukhruf-ayat-50.html
Tafsir as-Sa'di
50. “maka tatkala kami hilangkan azb itu dari mereka, dengan serta merta mereka memungkiri (janjinya),” artinya mereka tidak menepati ucapan, tapi mereka malah mengingkari dan terus berada dalam kekufuran. Hal ini seperti yang difirmankan Allah, “maka kami kirimkan kepada mereka topan, belalang, kutu, katak, dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa.” Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu) mereka pun berkata: "Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu. Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu daripada kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israel pergi bersamamu".Maka setelah kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya. (al-a’raf:133-135)
Sumber: https://tafsirweb.com/9246-surat-az-zukhruf-ayat-50.html
Tafsir Al-Wajiz
50. Kemudian Musa berdoa kepada Tuhannya, sehingga mereka terbebas dari azab. Namun ketika azab itu hilang dan janji mereka dituntut, justru mereka tetap kembali pada kekafiran.
Sumber: https://tafsirweb.com/9246-surat-az-zukhruf-ayat-50.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 46-50 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang hamba dan rasulNya, Musa bahwa Allah سبحانه وتعالى telah mengutusnya kepada Fir'aun dan para pembesar kaumnya yang terdiri dari para pemuka, menteri, pemimpin, pengikut, dan rakyat dari bangsa Qibti dan Bani Israil. Nabi Musa diperintahkan untuk menyeru mereka menyembah hanya kepada Allah, tidak ada sekutu bagiNya, dan melarang mereka menyembah kepada selainNya. Dan Allah سبحانه وتعالى memberinya berbagai mukjizat yang luar biasa, seperti tangannya, tongkatnya, dan apa yang dikirim bersamanya berupa banjir, belalang, kutu, katak, dan darah.Selain itu juga kekurangan hasil tanaman dan buah-buahan serta banyak jiwa yang mati. Sekalipun demikian, mereka menyombongkan diri dan tidak mau mengikuti dan tunduk kepadanya, bahkan mereka mendustakan, mengejek, dan menertawakan rasul yang menyampaikan mukjizat-mukjizat itu kepada mereka (Dan tidaklah Kami memperlihatkan kepada mereka sesuatu mukjizat kecuali mukjizat itu lebih besar daripada mukjizat-mukjizat yang sebelumnya) Sekalipun demikian, mereka tetap tidak mau kembali dari sikap melampaui batas, kesesatan, kebodohan dan perilaku merusak mereka. Dan setiap kali datang kepada mereka salah satu dari mukjizat-mukjizat itu, mereka merendahkan diri meminta kepada nabi Musa seraya memohon belas kasihannya, melalui ucapan mereka: (Hai ahli sihir) yaitu orang yang pandai.Pendapat itu dikatakan Ibnu Jarir, Ulama di masa mereka adalah para ahli sihir. Di masa itu sihir bukan merupakan suatu hal yang tercela di kalangan mereka. Dan ungkapan ini bukan mereka maksudkan untuk merendahkan karena keadaannya adalah keadaan darurat, sehingga tidak sesuai dengan hal itu, bahkan itu merupakan suatu kehormatan dan kemuliaan dari mereka untuk nabi Musa, menurut keyakinan mereka.Setiap kali mereka tertimpa azab dari mukjizat itu, mereka berjanji kepada nabi Musa bahwa jika dia dapat melenyapkannya dari mereka, maka mereka akan beriman kepadanya dan melepaskan kaum Bani Israil bersamanya. Tetapi setiap kali janji itu terpenuhi, mereka mengingkari apa yang mereka janjikan kepadanya. Sebagaimana firmanNya: (Maka Kami kirimkan kepada mereka banjir bandang, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa (133) Dan ketika mereka ditimpa azab (yang telah diterangkan itu), mereka pun berkata, "Hai Musa, mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu dengan (perantaraan) kenabian yang diketahui Allah ada pada sisimu.Sesungguhnya jika kamu dapat menghilangkan azab itu dari kami, pasti kami akan beriman kepadamu dan akan kami biarkan Bani Israil pergi bersamamu” (134) Maka setelah Kami hilangkan azab itu dari mereka hingga batas waktu yang mereka sampai kepadanya, tiba-tiba mereka mengingkarinya (135)) (Surah Al-A'raf)
Sumber: https://tafsirweb.com/9246-surat-az-zukhruf-ayat-50.html
Informasi
Surat
الزخرف (Az-Zukhruf)
Perhiasan — 89 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
50 dari 89 ayat
Juz
Juz 25
Halaman
Halaman 493
Ruku
Ruku 428
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 99 (197/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4375 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-43