الزخرف (Az-Zukhruf)
Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
الْمُجْرِمِيْنَ
orang-orang yang berdosa
فِيْ
dalam
عَذَابِ
azab
جَهَنَّمَ
neraka jahanam
خٰلِدُوْنَۖ
mereka kekal
﴿٧٤﴾
Sungguh, orang-orang yang berdosa itu kekal di dalam azab neraka Jahanam.
4399 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
74-76. Sesungguhnya orang-orang yang mengerjakan dosa-dosa disebabkan kekafiran mereka, mereka berada di dalam siksa Jahanam, mereka kekal di dalamnya, azab tidak diringankan dari mereka, mereka pun berputus asa dari rahmat Allah. Kami tidak menzhalimi para penjahat tersebut dengan menyiksa mereka, sebaliknya justru merekalah yang menzhalimi diri mereka dengan kesyirikan dan pengingkaran mereka bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagiNya, di samping karena mereka menolak untuk mengikuti rasul-rasul Tuhan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/9270-surat-az-zukhruf-ayat-74.html
Tafsir as-Sa'di
74. ”sesungguhnya orang-orang yang berdosa,” yakni, orang-orang yang berdosa karena kekufuran dan pendustaan mereka, “kekal di dalam azab neraka jahanam,”mereka diliputi oleh azab dari berbagai sisi dan mereka tidak bisa keluar dari neraka jahanam itu selama-lamanya.
Sumber: https://tafsirweb.com/9270-surat-az-zukhruf-ayat-74.html
Tafsir Al-Wajiz
74. Sungguh orang-orang yang kafir kepada Allah mereka akan kekal dalam neraka Jahannam, tidak akan diizinkan keluar
Sumber: https://tafsirweb.com/9270-surat-az-zukhruf-ayat-74.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 74-80 Setelah Allah سبحانه وتعالى menyebutkan keadaan orang-orang yang berbahagia, maka Dia menyebutkan keadaan orang-orang yang celaka. Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya orang-orang yang berdosa kekal di dalam azab neraka Jahanam (74) Tidak diringankan azab itu dari mereka) yaitu bahkan sesaat (dan mereka di dalamnya berputus asa) yaitu putus asa dari setiap kebaikan (Dan tidaklah Kami menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri (76)) yaitu dengan amal perbuatan mereka yang buruk setelah tegaknya hujjah atas mereka dan setelah pengutusan para rasul kepada mereka, lalu mereka mendustakan dan durhaka kepada para rasul. Maka mereka diberi balasan dengan balasan yang setimpal (Dan sesungguhnya tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hambaNya) (Surah Fushshilat: 46) (Mereka berseru, "Hai Malik”) yaitu malaikat penjaga neraka.Diriwayatkan dari Shafwan bin Ya'la, dari ayahnya, dia berkata,”Aku mendengar Rasulullah ﷺ membaca ayat berikut di atas mimbar (Mereka berseru, "Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”) yaitu mencabut nyawa kami agar kami terbebas dari azab yang kami alami ini. Sesungguhnya mereka itu sebagaimana yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى (Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya) (Surah Fathir: 36) dan (orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya (11) (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka) (12) Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup (13)) (Surah Al-A'la) yaitu ketika mereka meminta agar mereka dimatikan, maka malaikat Malik menjawab: (Dia menjawab, "Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”) Yaitu kalian tidak akan keluar dari neraka dan tidak ada jalan bagi kalian selamat darinya.Kemudian disebutkan penyebab kecelakaan mereka, yaitu mereka selalu menentang dan mengingkari kebenaran. Maka Allah berfirman: (Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepadamu) yaitu Kami menjelaskan, menerangkan, dan menafsirkannya (tetapi kebanyakan di antara kamu benci kepada kebenaran itu) yaitu, tetapi watak dan pembawaan kalian tidak mau menerima kebenaran kepadanya, melainkan hanya tunduk dan mengagungkan kebathilan, mengahalangi dan menolak kebenaran, serta membenci orang-orang yang menganutnya.Maka celalah diri kalian sendiri dan sesalilah nasib kalian dimana tidak ada yang berguna lagi penyesalan itu. Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Bahkan mereka telah menetapkan satu tipu daya (jahat), maka sesungguhnya Kami akan membalas tipu daya mereka (79)) Mujahid berkata bahwa mereka bermaksud melakukan tipu daya jahat, tetapi Kami membalikkannya kepada mereka. Pendapat yang dikatakan Mujahid ini sebagaimana yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى: (Dan mereka merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedangkan mereka tidak menyadarinya (50)) (Surah An-Naml) Demikian itu karena orang-orang musyrik dalam upayanya menolak kebenaran dengan kebathilan, mereka menggunakan tipu daya yang mereka rencanakan.Maka Allah membalas tipu daya mereka dan menimpakan akibat dari hal itu kepada mereka. Oleh karena itu Allah berfirman: (Apakah mereka mengira bahwa Kami tidak mendengar rahasia dan bisikan-bisikan mereka?) yaitu rahasia mereka dan hal yang terang-terangan dari mereka (Sebenarnya (Kami mendengar), dan utusan-utusan (malaikat-malaikat) Kami selalu mencatat di sisi mereka) yaitu Kami mengetahui apa yang mereka lakukan, dan para malaikat juga terus mencatat amal perbuatan mereka, baik yang kecil maupun yang besar
Sumber: https://tafsirweb.com/9270-surat-az-zukhruf-ayat-74.html
Informasi
Surat
الزخرف (Az-Zukhruf)
Perhiasan — 89 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
74 dari 89 ayat
Juz
Juz 25
Halaman
Halaman 495
Ruku
Ruku 430
Manzil
Manzil 6
Hizb
Hizb 99 (198/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-4399 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-43